Menikahi Pria Kulkas

Menikahi Pria Kulkas
Bab 33


__ADS_3

_Masih di Apartemen Rizal Bramasta.


"Agung wijaya, Bukannya itu rekan bisnis Daddy?" tanya mom melinda nampak mengingat-ingat.


"Ah, iya. Dad ingat mom. Waktu itu perusahaan Dad dan perusahaan tuan Agung di tunjuk untuk membuat konsep produk baru dari Client yang paling berpengaruh di jakarta, Perusahaannya sangat besar. dan siapa yang memiliki konsep bagus dan menarik, itu yang akan client pilih. Dan Dad memenangkan tender itu. itu membuat perusahaan Dad jadi untung besar, dan para investor yang dulunya tanam saham di perusahaan Tuan Agung, jadi beralih ke perusahaan Daddy. Namun mereka mencabut saham bukan karena Daddy, tapi memang karena kesalahan gunaan keuangan perusahaan. bisa di katakan, Tuan Agung banyak menilep keuntungan dan itu membuat mereka geram.Tapi Tuan Agung menuduh Daddy mengambil semua investor nya, yang mengakibatkan Perusahaan tuan Agung Colabs. Tuan agung mengancam Dad, bahwa dia akan mengambil semua milik Dad." terang Dad Rizal secara rinci.


Itu kenapa Dad Rizal memutuskan untuk pindah Ke London. Karena kecaman dari musuh pebisnis membuat mereka takut. Tentunya mereka pindah setelah pihak kepolisian menutup kasus penculikan Queen, Karena Queen tak kunjung di temukan.


Mendengar penjelasan Dad Rizal, mom melinda dapat menyimpulkan bahwa alasan Agung wijaya menculik Queen karena untuk balas dendam.


"Dad, kita harus temui tuan Agung wijaya. Semoga saja Kita bisa mendapatkan Queen kembali." pinta mom melinda dengan penuh harap.


"Baik mom. Kita harus mengambil Queen kembali dari mereka, apa pun caranya." jawab Dad Rizal dengan mantap.


.


.


_Di Rumah sakit di kota A.

__ADS_1


Setelah kondisi Vay benar membaik, Dokter mengijinkan nya untuk pulang hari ini.


Excel meminta Daniel untuk menjemput mereka. Dan saat ini mereka sudah berada di perjalanan pulang.


Excel yang posesif, tidak membiarkan Vay duduk di depan. Pria itu menyuruh Vay untuk duduk di belakang bersama nya, dan menyuruh Vay untuk meletakan kepalanya di Bahu lebar milik nya.


Vay merasa di sayangi akan hal itu. Namun Vay buru-buru membuang perasaannya mengingat status mereka yang berbeda seperti langit dan bumi.


Setelah menempuh perjalanan yang cukup melelahkan, kini mereka sampai di Rumah milik Excel. Excel buru-buru menggendong Vay dan membawanya masuk kamar.


Vay tidak menolak perlakuan Excel kali ini, karena dia pikir, perlakuan manis ini akan berakhir setelah dia sembuh nanti.


Excel menganggukan Kepalanya, dan mencium dahi Vay sebelum keluar dari kamar. Ya, semenjak di rumah sakit, Excel menjadi sering mencium dahi milik Vay. Siapa yang tidak Baper dengan sikap Excel yang Manis kaya Gula itu? Vay saja sampai meleleh seperti plastik yang terbakar.😁


Bi Ani sangat senang menyambut kedatangan Vay, dia sudah masak menu kesukaan Vay yaitu Rendang.


Wanita paruh baya itu langsung mengantar makanan nya ke kamar Vay. Dia menghentikan langkahnya di ambang pintu kamar Vay yanh terbuka.


Bi Ani melihat Excel sedang mencium dahi Vay. Betapa terharunya bi ani melihat kejadian itu.

__ADS_1


Bi Ani kembali melajukan langkah kakinya masuk ke dalam kamar Vay, setelah Excel keluar.


"Ciieee.... Seneng nya di Cium tuan Excel." ucap Bi Ani menggoda Vay.


Tentu saja Vay sangat malu akan hal itu. Namun senyum Vay memudar kala ingat kembali status Mereka yang berbeda. Bi Ani melihat perubahan ekspresi Vay.


"Kenapa Non, kok jadi sedih gitu?" tanya Bi Ani seraya duduk di tepi ranjang dan mengenggam tangan gadis itu.


"Apa aku pantas untuk tuan Excel Bi? status kami sangat berbanding terbalik. Aku hanya lah pekerja dan dia adalah Bos ku, apa itu tidak aneh?" curhat Vay pada Bi Ani.


"Non, jodoh itu pilihan Tuhan. Status itu bukan suatu masalah asalkan pasangan itu mau menerima. Non Vay sudah jatuh cinta sama tuan Excel?" tanya bi Ani dengan tatapan sendu khas ke ibu an.


Vay Mengangguk pelan sebagai bentuk jawaban.


Bi Ani tersenyum mendapat jawaban dari Vay. Dia memeluk Gadis itu terharu dan air matanya pun Luruh. Bi Ani sangat bahagia karena Putri nya sudah mengenal Cinta. selama ini, hidup Vay hanya Bekerja dan belajar dengan giat, hingga tidak pernah melewati masa remaja seperti gadis pada umumnya yang memiliki pacar dan bisa menikmati masa mudanya.


"Jangan khawatir Non, Serahkan saja Pada Tuhan. Non Vay kan rajin sholat, pasti Tuhan punya rencana terbaik untuk Non Vay. Sekarang makan dulu ya, Bibi sudah masakin rendang." Ucap Bi Ani melerai pelukannya dan mengambil nampan yang berisi rendang itu.


Vay tersenyum dan menerima makanan itu dari tangan bi Ani.

__ADS_1


Vay makan di temani Bi Ani di sana. Sesekali mengobrol ringan dan di selingi canda tawa. Mereka memang mirip Ibu dan Anak. Karena kedekatan mereka sangat lah Hangat.


__ADS_2