Menikahi Pria Kulkas

Menikahi Pria Kulkas
Bab 76


__ADS_3

Vay dan keluarganya sudah Landing di Bandara internasional jakarta. Untuk sementara waktu, perusahaan akan di Handle oleh Edward dan Vay akan sesekali terbang ke London untuk meninjau.


Mereka langsung menuju Apartemen mewah milik Dad Rizal.


Vay dan keluarganya istirahat di kamar masing-masing.


Sore ini dia akan ke Cafe EXVAY untuk memberi kejutan pada Excel.


Senyum bahagia tak pernah luntur dari wajah Ayu gadis dewasa itu.


Usia yang matang tak membuat kecantikan Vay berkurang. Justru dia terlihat berkharisma dengan tampilan yang dewasa.


Vay beristirahat untuk memulihkan energi tubuhnya. Perjalanan jauh membuat tubuhnya kehilangan banyak energi.


Vay pun akhirnya tertidur pulas.


.


.


_Sore telah datang.


Vay sedang bersiap saat ini. Dia benar-benar bingung harus mengenakan pakaian apa.

__ADS_1


"Sayang, kenapa bajunya berantakan?" tanya mom melinda seraya masuk ke kamar Vay yang memang sudah terbuka.


"Mom, Vay bingung harus pakai baju yang mana? Tolong bantu Vay Mom.!" keluh Vay pada mom melinda.


Mom melinda terkekeh pelan melihat anak gadisnya seperti ABG yang baru pertama kali berkencan.


"Pakai ini saja. Kan cuma bertemu dengan Excel saja, tidak ada acara apa pun." ucap Mom Melinda seraya memberikan baju pilihannya pada Vay.


Vay menerima baju pilihan Mommy nya, lalu menempelkan baju itu di tubuhnya seraya berkaca di depan cermin.


"ah, pilihan Mommy memang selalu tepat." Vay merasa senang karena mommy nya selalu tahu selera Vay.


"Pastinya, Sudah cepat bersiap." jawab Mom melinda memberi perintah pada Vay.


Mom Melinda menggeleng pelan melihat tingkah putrinya. Hampir 2 tahun mereka bersama, Mom Melinda sangat bahagia bisa bertemu kembali dengan Putrinya.


Nama Vay sudah di rubah. Dad Rizal langsung mengurus berkas Vay dan mengganti nama Vay dengan Namanya yang Asli.


"QUEEN VAYOLA PUTRI BRAMASTA"


Dad Rizal menambahkan nama pemberian dari Agung Wijaya, ya meskipun Agung sudah jahat, setidaknya tanpa kesadarannya telah membentuk Vay menjadi Pribadi yang kuat dan tangguh.


Dan Dad Rizal menghargai itu. Atas permintaan Vay juga, Dia tetap ingin di panggil dengan sebutan 'Vayola' saja. Dan Dad Rizal mengabulkan keinginan Putrinya.

__ADS_1


Vay sudah selesai bersiap. Gadis itu langsung pergi untuk menemui Kekasihnya.


Tak lupa dia berpamitan dengan Ketiga orang tua kesayangannya.


Vay berjalan menuju parkiran mobil nya yang masih terparkir rapi di bawah apartemen. Mobil itu di jaga dan rawat oleh orang suruhan Dad Rizal selama mereka berada di London.


Sepertinya Vay akan membeli Rumah dalam waktu dekat ini. Karena tinggal di apartemen cukup Ribet bagi Vay.


Vay melajukan mobilnya langsung menuju Cafe Exvay. Sebelumnya Vay sudah menghubungi pakai telpon Cafe. Vay menanyakan keberadaan Excel di Cafe utama atau di cafe Cabang.


Dan Excel tengah berada di Cafe Cabang yang berada di daerah Cirebon.


Cukup jauh memang, namun bagi Vay tidak masalah.


Setelah menempuh perjalanan selama 1 jam, Kini Vay sudah tiba di depan Cafe Exvay cabang 2.


Dia turun dari mobil mengenakan Masker dan topi agar tidak ketahuan oleh Excel.


Dia akan berpura-pura jadi pelanggan Cafe Exvay. Dan mengerjai Kekasihnya itu. Vay akan membuat masalah di Cafe milik kekasihnya itu. Dan dia akan bekerja sama dengan salah satu pegawai Excel.


*************


Jangan lupa kasih dukungannya ya Bestie😍

__ADS_1


Terimakasih😘


__ADS_2