
Keluarga besar sudah kembali ke kota masing-masing. kini Excel akan memboyong istrinya untuk tinggal satu atap dengannya.
"Loh, kita mau kemana Dear? kenapa tidak pulang ke Apartemen Daddy saja? Kita bisa tinggal berdua disana?" Seru Vay saat mobil yang di kendarai Excel melaju ke lain arah.
Vay memang belum mengetahui Jika suaminya sudah memiliki kediaman sendiri. Vay mengajak Excel untuk tinggal di Apartemen Dad Rizal saja setelah menikah. Dari pada ngontrak, itu akan buang-buang uang saja. Pikir Vay.
Excel tidak menjawab pertanyaan istrinya. Dia hanya tersenyum saja menanggapi ucapan Vay. Excel terus melanjukan mobilnya hingga memasuki kawasan Cluster Elite dengan nama "PARADISE".
Vay mengerutkan kening nya bingung. tak ingin banyak bicara, dia hanya diam mengikuti suaminya saja.
Sampai Mobil Excel berhenti di depan Rumah Mewah yang memiliki 3 lantai. Excel memasuki area parkir rumah itu lalu mematikan mesin mobilnya.
"Ayo turun." titah Excel seraya keluar dari mobil dan membukakan pintu untuk istrinya.
"Ini Rumah siapa?" tanya Vay dengan tatapan menyelidik.
"Rumah kita," jawab Excel singkat lalu berjalan menuju bagasi dan mengambil semua koper.
"Rumah kita?" gumam Vay mengulang perkataan Suaminya.
"Come on Lovely." seru Excel sambil menarik tangan istrinya yang masih bengong mencerna perkataan Suaminya.
Excel membawa istrinya menuju kamar mereka yang berada di lantai dua.
Excel membuka pintu kamar itu, mereka berdua masuk.Betapa kagum nya Vay saat melihat isi kamar suaminya.
"Dear, kamar kamu sangat menakjubkan." Seru Vay sambil melakukan Room tour dadakan.
__ADS_1
Vay berkeliling melihat setial suduk kamar super mewah itu.
Kamar itu memiliki tempat tidur ekstra Besar, satu Set Sofa empuk beserta meja nya. Televisi berukuran Jumbo, Meja Rias lengkap dengan semua alat make up dan skincare nya, kamar mandi mewah dan luas, Serta satu ruangan wardrobe tempat semua jenis dan model baju tersusun rapi di lemari kaca itu.
Excel sudah menyiapkan pakaian baru untuk istrinya, mulai dari baju santai, dress, piyama, bahkan Lingey berbagai model.
tak hanya pakaian saja, Excel juga menyiapkan banyak pilihan tas, sepatu, hingga hils sesuai dengan ukuran kaki nya.
Lalu ada satu lemari penuh Aksesoris. Mulai dari jepit rambut, bando, kalung, gelang, cincin, serta jam tangan mewah.
intinya, semua yang di perlukan Vay sudah tersedia. Dari ujung rambut hingga ujung kaki.
"Kau menyukainya?" tanya Excel saat melihat wardrobe penuh dengan benda kesukaanya.
Vay mengangguk cepat lalu menubruk tubuh suaminya.
Excel kembali di buat tertawa geli dengan ekspresi Katrok istrinya. Dia sangat heran, Begitu buruk kah kehidupan istrinya saat hidup dengan keluarga wijaya? Batin Excel.
"sudah puas room tour nya?" tanya Excel pada istrinya yang masih memeluk dirinya.
"Sudah" singat Vay menjawab.
"Okey, sekarang kau harus membayar ini semua dengan 3 Ronde." ucap Excel dengan suara berat nya yang Sexy. Dia langsung menggendong tubuh istrinya ala Bridal Style menuju tempat tidur.
"Aaaaa...!!" pekik Vay saat tubuhnya tiba-tiba melayang. dia pun langsung mengalungkan tangannya di leher suaminya.
Excel menurunkan istrinya di atas ranjang dengan pelan dan hati hati. Lalu melahap bibir sexy istrinya yang ranum dan tipis itu sedikit Bar-bar, Tangannya pun langsung meremat lembut dua benda kenyal kesayangannya.
__ADS_1
"Emmmmhhhh... Dear, Aaahh..!!" lenguh Vay saat suaminya meremat dadanya.
Lenguhan Sexy Vay membuat Hasrat Excel bergejolak. dia pun mulai membuka resleting dress yang di kenakan oleh istrinya. Lalu melepas pengait penutup lato-lato milik istrinya.
Kini Dada Vay sudah polos, Excel langsung melahap lato-lato istrinya dengan rakus. Sesekali menghisap dan ******* ujung lato-lato itu.
Vay pun tak mau kalah, Dia mlai membuka kemeja suaminya dengan melepas satu persatu kancing kemeja itu dan melepas nya dari tubuh suaminya. Vay melepar kemeja suaminya ke sembarang arah.
Lalu dia mencari keberadaan gesper suaminya. Saat sudah menemukannya, Vay langsung menarik gesper tersebut dan menurunkan resleting celana suaminya.
Excel menggentikan aktivitas nya yang sedang bermain lato-lato milik istrinya. Dia langsung menurunkan celana yang di kenakan nya, membantu memudahkan kegiatan istrinya itu, lalu membuang nya ke semarang tempat. Tak lupa Excel membuka kain penutup lembah kenikmatan milik istrinya.
Kini mereka sudah polos, Excel membuka kedua kaki istrinya hingga memperkihatkan Gua persembunyiannya. Pria itu langsung menenggelamkan kepalanya di bawah sana, bermain dengan biji kacang yang berwarna pink muda.
"sssshhhh... Dear, Awh..." desis Vay saat merasakan gelayar aneh menjalar di sekujur tubuhnya.
Vay mengangkat pinggulnya saat Lidah Excel bermain dengan ahli di lembah istrinya. Tubuh Vay gemetar seperti tersengat aliran listrik. Nafas nya memburu keringat menmbasahi tubuh sexy nya.
Hingga..."Aaahhh...." Vay mencapai pelepasan pertamanya.
Excel tersenyum tipis saat cairan hangat keluar dari lembah itu.
************
Sebentar yo... Harus terpending karena sudah panjang tulisannya.
Enak-enak nya lanjut di part selanjutnya😂
__ADS_1
Jangan lupa kasoh dukungannya ya Bestie😘😘