
hari berganti dengan cepat. Raquel sudah di bawa ke kediaman Brian. Sudah satu minggu Raquel tinggal bersama Brian. Dan selama satu minggu juga Raquel di rawat dengan baik oleh Brian.
Keluarga Brian juga menerima Raquel dengan baik. Apa lagi Raquel adalah Cucu Pertama di keluar Brian dan istrinya.
Istri Brian juga menyayangi Raquel seperti Putrinya sendiri.
Bahkan Istri Brian tidak merasa jijik saat membantu Brian mengganti popok Raquel.
Hidup Brian dan istrinya kini terasa lebih sempurna dengan kehadiran Raquel di tengah-tengah mereka.
Semoga saja kebahagiaan selalu hadir dalam keluarga kecil itu.
.
.
_Persiapan pernikahan Excel dan Vay.
Besok adalah hari pernikahan Excel dan Vay. Persiapan pernikahan juga sudah rampung.
Kediaman Bramasta sudah di Hias sedemikian Rupa untuk acar Akad Nikah esok hari.
Dan Resepsi, akan di gelar di Hotel Berbintang pada malam Hari.
Semua kerabat dekat Dad Rizal dan Mom melinda sudah berkumpul di kediaman Bramasta.
Para sepupu Vay juga ada disana. Ini adalah kali pertama Vay bertemu dengan para kakak dan adik sepupunya. mereka langsung terlihat sangat akrab di moment bahagia ini.
Ada Nana dan Ghea putri dari Kakak Laki-laki Mom Melinda. Dan Mereka tinggal di Bandung selama ini.
Lalu ada Cleo, Sony dan Tasya putri dari Adik Perempuan Dad Rizal. Dan mereka tinggal di singapura selama ini.
Dad Rizal dan Mom Melinda memang hanya dua bersaudara.
Kakek dan nenek Vay dari Dad dan Mom sudah lama meninggal sejak lama.
__ADS_1
Pokoknya seluruh kerabat Dad dan Mom berkumpul ikut merayakan moment bahagia ini.
Bahkan Sepupu Vay mengadakan acara Bridal Shower untuk Vay malam ini.
setelah Vay di dandani cantik oleh para sepupu, kini wajah cantik Vay akan di buat menjadi buruk rupa dengan mencoret wajah Vay dengan make up secara asal.
Vay sangat terharu dan bahagia malam itu. Memiliki keluarga yang utuh dan mereka semua sangat welcome pada Vay.
Tak lupa mereka mengabadikan moment berharga ini dengan mengambil gambar bersama.
mereka juga saling bertukar nomor ponsel agar bisa saling berkomunikasi lebih lanjut.
Vay juga mengirim potret moment Bridal shower pada Excel.
Sungguh di luar Ekspektasi Vay, Vay kira Excel akan menanggapinya dengan Romantis, ternyata...
"Sudah jelek, jangan di bikin nambah jelek π"
Isi pesan Excel menanggapi Foto yang di kirim oleh Vay.
"awas saja, besok kau akan terpesona melihat diriku memakai baju pengantin!"
Vay pun menyimpan ponselnya dan kembali melanjutkan acara kumpul-kumpul dengan sepupu nya.
"Kak Vay, ceritain sama kita dong, awal pertemuan kak Vay dengan Mr. Excel seperti apa dan bagaimana,?" ucap Tasya, adik sepupu Vay.
Vay pun mulai mengingat kejadian 2tahun silam. Lalu mulai menceritakan semua dari awal hingga akhir yang bahagia ini.
Semua orang yang ada di sana mendengarkan cerita Vay yang seperti mendongengi para sepupunya.
"wuahh... Jadi Mr. Excel yang sudah bantu Kak Vay bertemu dengan Uncle Rizal dan Auty Melinda?" seru Tasya takjub pada sosok Excel.
Vay pun mengangguk sebagai jawaban.
Mereka pun menghabiskan malam bersama hingga tertidur dalam satu kamar dengan Vay.
__ADS_1
.
.
Sementara Excel menghabiskan malam pelepasan masa lajang nya bersama dengan keluarga besar Papa dan Mama Alexander.
Setelah Excel berhasil meraih kesuksesannya, para keluarga besar Excel mulai menerima Excel kembali.
Kini mereka ikut berbahagia di moment berharga ini.
Ya, mereka menghabiskan malam dengan minum anggur dan menikmati Sabu.
Sedang kan Excel hanya terdiam diri di dalam kamar sambil memegangi Figura gambar Papa dan Mamanya. Dia sudah berjanji tidak akan mabuk dan memakai sabu lagi.
Excel ingin hidup sehat agar umurnya panjang, bisa mnemani istri serta anak cucunya kelak.
Kini Excel mencurahkan segala isi hatinya di hadapan gambar papa dan mama Alexander.
"Pa, Ma, Besok Excel akan menikah dan memulai hidup baru bersama gadis pilihan Excel. Doakan kami agar acara pernikahan kami berjalan lancar dan menjadi keluarga yang bahagia." ucap Excel lirih meminta restu pada papa dan mamanya.
Excel pun merebahkan tubuhnya dan beristirahat sambil memeluk foto tersebut.
"Peluk dan temani Excel malam ini Pa, Ma." Hingga Excel mulai tertidur pulas di pelukan Papa dan Mama Alexander.
"Papa dan mama merestui mu Excel. Maafkan Papa dan mama karena tidak dapat mendampingi mu. Berbahagialah Nak. Papa dan Mama akan selalu mengiringi langkah mu." ucap Papa dan mama Alexander dari alam yang berbeda.
Mereka turut bahagia dengan perubahan Excel. dan itu semua berkat Vay.
**********
Ayok kita kondangan ke kawinan Babang Excel dan mbak Vay kuy...ππ
jangan lupa bawa aplop nya yak?π
jangan lupa kasih dukungannyaππ
__ADS_1