Menikahi Pria Kulkas

Menikahi Pria Kulkas
Bab 83


__ADS_3

Brian tertegun melihat sosok bayi perempuan dalam gendongan pengasuhnya, yang wajahnya mirip sekali dengan wajah Jesie.


"Apa Bayi perempuan itu Putri Jesie?" tanya Brian pada Vay.


"Iya, kau mengenal Jesie?" jawab Vay lalu kembali bertanya pada Brian.


"Aku Brian, aku adalah Ayah biologis Bayi perempuan itu. Boleh aku menggendong nya?" Ucap Brian seraya berjalan mendekati Bi Ani dan Baby Raquel.


Pengakuan pria misterius itu membuat Vay dan Bi Ani terkejut.


Baby Raquel sudah berada dalam gendongan Brian saat ini. Dan dia nampak tenang dalam gendongan pria yang mengaku ayah kandung dari Baby Raquel.


"Apa maksud anda bilang jika Baby Raquel adalah Putri anda tuan?" tanya Vay menatap tajam Brian.

__ADS_1


Vay membutuhkan penjelasan dari Pria itu. Lalu mengambil alih Baby Raquel, Vay takut jika Pria itu akan berbuat jahat pada Baby Raquel.


Brian mulai menceritakan semuanya pada Vay. Dari awal penolakannya menerima janin yang di kandung oleh Jesie, hingga penyesalannya saat ini telah menyia-nyiakan anak kandung dan wanita yang begitu mencintainya.


"Maafkan aku Nona, Aku benar-benar menyesal telah berlaku buruk pada Jesie. Dan kedatangan ku kemari untuk menebus semua kesalahan ku dengan merawat dan menjaga Raquel, Putri ku." Brian menangis terisak saat menceritakan kembali kejadian masa lalunya.


"Maaf Tuan, tapi Adik ku sudah menitipkan Raquel pada ku. Bahkan aku dan keluarga ku sudah menyayangi Raquel sepeti Putri kami sendiri. Dan aku tidak bisa menyerahkan Raquel pada mu." Vay tidak ingin mengambil resiko jika menyerahkan Raquel pada Pria yang tidak bertanggung jawab seperti Brian.


"Tapi apa alasannya Nona? Aku berjanji akan merawat dan menjaga putri ku dengan baik." bujuk Brian agar Vay mau menyerahkan Raquel pada nya.


Brian tersentak mendengar ucapan Vay. Ya, kesalahan yang dia lakukan memang tidak bisa di maafkan.


"Kau boleh membunuh ku jika aku menyakiti Raquel Nona, kau boleh mengambil Raquel kembali jika aku memperlakukan Raquel dengan buruk. Aku mohon Nona, jangan pisahkan aku dengan Putri ku." Brian bersujud di kaki Vay mengiba pada Gadis di hadapannya.

__ADS_1


"Tidak! jawaban ku tetap Tidak! Kau mungkin menginginkan Putri mu kembali pada mu, tapi apa keluarga mu bisa menerima kehadiran Raquel? Aku ingin kehidupan Putri ku aman, dan di kelilingi oleh orang-orang yang menyayangi nya denga tulus. Bukan hanya ambisi saja." jawab Vay dengan tegas lalu mengajak Raquel kembali ke kamar nya.


Brian harus menelan kenyataan pahit ini. Bahwa sampai kapan pun dia tidak akan pernah bisa mendapatkan putrinya.


Pria itu berjalan dengan langkah kaki lemas keluar dari rumah Vay, bi Ani mengantar kepergian pria itu hingga ambang pintu utama.


Brian terkulai duduk di balik pintu utama itu. Dia kembali menangis sambil memeluk kedua lututnya.


Ya, siapa yang akan percaya pada Pria brengsek sperti dirinya? Pria yang sudah mencampakan wanita yang tengah mengandung anaknya? Jawabannya tidak ada!


*************


Jangan lupa kasih dukungannya😘

__ADS_1


Like, komen, vote dan kasih hadiahnya😎


Terimakasih🤗


__ADS_2