
Cara klasik untuk mencari jawaban menggunakan pertanyaan demi pertanyaan dan menjawabnya dengan pengalaman, seperti mencari jati diri. Masalah kali ini sangat sulit untuk diselesaikan, kayaknya aku kurang pengalaman sih. Mau pacaran?
Tidak
Aku sering menjahili Helda dengan menulis tanda tangan ku di halaman terakhir buku catatannya dan kadang meletakan jari ku di atas kepalanya, tanpa sadar aku telah menanam rasa cinta ke padanya. Bagaimana aku bisa menanamkan rasa cinta dengan sikap polos ku dulu? padahal aku tidak peduli dengan lingkungan sekitar ku. Ya aku berpura-pura polos di sekolah karena aku memang memainkan karakter gak jelas.
Pernah sekali aku melotot ke Via karena dia menggosipkan aku suka dengan Gania, setelah itu aku menyesal, aku sedang sangat frustasi.
Aku menyadari kalau Helda suka dengan ku saat aku di cie-cie-kan oleh yang teman kelas. Senyumnya waktu itu memang berbeda dari biasanya, kenapa bisa?
__ADS_1
Oh iya pertama kali yang suka dengan ku setelah masuk kelas IPA adalah Lisa. Aku menyadarinya saat dia membisikkan kata "i love you", aku tidak kaget karena sering, Wah mastah nih! *gak lah.. mereka hanya mengenal bagian luar ku.
Jawabannya?
Aku tidak pernah membalas cinta mereka, aku menggantung cerita cinta mereka. Mungkin yang paling sakit hatinya adalah Shevira. Aku duduk berdua dengannya karena di kelas jumlah cowoknya ganjil. Padahal aku ingin duduk dengan Ahmadi tapi mau bagaimana lagi Ahmadi ingin duduk dengan Boby. Yah.. biasa aja sih duduk dengan cewek asalkan jangan macam-macam. Coba tebak kenapa mereka bisa suka dengan ku? aku tidak melakukan apa-apa.
Hal kecil yang sering manusia lewatkan.
Aku tahu tentang Shevira, banyak kejadian yang tak sengaja aku temui. Dia sering menceritakan tentang dirinya kepada ku, tapi aku pura-pura tidak mendengarnya. Waktu dia sengaja ngobrol dengan Boby, waktu mengobrol dengan Nanda, waktu lari, waktu menghafal surah Al-Qur'an, waktu aku pindah duduk dan lain-lainnya. Bodohnya aku mengabaikan itu semua, seharusnya ada solusi terbaik. Dia pernah mengirim ku pesan kalau ingin berkunjung ke rumah ku nanti pas waktu yang tepat, namun pesan itu seperti "aku ingin berjumpa dengan mu" sebagai seorang manusia labil, karakter lain ku mengambil tindakan, Shevira ingin memasuki lingkaran hidupmu. Seseorang yang sedang berjuang untuk mempertahankan tujuan rela melakukan apa saja
__ADS_1
Ketika Citra menitip salam dengan Aulia, waktu itu aku menyadari sesuatu. Benar ini cinta. Cinta itu buta.
Pesan dari Shevira datang lagi namun kali ini aku tidak terlalu suka, pesannya tak lebih bilang kalau aku suka dengan Aulia tapi dia suka dengan yang lain. "Gosip" pertama kali aku tanggapi pesan itu. Di cerita ini seolah-olah Aulia yang dijadikan kambing hitam, itu membuat ku kesal karena itu aku tidak membalas perasaan mereka, semakin mereka membenci Aulia semakin aku ingin berada di dekatnya. Aku hanya tidak suka kalau ada yang disakiti.
Seharusnya.. begitu.. kenyataan banyak yang telah tersakiti.
Jawaban sederhana untuk mengakhiri semua ini yaitu menjauh dari mereka semua. Menghilang seperti kabut.
Aku akan berhati-hati agar pengalaman seperti itu tidak terulang lagi.
__ADS_1