Menikah Muda

Menikah Muda
#Nge Mall


__ADS_3

Hari ini Bia dan para sahabatnya sepulang sekolah pergi ke Mall untuk nonton bioskop.Karena dua hari lagi akan Ujian kelulusan sebelum berpusing-pusing ria mereka ingin rifreshing dulu di Mall.


"Bia,Lo yakin mau traktir kita-kita?" tanya Yuli penasaran dengan niat Bia.


" Iya,kenapa nggak percaya gue punya duit?" tanya Bia


" Nggak gitu,cuma biasanya Lo kan hemat banget sekarang kok royal banget sih?" tanya Risya


" Owhh..kalau itu karena gue pengen berbagi aja sama temen dan sahabat gue,kalian selama ini baik banget sama gue,suka janin gue, suka kasih ini itu walaupun hal kecil yang kalian kasih gue sangat ingat apa yang kalian lakukan,jadi..apa salahnya kalau gue balas kebaikan kalian,sudahlah it's Okey..cus ke bioskop ..!!" seru Bia pada dua sahabatnya.


"Uuuhhh.. senengnya !!" seru Risya dan memeluk Bia.


" Sudah sudahlah..ayok..!!" ucap Bia mereka pun akhirnya ke area bioskop.


Saat di bioskop mereka melihat deretan film yang sedang di tayangkan.


"Haiii...Biaa !!" seru seseorang..


" Kalian !!" ucap ke tiga gadis ABG itu melihat tiga sosok pemuda yang melangkah ke arah mereka.


"Haii Bia,Yuli,Risya.." sapa Junior yang tak lain adalah murid sekolah Mahardika ( Maaf untuk Junior author bilang teman sekolah Bia tapi dia sekolah di SMA Mahardika kelas 11)


"Kalian mau nonton?" tanya Satya sahabat Junior.


" Iya kita mau nonton kalian juga kan?" tanya Risya.


" Ya iyalah,kalau kita disini mau ngapain lagi masak mau nyangkul." seloroh Cavin


" Sudahlah,jangan berantem..yuk, mendingan kita pilih mau nonton film apa." ucap Bia melerai pertikaian kedua sahabatnya dengan sahabat Junior.


" Kamu mau nonton film apa Bia?" tanya Junior.


" Aku pengen nonton film Komedi deh.." ucap Bia


" Kenapa nggak film horror ,lebih seru." usul Satya.


" Nggak lah,aku takut.." tolak Yuli.


" Ya sudah ,mendingan kita ngikutin para cewek-cewek saja." ucap Junior


" Lo yakin No..?" tanya Cavin dengan heran


" Yakin lah,yuk..!!" ucap Junior menggandeng tangan Bia.


Bia yang mendapat perlakuan seperti itu sontak kaget ,karena memang dia belum pernah seintim itu dengan lawan jenis kecuali Daddy nya.


" Emmm ,Kak..sorry,bisa lepas nggak ..?"ucap Bia menunjuk ke arah jemarinya yang di genggam Junior.

__ADS_1


" Ohh..sorry,bukan maksud aku...


" Don't worry,tapi..jangan lagi sembarangan kalau mau gandeng yaa..?" ucap Bia dengan sedikit menampakkan senyum kikuk pada Junior .


" Oke..sorry sekali lagi." ucap Junior.


Bia hanya mengangguk mengiyakan perkataan Junior dan langsung ke kasir membayar semua pesanan teman-temannya.


Bia menyerahkan sebuah kartu kredit yang mereka yakin itu adalah sebuah kartu ajaib tanpa batas.Risya dan Yuli saling pandang sedang ketiga cowok yang melihat Bia mengeluarkan sebuah black card pun saling bisik.


" Terimakasih kak." ucap Bia sopan


" Sama-sama dek..selamat menikmati." ucap si cashier.


Tiket plus camilan yang akan mereka bawa ke dalam bioskop sudah berada di tangan mereka masing-masing.


" Bii..aku mau tanya tapi,jangan marah yaaa?" ucap Yuli pada Bia.


" Tanya aja,mau ngomong apa?"ucap Bia santai.


" Kamu dapet black card itu dari siapa?" tanya Yuli hati-hati.


" Hahhh..black card, maksudnya?" tanya Bia balik dengan begitu polos nya.


" Maksudnya,kartu yang tadi kamu pake buat bayar tiket plus camilan kita itu dari siapa?" tanya Risya lebih spesifik.


"Kamu tahu nggak ,kartu itu nggak sembarangan orang yang punya.Daddy kamu nggak keberatan kamu bawa kartu ajaib itu?" tanya Risya


" Aku nggak tahu kalau begitu spesial nya kartu itu,pantesan mbak-mbak tadi ngeliat aku kayak gimana gitu.." ucap Bia..


