Monster Labil

Monster Labil
Hak Kepribadian


__ADS_3

Datang seorang bapak yang juga ingin memancing. Aku sering melihatnya tapi aku tak tahu siapa dia. Nama, tempat tinggal, keluarga, teman, apapun itu. Cukup tahu dia siapapun dia, punya kepribadian baik aku akan suka dengannya.


Kau tahu? Alasan mengapa aku tak ingin mau tahu dengan identitas seseorang?


"Ibumu tinggal di kaltim ya?" bapak tadi bertanya.


Jawabannya ialah aku tak suka ahh mungkin benci dengan orang yang mencoba mengorek informasi tentang kehidupanku. Mulut ke mulut jijiknya mereka menggosipkan kehidupan seseorang dan saling memberi tanggapan satu sama lain. Begini dan begitu. Setelah dapat jawaban yang mereka pikir benar puaslah kebutuhan ucapannya lalu pulang ke rumah dengan percaya diri. Dalam lubuk hati mereka kami sudah melakukan yang benar.


Tak logis..


Langkah tindakan yang diambil untuk merespon cara mereka sesuai cara Beater adalah dengan pergi menjauh dari mereka, semua.


Aku tak mau peduli dengan urusan mereka karena aku juga tak ingin dikomentari mereka. Yang boleh tahu siapa aku ini hanyalah lewat blog ini.


Berbeda dengan meminta tolong. Jika mereka meminta tolong dan diizinkan untukku agar tahu privasi mereka maka aku akan melakukannya. Membantu memang lebih manusiawi daripada membicarkan dari belakang. Dalam artian bukan sok membantu lalu menghakimi ataupun merasa benar.

__ADS_1


Susah dan ribetnya berurusan dengan orang-orang demi menjaga kedua sisi agar tidak meninggalkan kebencian. Harus sangat berhati-hati. Berapa kalipun aku ingat tapi tetap saja selalu salah langkah. Yaa aku akan selalu dianggap sombong oleh orang lain karena aku punya caraku sendiri.


Aku tak suka orang lain dekat denganku. Aku lebih suka menyendiri.


Aku tak ingin diketahui siapa aku maka untuk menjaga diriku aku harus berbuat yang sama terhadap orang lain. Demi diriku sendiri.


Sebuah wilayah yang tak boleh dimasuki. Jika ada yang mencoba memasuki, sebelum mengambil langkah aku sudah menghindarinya, menjauh darinya.


"Bagi yang tak punya kepentingan atau tak diizinkan kagak boleh masuk, titik"


Dengan pola pikir seperti ini gak akan ada yang betah dekat denganku. Yaa aku juga tak mengharapkannya.


_


Benar. Dulu aku juga sering ikut campur urusan orang. Akibatnya mereka menjauhiku dan juga teman yang inginku tolong. Mereka yang aku campuri urusannya merasa sangat terganggu. Sama halnya mencoba ingin memaksakan kehendak sendiri, cara yang kulakukan tak jauh berbeda dengan mereka yang pengganggu. 

__ADS_1


Bisa dipetik buah pelajaran dari pengalaman simpel ini. Kita tidak boleh seenaknya sendiri mencampuri urusan orang tanpa memperhitungkan semua pihak dan sebab akibatnya.


Tujuan dari menolong kan memang ingin hasil yang bagus. Bagus karena semua pihak merasa senang dan ikhlas.


Adanya campur tangan dari hati yang busuk membuat jalan pikir jadi menyimpang.


Tanda dari tindakan yang salah ialah tak sabaran, bawaannya selalu emosi, enggan menerima pendapat dan ingin merusak. Sebaiknya tenang dan berpikir terus menerus.


_


Punya kepribadian banyak ada gunannya juga, salah satunya berguna untuk berurusan dengan orang lain. Tentu saja aku berharap agar tidak membuat masalah.


Tapi.. Bagian yang merepotkannya ialah ketika masalah itu sendiri yang datang. Misal terpaksa harus menyapa kenalan atau harus berbicara dengan kenalan. Why? Mengapa aku harus menyapa? Adat mungkin, jauh dilubuk hatiku merasa sengat direpotlan. Ahh sekarang ini aku menjadi tipe orang yang pendiam. Jujur aku males ngomong jika topiknya bukan karena game dota atau soal agama. Nah di sini letaknya kepribadian dan kepribadian saling berlawanan atau memiliki daya tarik.


Umumnya kita lebih suka berbicara dengan doi, apapun itu pembahasannya, bahkan seharian penuhpun gak ada bosen-bosennya. Alasan terselubungnya ialah mengharapkan sesuatu yang diharapkan dari dirinya. Membalas perasaan suka.

__ADS_1


Sebaliknya jika responnya adalah penolakaan, dari dirinya sedang tak mengharapkan untuk di.. Emm gak ingin diperlakukan? Duhh apa ya kata yang pas.. Ahh pokoknya gak ingin digituin. Jadinya rasa tak suka dan kecewa timbul dalam diri kedua pihak.


Penjelasan singkatnya tentang hak dan kepribadian adalah pada langkah pertama ketika ingin berkomunikasi dengan orang lain kita tidak boleh memaksa. Perhatikan baik-baik ekspresi, mood dan kepribadiannya. Sekali lagi yang diharapkan dari bergaul kan emang kedamaian. Jika bergaul denganku? Lebih baik jangan dah. Aku tipe pemilih, males bicara, gak asik yaahh banyak lah pokoknya. Aku punya pikiran dan jalan yang berbeda. Kalau orang lain suka berkumpul, aku lebih memilih sendiri. Kalau orang lain milih buah mangga, aku lebih suka buah sirsak deh. Kalau orang lain suka mobil, kendaraan dan rumah mewah.. aku, asalkan bisa mencapai tujuan itu saja sudah cukup. Kalau orang lain suka cewek yang cantik, aku.. Yaa i dont know haha..


__ADS_2