Monster Labil

Monster Labil
Kelemahan


__ADS_3

Aku mempunyai seorang adik laki-laki yang bukan dari hasil pembuahan ayah ku. Hasil hubungan terlarang. Aku tidak suka dengan adik ku, dari segala bentuk dan jiwa tidak ada yang aku sukai, inilah kelemahan terbesar ku.


Sejak kecil aku lebih banyak menghabiskan waktu untuk bermain dengan teman-teman di luar. Tidak punya waktu untuk bermain dengan adik ku, dia cerewet, aku benci anak kecil. Ketika bertemu dengan anak kecil yang cerewet emosi ku bakalan keluar. Sebetulnya aku orang yang sangat emosian dan jarang sekali menunjukkan nya ke teman-teman ku. Jaga penampilan begitulah. Di rumah aku sering membentaknya, membuatnya nangis. Kalau dia nangis pasti merusak barang-barang di rumah, berisik sekali.

__ADS_1


Kepribadian yang berbeda, adik ku lebih ke sisi manusia pada umumnya tidak ada yang spesial dari nya. Maksudnya kepribadian umum adalah sifat yang di miliki orang-orang pada umumnya dia suka permainan bola, balapan, jalan-jalan, mainan alat berat seperti mobil, truk, apa-apaan semua itu tidak ada yang spesial. Melihat banyaknya orang berjejal dan berteriak mendukung tim favorit mereka, padahal mereka tidak tau sama sekali sifat apa yang dimiliki orang tersebut. Jika kelemahan mereka diperlihatkan akan kah tetap dibanggakan. Kaka ku juga sama suka bola tapi dia pintar dalam pelajaran.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=

__ADS_1


Apa yang mesti dilakukan? aku tidak punya pengalaman dalam mendidik. Seorang guru? mereka tidak sempat mengurus banyak siswa siswi satu persatu. Aku tidak terlalu suka dengan guru-guru di sekolah mereka membuat ku gangguan mental. Jadi apa yang harus ku lakukan buat adik ku, mendekatinya saja sudah jijik. Ibu ku juga tidak ada waktu untuk mendidik. Oh iya aku lupa kalau ibu ku itu tidak terlalu pandai mendidik hal itu juga menjadi kelemahan terbesar dalam keluarga ku. Aku tidak bodoh aku hanya malas belajar dan aku sebenarnya phobia dengan guru yang di sekolah, sekolah mana? semua sekolah lah, tapi tidak semua guru juga sih.


Tidak ada cara yang lain selain membuat adik ku senang, aku membawanya memancing demi menebus apa yang telah ku perbuat. Sebetulnya aku masih jijik dengannya tapi dia tetap adik ku.

__ADS_1


Saat Raga membawa adiknya ikut main badminton bersama kami aku iri melihatnya bisa akrab dengan adiknya. Coba kalau gua aku bawa adik ku belanja dia malah diam seribu kata, aku mau belikan baju tidak ada yang dia suka, aku nanya apa yang dia mau malah diam padahal dia sendiri yang mau ikut aku belanja akhirnya aku berantem dengannya di rumah. Tidak tau lagi apa yang harus dilakukan, bicara baik-baik salah apalagi sebaliknya. Mungkin adik ku juga phobia gara-gara di sekolah, tapi jika ada yang membully siap-siap aja mental. Ah itu bukan penyelesaian. Hal ini adalah salah satu jawaban atas pertanyaan yang dulu aku ragukan. Kini aku yakin masalah pertama kali yang harus diselesaikan adalah keluarga ku. Insting ku menunjuk ke arah yang belum aku temui, namun semuanya belum bisa diselesaikan dengan cepat karena aku masih memiliki banyak kelamahan.


__ADS_2