Drrrrrttt Drrrttt


📞 Daddy Calling..


"Daddy" gumam Bia


Bia pun mengangkat panggilan dari sang Daddy ." Hallo dad,ada apa?" tanya Bia pada Daddy nya.


" Kamu lagi nonton?" tanya Daddy nya


" Iya dad,kan Bia sudah bilang sama daddy kalau mau ke Mall sama temen-temen Bia.Daddy kok tahu aku nonton?" tanya Bia karena memang dia tidak bilang mau nonton pada sang daddy.


" Oke ,nggak masalah sayang..kamu hati-hati yaa..have fun,inget jangan malem-malem pulangnya." ucap Abi


" Oke dad.. thanks you,I Love you Daddy..!!" ucap Bia dengan senang nya


" Love you More sayang bye..!!" jawab Abi dari seberang dan menutup panggilannya.

__ADS_1


.


.


" Kenapa Bi,ada masalah?" tanya Risya


" Nggak ada,cuma Daddy ngecek aja." jawab Bia.


Suara speaker yang mengisyaratkan bahwa film yang mereka akan tonton akan segera di mulai mereka akhirnya masuk dan duduk berjajar seperti di atur dengan begitu epik.Mereka duduk di kursi deretan tengah agar mereka nonton pun strategis.di paling ujung ada Cavin sampingnya Yuli,lalu ada Satya disampingnya ada Risya,Bia dan Junior.


Sepenjang film berlangsung Bia dan yang lain tertawa karena adegan demi adegan membuat mereka tertawa namun,tidak halnya dengan Junior yang selama film berlangsung dia dengan setia menatap wajah Bia dalam kegelapan dengan sedikit cahaya dari pantulan cahaya layar lebar di depan sana.


Terlihat wajah Bia yang tak ada rasa sedih lagi, Junior berfikir apa hubungannya dengan Bia di bilang pacaran mereka jarang berinteraksi sekarang,apalagi semenjak Bia mengatakan jika mamanya merasa tidak suka dengan Bia yang mengatakan pada sang mama kalau dirinya berpacaran.Sejak itu,Bia dengan sedikit demi sedikit menjauh dari Junior.


Setelah selesai menonton film mereka memutuskan untuk makan di salah satu restaurant Jepang.


" Ehhhh..aku ke toilet dulu yaa,kalian bisa duluan nanti aku susul." ucap Bia


" Kita temenin deh kalau gitu." ucap Yuli


" Eemmm nggak usah,kalian berlima ke tempat kita makan saja nanti aku nyusul,aku nggak papa kok." ucap Bia meyakinkan pada par sahabat nya.


" Okelah,tapi.. kalau ada apa-apa hubungi kita yaa..?" ucap Risya


" Iya..nanti aku susul kalian." ucap Bia dan melangkah ke arah toilet.


Bia masuk ke dalam toilet dan menuntaskan hajatnya dengan segera mungkin.Setelah sepuluh menit Bia keluar dari toilet dan akan melangkah ke restaurant yang dimaksud teman-teman nya namun,saat dia akan belok ke arah dimana restauran itu berada pun tiba-tiba dia melihat seorang wanita yang seumuran dengan eyang nya sedang merasa kesakitan namun,terlihat ada seorang wanita yang lebih muda sedang marah-marah pada nenek itu.


"Ada apa ini?" tanya Bia saat di dekat orang yang sedang memaki wanita paruh baya itu.


" Kamu mau ikut campur hahh..,anak kecil tahu apa kamu !!" hardik wanita itu.


" Maaf nyonya memang saya anak kecil,tapi..anda kan lebih tua dari saya..kenapa nggak punya sopan santun yaa..,apa jangan-jangan Anda nggak pernah diajari sopan santun ." ucap Bia tanpa rasa takut.


" Kamu ini,tahu apa kamu..!!" teriak wanita itu lagi..


" Sudah-sudah,maaf nak ..saya tadi nggak sengaja nyenggol anda sampai hp anda jatuh ,nanti saya ganti yaa.."ucap wanita paruh baya itu.


" Hehhh..kamu bilang mau ganti,yakin..yakin kamu mau ganti,ini mahal lho..emang kamu mampu buat ganti?" ucapnya dengan sombongnya.


" Sebenarnya ada apa Oma..?" bisik Bia pada wanita paruh baya yang dia panggil Oma..


Deg..


Jantung Wanita paruh baya itu berdebar kencang saat melihat wajah Bia dengan dekat.Dia baru sadar jika paras cantik Bia mengingat seseorang yang dia rindukan.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2