
"sudah sore nih ayok pulang"
Hari sudah sore sekitar jam 5an. Aku dan adikku sedang memancing di hutan yang lumayan jauh lokasinya dari rumahku. Jalan pintas menuju lokasi memancing kami lewat hutan belakang rumahku. Lurus terus belok kanan mengikuti jalan yang biasa dipakai oleh petani karet. Aku tidak bisa memastikan seberapa jauhnya hmm kalau dengan kecepatan lari jogging sih sekitar 10 menitan lah.
Sudah siap untuk pulang.
Adikku memakai sepeda sedangkan aku jalan kaki sambil membawa serokan ikan dan tas berisi perlengkapan lainnya. Tidak berat kok.
Berjalan di dalam hutan sore-sore begini membuatku sedikit waspada. Kalau bukan kemauan adikku aku gak bakalan mancing sampai jam segini. Kau tahu anak zaman sekarang susah sekali berteman dengan yang lain. Merepotkan kalau harus aku yang jadi temannya tiap hari. Anak kecil sekarang ini hanya tahu gadget, pacaran, merokok dan hal gila lainnya. Aku tahu kok kalau adikku tidak mau berteman dengan teman yang seperti itu. Tapi tak boleh begitu juga, seharusnya dia memimpin teman-temannya untuk menunjukkan kalau pacaran dan main gadget tak seseru dibandingkan dengan bermain permainan tradisional, atau diajak mandi ke sungai kek.
*gehhh
Anak zaman now tidak tau yang asyik dan yang enggak. Bicara tentang generasi zaman sekarang sangatlah mengkhawatirkan. Aku tidak bisa membayangkan gimana hancurnya masa depan nanti.
Beater: makanya cari power untuk memimpin dunia, duit kau perlu duit semuanya bakal gampang.
Berisik gak semudah itu mengatur suatu wilayah.
*sniff *sniff
Hidungku mencium bau harum. Bau minyak harum! di tengah hutan begini!!!
Tu-tunggu tunggu uahhh ahh
Tenang fidz. Paling cuman kuntilanak. Cuman!
Bulu kudukku langsung berdiri semua, jantungku berdebar kencang mungkinkah..
ini cinta? Anjayyy
__ADS_1
Serius woyy!
Bau harum ini sangat tak masuk akal di tengah hutan begini. Dan juga aku langsung kepikiran kalau ini aroma bau bunga kamboja padahal belum pernah memastikan bau bunganya. Apakah ini tergolong kasus de javu?
Ah itu tidak penting. Yang jauh lebih penting sekarang ini aku benaran akan bertemu setan. Setan yang punya ciri-ciri bau harum hanyalah kuntilanak. Gak ada yang lain. Serem. Seremnya kalau sampai kena jump scare!
Aku sangat panik!
Dari mana dia akan muncul?!
Apakah "hihihi" duluan atau muncul duluan?!
Apakah terjun dari atas terus aku gendong?!
Apakah muncul dari belakang terus memelukku? *Hafidz kun
Cihh adikku malah santai aja!
Pengen kabur dengan kecepatan kilat! tapi adikku gimana?! seandainya dia paham situasi menjepit ini!
Asemm tingkat waspadaku memasuki tahap maksimal. Penciuman, ketajaman mata, ketajaman pendengaran, kepekaan suhu, refleks bertarung , semuanya naik!!
Increasing up!!
Tekanan insting!!
Aku melihat di depan ada pohon bambu. Mungkinkah? enggak! itu pasti! pasti di sana rumah setannya!
Ayok sini ngajak berantem!! aku tebas kau pakai serokan ikan ini!! Aku telah mempelajari jurus tebasan pedang cepat!! kalau muncul di dimensi kami berarti kontak fisik akan mempankan?!!! kan!! kan!!!
__ADS_1
Zheill: padahal dia tau kalau setan punya tenaga dalam -_-
Beater bantu aku!!!
Beater: a-ahhhaha maaf aku juga takut di jump scare..
Woiiii
Kesal.. tak ada pilihan lain langsung serang aja kalau dia muncul.
Misalkan aku tertangkap gimana??!!! dan di nikahkan dengan anak setan lainnya di dunia lain.. aahahaha tidakk!!!!
Tebas! Tebas! ringankan badan lalu bergerak secepatnya ke arah setannya muncul.
Ini dia aku akan melewati pohon bambu.
*tap tap tap tap tap tap
*tap tap tap tap tap tap
Gak ada.. eh kok gak muncul?
Ehhhhh!!!
Kami telah keluar dari hutan dengan selamat. Tidak di culik yey yey!!(〜^∇^)〜
(づ ̄ ³ ̄)づ
Syukurlah..
__ADS_1