Menikahi Pria Kulkas

Menikahi Pria Kulkas
Bab 77


__ADS_3

Vay memberi notice dengan mengedipkan sebelah matanya pada pegawai Cafe untuk memulai akting.


"It's Time to Show!!!" gumam Vay tersenyum pada pegawai Cafe.


Pegawai itu pun membalas senyuman Vay dan mengangguk pelan.


PRAANNKK..! Suara nampan sengaja di lempar oleh Vay.


Semua pengunjung menatap ke arah Vay dan pegawai perempuan di Cafe Excel.


"Mbak gimana sih? Kalau kerja yang benar dong. Minuman saya jadi tumpahkan gara-gara mbak nya!" oceh Vay pura-pura marah.


"Maaf Kak, saya tidak sengaja!" balas Pegawai Cafe.


"Gak bisa! pokoknya kamu harus ganti rugi! kalau tidak saya akan minta pada pemilik Cafe buat pecat kamu sekarang juga.!!! Tuaannn Manager... Tuan Manager..." teriak Vay kencang dari dalam Cafe.


Dan itu berhasil Membuat Excel keluar dari persembunyiannya.


Excel berjalan menghampiri pegawainya dan pelanggan Cafe.


"ada apa ini?!" tanya Excel dengan datar dan dingin setelah berada di hadapan pegawainya dan Vay.


"pegawai anda sudah menjatuhkan minuman pesanan saya! anda pecat saja dia." jelas Vay dengan nada bicara yang sombong.


"Hanya minuman? Saya akan ganti yang baru. Tolong maafkan pegawai saya Nona. Dan jangan buat masalah ini jadi panjang." jelas Excel memberikan solusi dan teguran pada Vay.


"Tidak! Saya tidak mau minuman yang baru! Saya mau uang ganti rugi saja!" tolak Vay dengan nada semakin meninggi.


Itu membuat Excel menjadi geram pada pelanggan yang ada di hadapannya.


"Berapa yang anda minta?!" tanya Excel menatap tajam pelanggan sombong itu.


"100jt!!" jawab Vay dengan cepat.


"Anda sudah gila Nona! Silahkan pergi dari Cafe saya." umpat Excel pada Pelanggannya.

__ADS_1


"Saya tidak mau! Bukankah dulu anda juga pernah meminta uang ganti rugi sebesar 100juta pada pelayan Cafe?" tolak Vay mentah-mentah, bersedekap dada sambil menyindir Excel dengan mengingatkannya tentang kejadian 2th silam.


Namun Excel yang lupa akan kejadian itu tidak terkecoh dengan ocehan pelanggan sombong itu.


Excel pun menarik tangan pelanggan sombong itu. Dan Terjadilah adegan tarik menarik antara Excel dan Vay.


Hingga Excel menarik tangan pelanggan itu dengan kuat dan membuat tubuh Vay ambruk menimpa Excel.


BRUGH!!! mereka terjatuh.


Dan topi yang di kenakan oleh Vay terlepas. Itu membuat Excel sedikit mengenalinya.


Vay buru-buru beranjak dari tubuh Excel. Dan Excel juga beranjak dari lantai.


Setelah berdiri berhadapan, Excel menarik Masker yang di kenakan Vay.


"Surprise..!!" teriak Vay dengan senyum lebar.


Semua orang yang sedari tadi menatap insiden itu pun ikut bingung apa maksudnya.


Pria itu pun memeluk Gadis yang ada di hadapannya.


GREEPP!!


Excel menangis terharu saat mendekap kekasihnya. Dia sangat merindukan gadis itu. Sangat-sangat merindukan Vay.


Vay pun tak kalah terharunya. Gadis itu juga ikut menangis saat Excel memeluk nya. Pelukan yang sangat dia rindukan.


"I Miss You So Much, sejak kapan kau kembali? Kenapa tidak memberi kabar pada ku?" ucap Excel masih mendekap kekasihnya.


"Aku baru sampai tadi Siang Dear. I miss you too!" balas Vay menjawab pertanyaan Excel.


Pegawai yang membantu Vay pun bertepuk tangan, lalu semua pelanggan yang ada disana juga bersorak untuk Excel dan Vay.


Suuiiittt!!! Suuiiiittt!!! Ada yang bersiul dengan kencang. Dan ikut menangis terharu melihat pasangan itu.

__ADS_1


"Cium! Cium! Cium!" teriak semua orang yang ada di Cafe itu.


Excel merasa dirinya ternotice. Dia pun melerai pelukannya dan menangkup wajah Kekasihnya itu.


Deg Deg! Deg Deg! Deg Deg!


Jangtung Vay berdegup tak karuan saat wajah Excel semakin dekat dengan wajahnya.


Semua orang bengong menanti adegan 18+ itu.


CUPPPP!!!


Excel mendaratkan ciumannya di Dahi milik Vay. Dan itu membuat semua orang merasa di Prank.


"Huuuuuu....." sorak Semua orang merasa kecewa.


Excel dan Vay pun menatap wajah kecewa mereka dengan tawa terbahak.


"Tenang saja! meskipun kalian tidak jadi melihat adegan 18+, kalian bisa makan gratiss sepuasnya hari ini." Ucap Excel memberi Info membahagiakan pada Semua pelanggan.


Mereka kembali bersorak merasa senang karena dapat traktiran gratis dari sang pemilik Cafe.


Tak hanya pelanggan saja, semua pegawainya juga akan di beri uang bonus khusus hari ini.


Begitu bahagianya Excel saat ini. Bisa kembali bersama dengan kekasihnya. Hingga kebahagiaan itu di salurkan pada semua orang.


Excel mengajak Vay untuk masuk ke Ruang Kantornya. Mereka akan melepas rindu yang selama ini terpendam.


************


Menuju End,


Hayooo... Babang Excel mau ngapain tu sama Mbak Vay??😂


Jangan lupa kasih dukungannya ygy😘

__ADS_1


Terimakasih🤗


__ADS_2