Menikahi Pria Kulkas

Menikahi Pria Kulkas
Bab 100


__ADS_3

Pagi hari di Korea.


Excel dan Vay sudah bersiap untuk pergi jalan-jalan mengitari kota Seoul korea selatan. Tak hanya ke Menara Namsan saja, kali ini mereka akan pergi ke Everland theme park.


Mereka mengenakan pakaian Casual santai karena cuaca di korea agak sedikit cerah. Membuat suhu menjadi hangat saat pagi hingga sore hari.




Huuiiih.... Tjakeeeppphh abiss...😍


.


.


Mereka betangkat menuju Everland theme park. Dan sampai dalam waktu 45 menit.


Vay kembali memunculkan jurus katrok nya tanpa dia sadari.


"Wuuaaahhh... Dear, ini seperti pasar malam. Tapi disini wahana nya lebih lengkap dan lebih besar." Seru Vay dengan tatapan takjub.


Excel menggelengkan kepalanya dengan tertawa lepas.


"Mau di sini saja atau masuk kedalam?" tanya Excel setelah puas menertawakan tingkah istrinya.


"Masuk dong.. Let's Go!!" sahut Vay dengan antusias menarik lengan suaminya.


Everland theme park adalah sebuah tempat wisata di Seoul korea selatan. tempat itu seperti Dufan di jakarta.


Excel membayar tiket masuk, lalu sedikit berlari karena istrinya terus menarik tangannya.


"Ayo Dear aku mau naik wahana itu." ucap Vay sambil menunjuk wahana Roller Coster.

__ADS_1


"Memang nya berani?" tanya Excel pada istrinya.


"Tentu saja aku takut. Tapi kan ada suami ku. Jadi aku percaya tidak akan terjadi apa-apa pada ku saat bersama mu." rayu Vay menggombali suaminya.


"Kau pintar sekali menggombal Lovely. Belajar dari mana?" Excel bertanya pada istrinya seraya mencubit pipi istrinya gemas.


"Aku belajar dari Drakor. Hehe..!" jawab Vay dengan tersenyum garing.


Excel mengacak puncak kepala istrinya sayang, sambil terus berjalan menuju Roller Coster.


Vay berteriak kencang saat Roller coster itu mulai membolak balikan tubuhnya dengan cepat. Dia mengenggam tangan suaminya dengan kencang, seperti meremas nya.


setelah permainan berakhir, mereka turun dan menuju wahana Ekstrin lainya. Hingga berakhir di Kincir Angin super besar dan super tinggi.


Kincir itu berjalan dengan sangat pelan. Mereka bisa menikmati angin segar dan pemandangan indah dari atas sana.


Excel mencium bibir istrinya saat berada di puncak paling atas kincir angin itu.


Vay membalas ciuman suaminya tak kalah lembut.


Excel juga tak segan meremat lato-lato istrinya dari luar baju yang di kenakan istrinya.


Vay jadi melenguh saat suaminya itu mencumbunya.


Mereka sedang berada di luar negeri, jadi bukan hal yang hina jika berciuman di tempat umum.


Excel menggentikan aksinya saat kincir angin itu mendarat di bawah. Mereka turun dari wahana itu, lalu menuju stand jajanan yang ada di dalam tempat wisata itu.


Vay menjajal semua jajanan khas korea itu. Ada seafood, takoyaki, sosis, otak-otak ikan, dan masih banyak lagi.


Excel tak keberatan akan hal itu, karena Istrinya selalu menghabiskan makanan yang di pesannya.


Ya, kehidupan masa lalu Vay memang sangat menyedihkan. Makan makanan sisa dari keluarganya. jika ada opor ayam, maka Vay akan memakan telur dan kuah nya saja. Itu juga di bagi menjadi dua dengan Bi Ani.

__ADS_1


Keluarga Wijaya memang sangat jahat pada nya.


Dan saat mengingat kejadian itu, Vay tak pernah yang namanya membuang makanan. Dia akan menghabiskannya.


jika tidak habis, maka dia akan menyimpannya dan memakannya nanti.


selesai makan jajanan, mereka melanjutkan acara jalan-jalan nya menuju tempat souvenir.


Disana banyak sekali barang cinderamata yang bisa di bawa pulang untuk oleh-oleh.


Hingga Vay menemukan barang yang menurutnya sangat bagus. Yaitu sebuah Gelang Couple Lucu.


Gelang itu terbuat dari sebuah perak, berwarna silver dengan bentuk seperti rantai kecil dengan tulisan 'Always & Forever'.



ya kira-kira seperti itu penampakan gelang nya.😁


"Dear, lihat gelang ini sangat lucu. Pasti akan bagus jika kita memakainya." seru Vay sambil menunjuk gelang di dalam Etalase kaca dengan wajah berbinar.


Excel pun menyuruh pelayan toko souvenir itu untuk mengambilkan nya.


Mereka mencoba nya, Excel memakaikan gelang ukuran kecil di pergelangan tangan istrinya. Lalu Vay memakaikan gelang berukuran besar di pergelangan tangan suaminya.


"Ah, ini sangat menggemaskan." cetus Vay sambil menjejerkan tangan nya dan tangan suaminya.


Excel pun langsung membayar gelang tersebut, dan harganya lumayan mahal. Yah sekitar 5 juta untuk dua gelang.


Tak apa, kantong Excel masih tebal. Kalau habis tinggal minta istrinya yang seorang sultan. Wkwkwkw😎


*********


Othor nangeesss kagak ada yang ngelike😭

__ADS_1


Ayok dong kasih dukungannya. Jangan bosen sama Excel danVay mau End loh ini.😭


__ADS_2