Menikahi Pria Kulkas

Menikahi Pria Kulkas
Bab 98


__ADS_3

Hari keberangkatan Honey moon.


Daniel sudah standby di Ruang tamu untuk mengantar sang Big Boss ke Bandara.


Tak lama kemudian Excel dan Vay keluar dari persembunyiannya, berjalan menuruni tangga dan menemui Daniel.


"Daniel, Tolong bantu masukan koper ini ke Bagasi mobil" titah Excel pada Asistennya seraya menyodorkan 2 koper pada Daniel.


Tak banyak barang yang mereka bawa, karena mereka hanya beberapa hari disana. Pekerjaan kedua nya tak bisa di tinggalkan terlalu lama.


"Baik Tuan," jawab Daniel mengambil alih koper itu dari tangan sang tuan.


Excel dan Vay berjalan menuju mobil. Lalu di susul oleh daniel dari belakang.


Tak lupa mereka memberi kabar pada Daddy dan Mommy nya lewat pesan.


Setelah selesai mengirim pesan, mereka pun berangkat menuju bandara.


"Daniel, suruh Bibi Pelayan datang seperti biasa, untuk membersihkan rumah selama kita pergi." ucap Excel memberi perintah untuk Daniel.


"Baik tuan," jawab Daniel dengan patuh.


"Memang nya, Bibi pelayan tidak tinggal di rumah?" tanya Vay pada suaminya.


"tidak, bibi pelayan akan datang pada pukul 09.00 pagi hingga 17.00 sore. Dia akan pulang setelah pekerjaan rumah selesai dan kembali lagi saat pagi hari." jawab Excel sambil menatap istrinya.

__ADS_1


Vay nampak Manggut-manggut paham akan penjelasan suaminya.


satu jam berlalu, kini Excel dan Vay sudah berada di bandara dan langsung masuk pesawat. Sedangkan Daniel akan langsung meninjau Cafe milik tuan nya.


Setelah hampir 8 jam perjalanan, kini Excel dan Vay sudah tiba di Kores selatan. mereka menaiki taxi untuk menuju penginapan.


Dan tak butuh waktu lama, mereka sudah tiba di penginapan dan langsung turun dari taxi tersebut.


Pegawai penginapan membawa koper mereka menuju kamar yang sudah di pesan oleh Daniel kemarin. Excel dan Vay mengekor pegawai itu dari belakang.


Vay sangat takjub saat melihat kamar penginapan itu. Sangat luas dan lengkap. Konsep kamar nya juga keren. kamar itu memiliki Jendela kaca yang Sangat besar tertutup oleh Gorden tebal. Jika gorden tersebut di buka, maka akan langsung terlihat menara Namsam dari kamar tersebut.


"Kamar nya bagus Dear, aku menyukainya." seru Vay langsung menubruk tubuh suaminya.


"Tentu nya, aku ingin istri ku senang. Do yo know Lovely? I Have two Ticket Konser BTS VIP, kita akan pergi malam ini." Ucap Excel seraya menunjukan 2 lembar tiket konser BTS pada istrinya.


CUPP!! "Kau yang terbaik Dear, aku mencintai mu." seru Vay sambil membenamkan wajahnya di dada bidang suaminya.


Excel pun mengacak puncak kepala istrinya gemas. Istrinya itu selalu bersikap manis padanya, Excel selalu di buat gemas dengan tingkah nya.


"ya sudah, kamu istirahat dulu. Pasti kau sangat lelah. Aku akan memesan makanan untuk kita." titah Excel pada istrinya.


"Siap Bapak Negara." sahut Vay sambil bersikap hormar bendera pada suaminya.


Excel pun keluar menuju Resto penginapan. Dia akan membeli makanan untuk nya dan sang istri. Perjalanan jauh membuat perut mereka terasa lapar.

__ADS_1


Sedangkan Vay sudah berbaring di atas tempat tidur sambil memegang ponsel. Dia akan menelpon orang tuanya memberi kabar jika dirinya sudah sampai di Korea.


Vay sangat bahagia karena suaminya selalu memanjakannya. Entah sejak kapan Suaminya itu menabung, karena ini semua membutuhkan duit yang tidak sedikit tentunya. Pikir Vay.


Excel sudah kembali ke kamar, dia juga ikut berbaring di samping istrinya. Sambil mengobrol ringan seraya menunggu makanan datang.


"Dear, sejak kapan kau memiliki Rumah mewah itu? Kenapa kau tidak memberitahu ku?" tanya Vay perihal rumah mewah milik suaminya.


"Aku sudah menempatinya selama 1 bulan, sebelum kepulangan mu dari London. karena insiden Jesie dan Raquel, aku jadi lupa memberitahu mu tentang hal ini. Ya aku pikir, aku akan mengatakannya setelah menikah saja." jawab Excel menjelaskan pada istrinya.


Vay sangat bahagia, kerja keras suaminya tak sia-sia. Vay sangat bangga pada Excel. Dia membuktikan semua janjinya, mewujudakn satu persatu mimpinya.


"Kau tau Lovely, saat ini aku sedang mempersiapkan bisnis baru, aku akan membuka sebuah showrum motor clasik. Aku bekerja sama dengan pebisnis dari kota Surabaya, dia menawarkan pada ku untuk membuat Showrum motor clasik karena banyak peminat nya, apa lagi seotang kolektor. Dia yang akan membantu menjalankan usaha ku, dan aku hanya beraksi di balik layar saja." Excel memberitahukan hal penting itu pada istrinya.


"Wuahh.. aku bangga pada mu Dear, hanya dalam waktu 2 tahun lebih, kau sudah berhasil mengembangkan usaha mu. Tapi ingat, pastikan rekan bisnis mu itu bisa di percaya. Jangan sampai di menyelewengkan uang perusahaan." jawab Vay mengingatkan suaminya.


Ya, walaupun Excel adalah pebisnis handal dan pasti sudah mengetahui akan hal tersebut, tapi Vay ingin suaminya tetap waspada.


"Tenang saja Lovely, kau lupa jika aku ini mantan Mafia?" seru Excel dengan nada santai namun penuh tekanan.


"Oh iya, aku sama sekali tak ingat Dear. Hehe karena kau sekarang sangat jauh berbeda dari yang dulu." jawab Vay sambil tertawa meringis menampakan giginya.


Mereka terus asik mengobrol, hingga pesanan makanan datang.


**********

__ADS_1


Jangan lupa kasih dukungannya bestie😘


__ADS_2