Menikahi Pria Kulkas

Menikahi Pria Kulkas
Bab 58


__ADS_3

_Masih di RS.


Vay yang tak tega dengan Excel, ikut membujuk sang Daddy agar mau memaafkan Pria yang membuatnya telah jatuh hati.


"Dad, aku tahu saat ini Dad kecewa pada Excel, namun rasa sayang Excel pada Ku begitu nyata. Excel yang telah menolong Vay dari kekejaman keluarga Wijaya, Excel yang memberikan Vay tumpangan untuk tinggal di rumahnya, Excel pula yang sudah mempertemukan kita kembali Dad, Bahkan Excel yang menolong Vay saat Vay di Culik oleh Seorang Mafia jahat yang ingin merusak masa depan Vay. Excel adalah Malaikat penolong Vay, saat Tuhan menguji hidup ku, Tuhan juga mengirimkan malaikat baik untuk ku. Excel selalu menjaga dan melindungi Vay Dad. Jadi Vay mohon pada Daddy, Mommy dan Bi Ani, untuk memberikan kesempatan pada Excel. Vay yakin, setiap masalah pasti ada jalan keluarnya, kita pikirkan ini sama-sama. Vay Mohon.." ucap Vay dengan tangis pilu.


Vay berjalan mendekati Dad Rizal, dia berjongkok seraya memeluk kaki sang Daddy.


"Apa yang di katakan Non Vay benar Tuan, tuan Excel adalah orang baik. Saya sendiri melihat ketulusan Tuan Excel. Dia benar-benar menyayangi Non Vay." Sahut Bi Ani membenarkan perkataan Vay.


sedangkan Mom Melinda, membantu Putrinya berdiri dari kaki Dad Rizal.


"Bangun sayang, jangan seperti ini. Dad dan Mom sangat menyayangi Vay. ini semua terjadi karena takdir Tuhan, bukan kesalahan siapa pun. Mommy akan selalu mendukung apa pun keputusan kalian berdua. Kita pikirkan cara agar Excel bisa terlepas dari Dunia hitam itu ya?" Ucap Mom Melinda seraya menghapus air mata putrinya, lalu memeluk gadis itu dengan erat.


Mom Melinda percaya dengan apa yang di katakan oleh Putrinya dan juga Excel.

__ADS_1


Ya, Tak ada manusia yang ingin terlahir dari orang tua seorang mafia. Jika bisa memilih, lebih baik menjadi hewan atau benda mati saja agar tidak serumit ini. Pikir Excel.


Dad Rizal masih betah dengan diam nya. Sepertinya Dia sedang memikirkan sesuatu.


"Apa bisa bisnis ini di pindah tangan oleh orang lain?" tanya Dad Rizal membuat semua orang menatap ke arahnya.


"Maksudnya?" tanya mom melinda mewakili semua orang.


"Ya, jika bisnis ini bisa di pindah tangan atau di gantikan oleh orang lain, maka Excel akan terbebas dari bisnis haram ini. Karena yang mereka inginkan hanyalah bisnis ini terus berjalan, soal siapa pemimpinnya, mereka tidak perduli akan hal itu." jawab Dad Rizal menyampaikan ide nya.


"Apa yang di katakan Dad benar, tapi masalahnya, Aku tidak punya saudara atau orang terdekat." ucap Excel dengan raut wajah bingung.


"Kamu tidak perlu saudara untuk melempar bisnis haram itu, Dad Yakin, semua orang yang berbisnis haram akan menerima dengan senang hati jika di berikan kekuasaan dan juga kekayaan." jawab Dad Rizal dengan santai.


"Itu artinya, Excel akan kehilangan semua hartanya?!" sahut Vay bertanya.

__ADS_1


Dad Rizal mengangguk mengiyakan ucapan putrinya.


"Tidak masalah, aku bisa mencari pekerjaan dan memulainya dari NOL, asalkan kau tetap disisi ku." seru Excel berbicara pada Vay yang berada di samping Mom melinda.


Vay tertegun dengan perkataan Excel. Dia menghampiri Excel dan memeluk pria itu.


"I'll always Beside you Dear.. Kita akan lewati semuanya sama-sama.!" ucap Vay masih mendekap tubuh Excel.


**********


Yuk temenin Excel dari NOL, dan kita lihat, Excel akan kuat atau tidak menjalani hidup nya yang baru.


Kasih dukungannya Bestie...๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜


Mau di bikin Sad Ending atau Happy Ending niihh??

__ADS_1


Yuk komen, kasih masukan buat Author๐Ÿ˜˜


__ADS_2