
Kabar kematian Jesie telah sampai di telinga Brian.
Brian adalah Mantan pacar Jesie, Dia adalah Ayah Biologis Baby Raquel.
Jujur saja, meskipun dia seorang Casanova, tak di pungkiri jika dia juga manusia biasa yang memiliki hati nurani.
Ada perasaan bersalah dalam hati Brian. Meskipun awalnya dia menolak kehadiran Janin yang di kandung oleh Jesie saat itu.
Kini Brian sudah memiliki Seorang istri, dia menikah saat kandungan Jesie berusia 5 bulan.
Brian memang menikah dadakan karena bisnis Orang tuanya nyaris bangkrut kala itu. Dia di paksa menikahi anak dari pewaris tunggal perusahaan tebesar dan ternama dari kota Jogjakarta, agar bisnis Orang tuanya bisa selamat dari kebangkrutan.
Dan dari pernikahan itu, Brian belum di karuniai seorang anak. Karena kondisi istrinya yang Lumpuh dan tidak bisa mengandung akibat kecelakaan beberapa tahun yang lalu.
Dan Kini, Brian tengah mencari keberadaan Anak nya.
Brian menyuruh seorang Detektif untuk mencari informasi tentang kematian Jesie di dekat lampu merah tempat kejadian.
Mungkin dia akan mendapatkan informasi dari sana tentang keberadaan anak nya.
Dan butuh waktu lama untuk mengorek informasi di tempat kejadian.
dan Brian berhasil mendapatkan informasi Anak nya dari pihak kepolisian setelah satu bulan pencarian.
Brian mendapat Informasi jika Anak nya tengah di asuh oleh Kakak tiri Jesie sendiri yaitu Vay.
Lalu Brian mencari alamat yang dia dapatkan dari pihak kepolisian itu juga.
Brian sudah berada di depan rumah berlantai 2 dengan bangunan minimalis yang terlihat mewah.
__ADS_1
Dia memberanikan diri untuk masuk ke rumah tersebut dan mencari sosok Anaknya.
Tiing Tung..!! Bunyi Bel pertanda ada seseorang di luar rumah itu.
Bi Ani bergegas membukakan pintu utama dan melihat seorang pria di balik pintu tersebut.
"Cari siapa ya mas?" tanya bi Ani pada Brian.
"Selamat siang, apa benar ini kediaman Nona Vay, kakak tiri Jesie?" tanya balik Brian pada Bi Ani.
"Iya benar, mas ini siapa?" jawab bi Ani, lalu kembali bertanya lagi pada pria di hadapannya.
"Saya Brian, Apa boleh saya bertemu dengan Nona Vay?" pinta Brian untuk di pertemukan pada pemilik Rumah.
"silahkan Masuk mas, biar saya panggilkan Non Vay." Bi ani mempersilahkan Brian untuk masuk rumah, lalu memanggil Vay yang tengah berada di kamar Baby Raquel.
Dahi Vay berkerut mendengar penuturan Bi Ani.
"Brian? Siapa dia? Untuk apa mencari ku?" gumam Vay dalam hati.
"Bi tolong jaga Raquel sebentar, Vay akan menemui Tamu yang ada di bawah." titah Vay meminta tolong pada Bi Ani.
Vay pun berlajan menuruni tangga, dan dia menemukan sosok yang di katakan oleh bi Ani tengah duduk di sofa ruang tamu.
Vay benar-benar tidak mengenal pria tersebut. Namun dia tetap harus menemui nya dan menanyakan perihal kedatangannya ke tempat Vay.
Sedangkan Mom Melinda dan Dad Rizal tengah berada di London saat ini untuk menyebar undangan pernikahan Vay dan Excel yang akan berlangsung satu bulan lagi.
Brian beranjak dari duduknya saat melihat kedatangan Vay.
__ADS_1
Pria itu mengulurkan tangannya untuk berjabat tangan dengan Vay.
Lalu Vay menjabat tangan Pria itu dengan tatapan bingung. Dan menyuruhnya untuk duduk kembali.
"Silahkan duduk Tuan." titah Vay pada Tamu misteriusnya.
Dan Bi Ani datang sambil menggendong Raquel yang sedang menangis.
Tatapan Brian pun beralih pada Bay berusia 6 bulan yang tengah di gendong oleh Bi Ani.
DEGG!!! Jantung Brian tersentak saat melihat wajah bayi itu mirip sekali dengan wajah Jesie.
*********
Raquel biar ikut sama Papa Brian aja kali ya?
Semoga saja Raquel hidup bahagia bersama Papa Brian.
Biar Excel dan Vay bisa fokus bikin dede bayi mereka sendiri. wkwkwkwk😂
Othornya jahat bingit yak😂😂
Udalah gitu aja ceritanya, biar gak makin panjang dan riweuh😁
Kan uda mau End juga!😎
Okey, jangan lupa kasih dukungannya ygy😍
Terimakasih😘
__ADS_1