
Semua cowok yang punya imajinasi tinggi pastilah pernah memiliki cita-cita jadi super hero. Termasuk aku. Bahkan aku berlatih mengayunkan pedang dengan ranting pohon. Tebas sana sini sampai tanganku lihai dalam mengayunkan sesuatu. Aku berlatih asal-asalan saja. Bila sendirian aku berlatih dengan samsak kayu ulin yang cukup besar dan kuat bekas kandang ayam di belakang rumah.
*gilak kandang ayam aja pakai kayu ulin
Tentu kayu ulin jauh lebih kuat dibanding ranting yang ku gunakan sebagai pedang. Kadang kalau sudah banyak menebas akan patah. Ya iyalah..
Jika bersama teman-teman aku berlatih di hutan sambil berpetualang. Entahlah kenapa aku begitu suka berlatih pedang-pedangan. Pernah sekali aku terkena pidaraan(di ganggu setan atau jin) setelah menebas-nebas rumput di kebun adik sepupuku. Kan cuman rumput jadi kami dengan suka rela menebasnya sebagai latihan. Entah tau apa enggak kalau kami sedang bermain di situ aku juga gak lihat kan beda dimensi.
*padahal yang tukang ganggu adalah kami
Mungkin gak sengaja ketebas.
Pulang dari sekolah pandanganku terganggu oleh bayangan-bayangan hijau seperti asap. Bikin kepala ku pusing lalu sakit. Ya salah ku juga sih tanpa secara resmi mau menebasi rumput-rumputnya. Kalau ada laporan resmi beda lagi.
Kenapa cuman aku yang kena? kerena aku yang paling berisik dan liar ╮(─▽─)╭ haha..
Jika dalam sudut pandang teman-temanku akulah yang paling merasakan serunya bermain sehingga beberapa temanku lebih suka ikut denganku.Aku orang yang paling ceria dibanding yang lain, kharisma ku yang membuat mereka suka. Pernah dipanggil mirip Luffy tokoh utama anime One Piece dan pujian lain. Tapi aku mengabaikan semua pujian itu karena asiknya bermain bersama teman-teman jauh lebih enak dan asik dibandingkan sebuah pujian. Bolang bocah petualang haha.
Fisikku sangat bagus dalam hal kecepatan dan ketangkasan berkat latihan alami di alam liar. Tapi soal kekuatan aku sangat lemah. Aku mencoba beradu kekuatan dengan Yahya. Bermain saling dorong. Siapa yang terdorong dia yang kalah. Aku sangat percaya diri bakal menang melawannya tapi yaa diluar dugaan dorongan sangat kuat dan aku kalah.
Dalam hati terasa gejolak yang pernah aku lupakan.
Ini kah rasanya kekalahan?
Aku bangkit dan meminta sekali lagi beradu dan hasilnya tetap sama.
*Gehh.. kekuatan memang bukan gaya keahlianku. Dulu juga pas pertama kali menendang bola asli eh malah kaki ku yang mental euhh ( ̄~ ̄;)
Ahhh! aku sukanya yang cepat-cepat dan tajam. Spontan rasa sakit tadi ku sembuhkan. Tidak papa lagian kekalahan itu adalah hal yang wajar.
Aku tidak pernah menyadari kalau aku memang suka dalam hal kecepatan. Itu karena aku masih terjebak dalam lingkaran insting. Aku bergerak sesuai apa yang terlintas dalam benakku. Pergi sekolah, bermain, makan, belajar. Semuanya tergerak atas keinginan semata tanpa berpikir dua kali.
Faktanya aku terjebak dalam lingkaran insting adalah saat aku menjawab soal-soal ulangan.
Satupun aku tidak ingat pertanyaan ataupun jawabannya dari lembaran kertas ulangan. Butuh waktu lama untuk menyadari semua itu.
__ADS_1
Entah apakah itu termasuk reaksi penolakan terhadap hal yang tidak disukai ataukah pengabaian.. sama aja sih. Berarti jawaban hilangnya ingatan saat ulangan berlangsung adalah karena
aku tidak suka aja.. ( ̄^ ̄)
Jadi siapakah yang menjawab semua lembaran-lembaran soal ulangan itu?
Nah itulah akar masalahnya..
Insting itu apa sih?..
Aku coba googling pengertian dari insting dalam KBBI. Dan inilah pengertiannya. