Menikah Muda

Menikah Muda
part 7


__ADS_3

Selamat membaca🤗


***


Hari yang begitu cerah, Matahari terik menembus jendela, menandakan hari sudah mulai siang.


Rasa lelah yang yang membuat mereka tidur begitu nyanyak nya.


“Huuuaam”


Yuni yang menguap karna terbangun akibat panas matahari menyentuh kulit nya. Rasa kantuk yang amat dalam membuat nya sangat malas untuk beranjak dari tempat tidur nya.


Perlahan Yuni mulai membuka mata nya, tampak wajah Jungkook berada sangat dekat dari wajah nya.


“Kenapa aku malah memimpikan cecunguk ini...”


Gumam nya lirih yang masih belum tersadar dari tidur nya. Dia pun mengucek mata nya untuk memastikan apa yang baru saja dilihat..


Semakin lama wajah nya semakin jelas, mata nya terbelalak lebar.


“Ini bukan mimpi....”


Ucap nya seketika yang kaget.


Dan kemudian Yuni menyadari bahwa dia tengah berpelukan dengan musuh nya sendiri.


“AAAAAAAAAAAA........”


Jerit Yuni seketika yang mengiang di telinga..


“Hei.... berisik sekali kau ini...”


Ucap Jungkook terbangun dan seketika diam.


Saling bertatapan.


“Kenapa.... kenapa kau memandang ku begitu?”


Tanya Jungkook yang tidak menyadari apapun.


“Berani nya kau... memeluk ku tanpa izin, kuranga ajar sekali kau.... dasar cecunguk sialan....”


Ucap Yuni kesal, sambil mengambil bantal memukul kan nya ke tubuh Jungkook.


“Heeei ada apa kau memukul ku begini?... apa tadi kata mu? Memeluk? Siapa juga yang memeluk mu?”


Tanya Jungkook yang bingung.


“Kau pasti.... kau apa kan aku semalam... kenapa aku tidak sadar....?”


Tanya Yuni dengan keras dengan wajah kesal nya.


“Jadi kau menuduh ku melakukan sesuatu yan buruk? Justru aku yang curiga kau sengaja memeluk ku karna ingin menggoda ku...”


Ucap Jungkook yang memancing emosi Yuni.


“Kau..... akan ku hajar kau sekarang...”


Ucap Yuni yang bergegas mengejar Jungkook. Mengetahui hal itu Jungkook kemudian berlari menyelamat kan diri.


“Heei berhenti.... cukup... dengar ya... aku bahkan tidak tau apa yang terjadi, kenapa kau bisa menuduh ku?”


Ucap Jungkook membela diri.


Setelah lama melarikan diri akhirnya Yuni berhasil meraih Jungkook. Namun karna tenaga Jungkook lebih besar akhir nya mereka terjatuh kelantai.


Dengan posisi yang kurang baik, yaitu Jungkook berada tepat di bawah Hyeri dan bibir mereka bertabrakan hingga berdarah.


“Aaaaah.... sakit...”


Ucap Yuni merintih kesakitan.


Mereka pun saling bertatapan menyadari posisi jatuh yang kurang baik itu.


Kedua nya bergegas bangun seketika, sambil menyentuh bibir masing-masing yang bertabrakan hingga berdarah.


Kedua nya saling bertatapan sinis.

__ADS_1


“Ini semua gara-gara kau..”


Ucap Yuni kesal dan langsung ke kamar mandi untuk membasuh bibir nya.


“Aaaah... sakit....”


Suara desah kecil Jungkook yang memegang bibir nya yang berdarah.


“Kenapa aku selalu sial kalau didekat gadis aneh itu..”


Ucap Jungkook yang langsung mengambil tisue mengelap darah di bibir nya.


Sementara itu dalam kamar mandi. yuni tampak membasuh bibir nya dengan kain,


“Aaah... perih... sial sekali kenapa aku berciuman lagi sih dengan cecunguk itu...”


Ucap Yuni yang menggerutu dikamar mandi.


Setelah beberapa saat mereka berdua keluar dari kamar bersama tanpa saling menoleh, tanpa bicara dan tanpa ekspresi.


Mereka berdua duduk di ruang makan yang saling berjauhan. Tampak pelayan rumah menyuguhi mereka sarapan.


Selang beberapa saat ibu tampak datang menghampiri kedua nya.


“Selamat pagi anak ku dan menantu ku....”


Ucap Ibu yang sangat ceria itu.


“Owwh... bibir kalian kenapa?.... aaah ibu tau... ibu paham...”


Ucap Ibu tersenyum memikirkan sesuatu.


“Ibu ini jangan berfikir yang bukan-bukan..”


Ucap Jungkook kesal.


