
_Acara 7 bulanan.
Hari-hari berganti dengan cepat, Usia kandungan Vay sudah menginjak bulan ke tujuh.
Excel mengadakan acara siraman dan pengumuman Genďer baby Twins.
Excel dan Vay membagi rasa bahagia dan syukurnya kepada semua orang. Tak lupa mereka juga memberikan santunan untuk para janda tua dan fakir miskin.
Acara tujuh bulanan yang di adakan meliputi Acara pengajian tentunya, lalu siraman dan pengumuman Gender.
Semua kerabat, teman dan tetangga hadir di kediaman Excel. Mereka berbondong bondong datang ke sana untuk mengetahui jenis kelamin baby kembar EXVAY.
Acara demi acara telah di laksanakan, kini tiba di acara yang paling di tunggu-tunggu. Yaitu pengumuman Gender babyTwins.
Apakan akan kembar laki-laki semua? Atau kembar perempuan semua? Atau jangan-jangan kembar laki-laki dan perempuan?
Semua orang menebak sesuai dengan ekspektasi mereka masing-masing.
Hingga Balon berukuran besar itu di ledakan oleh Excel. Di dalam balon itu ada dua warna berbeda yang melambangkan jenis kelamin baby Twins.
Balon Biru untuk baby Boy. Dan balon Pink untuk Baby Girl. Jika yang ada di dalam balon besar itu yang muncul dua warna sekaligus, maka baby twins berjenis kelamin berbeda yaitu Boy and Girl.
Excel sudah berada di depan Balon besar itu, dengan senyum yang tidak terlalu lebar dia bersiap untuk memecahkan balon tersebut.
"Bismillahirrahmaanirrahimm..." ucap Excel lalu mengarahkan benda tajam ke arah balon. Dan...
DUUUAAARRR...!!
Balon pun meledak dan yang muncul dari balon besar tadi adalah dua balon berwarna Biru.
Itu artinya, baby twins berjenis kelamin BOY keduannya.
__ADS_1
Semua orang bersorak dan bertepuk tangan dengan pengumuman bahagia ini.
Keluarga bramasta langsung memberi ucapan selamat pada calon orang tua itu.
Selesai Acara 7 bulanan. Semua tamu satu persatu meninggalkan kediaman Excel.
Dan menyisakan sang pemiik rumah saja.
Kamar Baby twins sudah di siap kan. Satu kamar dengan nuansa hitam dan Biru dengan tema Galaxi.
Ya, Excel yang turun tangan langsung untuk mendesain kamar Putra kembarnya. Dia memilih tema Galaxi karena Excel sangat menyukai itu.
Semoga saja, putra kembarnya menyukai kamar mereka. Harap Excel.
Bukan hanya kamar, tapi juga semua keperluan Baby twins sudah di siapkan. Mulai dari pakaian yang serba sama, selimut yang sama, Sepatu yang sama, mainan yang sama bahkan semua aksesoris baby twins sama.
Ya, kembar memang identik dengan barang dan hal yang sama persis.
Di susul Suaminya yang datang dengan membawa cemilan dan es krim Vanilla kesukaan Vay.
"Lovely, jangan dekat-dekat sama Kolam ikan, nanti terpeleset." seru Excel yang langsung bergegas menghampiri sang istri lalu menuntunnya untuk duduk di Gazebo yang ada di garden.
Vay pun hanya menurut saja apa kata suaminya, seolah ucapan yang di lontarkan suaminya adalah sebuah perintah yang harus di laksanakan.
mereka duduk setelah tiba di gazebo.
Excel langsung membuka kotak Es Krim rasa Vanilla lalu menyuapi sang istri.
Vay dengan senang hati menerima suapan suaminya.
"Dear, setelah Baby twins lahir, apa boleh aku Diet? Badan ku sudah sangat besar. Bahkan berat badan ku sudah naik 2x lipat semenjak hamil." ucap Vay membuka obrolan.
__ADS_1
Excel langsung menatap Vay dengan tatapan tajam. Dia tidak setuju dengan keinginan sang istri.
"Tidak, kau kan harus menyusui setelah melahirkan. Aku tidak mau jika Putra kembarku kelaparan gara-gara kau diet.!!" sengit Excel menolak permintaan sang istri.
Raut wajah Vay menjadi muram mendengar penolakan Excel.
Demi apa pun, Vay hanya takut suaminya akan berpindah ke lain hati karena Fisik Vay yang sekarang berubah derastis.
Excel pun peka akan perasaan istrinya, dia langsung memeluk Vay sambil mengusap kepala bumil itu.
"Apa yang kau khawatirkan Lovely?" tanya Excel masih mendekap Vay.
"aku takut kau berpaling ke wanita yang lebih cantik dari ku." sahut Vay dengan perasaan tak karuan.
Excel mengulas senyum kecil di wajahnya.
"Aku mencintai mu tanpa syarat Lovely, jadi mau seperti apa pun bentuk tubuh mu itu tidak akan mengurangi rasa cinta ku pada mu. Tak ada yang lebih berarti di dunia ini kecuali kamu Lovely.
Kau adalah hidup ku. Bahagia mu, bahagia ku serta perih mu adalah perih ku jua.
Jangan khawatirkan apa pun di masa depan, karena aku akan tetap bersama mu sampai kapan pun." ucap Excel lalu mendaratkan satu ciuman mesra di bibir Vay.
Vay merasa lega akan penjelasan Suaminya. Dia akan mencoba percaya pada suaminya itu.
Hingga Excel menggendong tubuh Vay menuju kamar nya.
Mereka akan melakukan pergulatan Panas Sore ini.
********
Ayookkk dukungann nya bestie😘😘
__ADS_1