Monster Labil

Monster Labil
Meningkatkan Lagi


__ADS_3

Ada satu hal yang aku ketahui tentang diriku..


Satu hal yang harus aku waspadai bila dekat dengan orang banyak terutama dengan perempuan. Bukannya terlalu percaya diri sih, aku sendiri pun tidak percaya jika aku bisa populer karna aura Hapis ku. Alasam itu berdasarkan dari banyaknya pengalaman makanya aku tahu seluk beluknya bahkan apa yang akan terjadi setelahnya. Ku pastikan itu. Jadi itulah alasan kenapa aku harus waspada atau jangan sampai dekat dengan siswi di sekolah ini. Sekali lagi bukannya terlalu percaya diri tapi memang begitu. Mau seperti apapun menepis alasannya 😒😒


Pasti akan ada yang suka denganku..


Aku terbangun karna dipanggil oleh seseorang. Seorang siswa membangunkanku lalu memberiku uang.


Uang apa ini? Ucapku


Rupanya seorang kaya raya sedang berbagi rezeki untuk murid dan lainnya. Tapi kenapa harus aku? Padahal aku baru masuk. Simpelnya apa yang kita pikirkan itulah jawabannya.


"Makasih banyak ya.."


Sudah diantarkan tapi akunya malah gak mau mencari tahu siapa orang yang memberi, ya itulah sifatku, bersangkutan dengan uang sikapku selalu biasa saja. Mungkin karna kehidupanku yang serba berkecukupan.


Tak boleh, seharusnya aku pandai bersyukur.


Dan hasil dari bersyukur adalah mendapatkan rezeki lagi.


Benar saja. Aku dapat kupon daging lagi.


Dari pondok pesantren kupon daging untuk semua guru dan karyawan SMA. Baru masuk kerja sudah dapat rezeki nomplok. Ustadz Ma'mun berkata "nikmat mana lagi yang ingin kamu dustakan.." arti dari ayat yang sering terulang disurah Ar-Rahman. Sumpah jika aku sendirian gak ada orang pengen sekali menangis sejadi-jadinya.


Aku dapat pelajaran berharga lagi..


_

__ADS_1


Tempat untuk latihan diri..


Benar..


Aku bekerja di sini untuk melatih diri, untuk lebih cepat berkembang dan ingin menguatkan iman.


Ibaratnya sebuah teko itu adalah seorang guru dan cangkir yang siap tuang adalah murid. Guru harus hormat dan cerdas supaya ilmunya tepat sasaran. Dan seorang murid harus melapangkan diri juga pikiran, beradab dengan guru.


Akupun meningkatkan kemampuan belajarku agar dari satu pengalaman bisa menghasilkan lebih dari satu pelajaran bahkan sampai puluhan pelajaran.


Kemampuan baru Zheill "Multiply"


Yaa dengan kata lain mulai dari episode kali ini karakter Zheill lah yang akan jadi tokoh utamanya.. hmm.. hanya firasat sih..


Dekat dengan orang banyak akan sangat menyulitkanku. Aku harus dalam keadaan sadar agar tidak melakukan kesalahan fatal. Menjaga diri solusi terbaiknya. Jangan menganggap yang lain sebagai teman karna karakter labilku bisa keluar saat lengah. Jangan sampai yang lain terkena dampak karakter labilku atau aku sendiri yang akan kesusahan.


Menyelipkan kesadaran ketika diriku terbawa suasana. Kata sandinya adalah..


"fokus fidz.."


Setelah terucap di hati akan langsung tersambung ke ingatan-ingatan yang dipilih seperti mengaktifkan pertahanan, menenangkan diri dan menjaga tingkah atau bisa juga mengingat Allah swt.


Ada kalanya situasi yang berbeda datang.


"itu gajinya saja lebih besar dariku.." kata Bu Enny.


Entah apakah kerjaku yang masih belum bagus ataukah hal lainnya yang membuatnya bisa berucap seperti itu. Tutup pandangan pada orang yang baru kita kenal berfokuslah pada diri sendiri.

__ADS_1


Maka dari itu kemampuan pengingat kali ini sangatlah bagus.


_


Seluruh murid berkumpul di kelas 12 IPS untuk melakukan sosialisasi termasuk para guru. Aku ingin menghindari tapi tidak bisa. Terpaksalah aku ikut bergabung. Sebelumnya aku memang terlambat makanya aku duduk dekat pintu masuk. Di samping kiriku ada Bu Aya.


Emm 😐 rasanya gak enak sekali.. aku merasa sedang diperhatikan oleh murid-murid.


Sosialisasi kali ini tentang penyakit TBC. Salah seorang guru ngaji di sini terkena penyakit tersebut dan sedang dirawat. Maka dari itu sosialisasi dari puskesmas kali ini bertujuan untuk mengenal penyakit tersebut dan pastinya untuk antisipasi penularan.


Aku terinspirasi lagi tentang hebatnya tubuh untuk berkembang.


Mengingat kembali apa yang pernah nenekku alami. Dulu nenekku pernah digigit ular kobra.


...


yap! ular kobra. Mana mungkin ada orang yang bakal hidup setelah digigit ular tersebut maksudku kena racunnya masuk dalam tubuh. Ajaibnya nenekku hidup.


Kata nenekku rasanya setelah digigit ular kobra pandangan langsung buram di perjalanan pulang ke rumah dan sakit beberapa hari. Rasa sakitnya luar biasa kata nenekku pas dihari sakit. Semacam reaksi perlawanan dalam tubuh.


Perbedaan manusia zaman sekarang dan dulu terletak pada makanan, kondisi bumi dan juga aktivitasnya. Supaya bisa mengejar perbedaan tersebut hanya satu cara saja.


Yaitu..


Tekad atau keinginan yang kuat..


Melampaui batasan..

__ADS_1


__ADS_2