“Aaah Jungkook... ibu dulu juga pernah muda, jadi ibu paham...”


Ucap ibu Jungkook yang menggoda kedua nya.


“Ibu... ini tidak seperti yang ibu bayang kan...”


“Aaah....aku jadi tidak sabar menunggu  kabar baik 2 sampai 3 bulan mendatang...”


Ucap ibu yang terus tersenyum senang.


Baik Jungkook dan Yuni hanya bisa saling bertatapan tanpa tau maksut ucapan ibu mereka.


“Yuni...  kau kan mau kuliah,, jadi kau bisa kuliah satu kampus dengan suami mu... supaya suami mu bisa jadi suami siaga....”


Ucap ibu yang memberi tau.


“Aaah... iya...  baik bu...”


Ucap Yuni mengangguk..


“Waah senang nya aku...  semoga yang aku harap  segera terwujud....”


Ucap Ibu yang tersenyum bahagia itu.


“Baik lah... kalian sarapan yang banyak ya... tidak usah ke mana-mana hari ini, beristirahat lah.. ibu mau ke kantor...”


Ucap ibu sambil mengambil tas kecil milik nya.


“Kalian juga bisa kembali tidur kok..hahhahaha.”


Ucap ibu Pelan sambil tertawa tipis...


Seperti nya kesalah pahaman terjadi, dan baik Jungkook dan Yuni sama sekali tidak tau apa yang terjadi.


kedua nya saling bertatapan sinis, tanpa bicara sepatah kata pun.


****


Suasana rumah yang begitu hening, beberapa pelayan tampak sedang membersih kan rumah dengan tugas mereka.


“Nona.... “

__ADS_1


Panggil seorang pelayang rumah yang sudah paruh baya itu.


“Aaah... iya....”


Sahut Yuni membungkuk hormat.


Pelayan itu pun ikut membungkuk hormat.


“Nona Yuni... saya adalah pelayan tertua disini, nama saya bibi Jung. saya akan mengantar kan anda untuk melihat-lihat sekitar rumah, mari...”


Ajak bibi Jung kepada Yuni.


“Aaah... baik lah...”


Mereka pun berjalan-jalan disekitar taman rumah keuarga Jeon yang sangat megah dan luas itu.


Bibi Jung tampak menjelas kan tempat-tempat disana kepada Yuni.


“Owh... jadi sudah lama ya... bibi Jung bekerja dirumah ini?”


Tanya Yuni penasaran.


“Iya sudah lama... bahkan aku yang merawat Tuan  Jungkook dari bayi sampai sekarang sebesar ini..”


Pungkas nya sambil tersenyum.


“Tuan Jungkook adalah anak yang sangat baik, dia tidak pernah melawan ibu nya, dia anak yang juga sangat manis, karna dia selalu memberikan cinta pada ibu nya dan juga pada ku sebagai perawat nya.”


Ucap bibi Jung menjelas kan.


“(Anak baik dari mana? Jelas-jelas dia itu sangat menyebal kan)”


Gumam Yuni dalam hati.


“Dia pasti akan sangat menyayangi mu juga nona..”


Ucap bibi Jung tersenyum menatap Yuni.


“Kau juga seperti nya gadis yang sangat baik, dan penyayang.”


Ucap Bibi jung tersenyum.


Sementara Yuni hanya bisa terdiam.


“Hahhaha memang aku dari dulu juga penyayang”


Ucap Yuni sambil tertawa kecil.


“Tuan Jungkook memang terkadang jail, tapi percayalah, dia itu pria yang lembut san sangat penyayang.”


Ucap Bibi jung kembali.


Sungguh hal yang sangat jauh berbeda dari pandangan Yuni. Meskipun begitu, Yuni masih tidak percaya akan apa yang diberi tau oleh Bibi Jung.


Setelah berbincang-bincang kecil mereka pun ke pergi dalam rumah karna diluar sangat panas.


Tiiiing (suara dering ho Yuni berbunyi)


“Halo ayah....”


Ucap Yuni senang.


“Yuni bagai mana kabar mu?”


“Aku baik ayah... ayah sendiri?”


“Ayah sangat baik... ayah bahkan tidak khawatir sama sekali, karna kau tinggal di keluarga itu”


“Yuni  sayang.... besok lusa kau ingat hari apa?”


“Aaah iya aku ingat ayah....”


“Besok lusa....ayah akan kesana, untuk menjemput mu, kita pergi bersama..”


“Iya baik lah ayah...”


Ucap Yuni mengakhiri pembicaraan.

__ADS_1


Susana mendadak jadi sedih, karena lusa adalah hari ulang tahun Yuni ke 20 bertepatan dengan peringatan hari kematian ibu nya.


Bersambung.....


__ADS_2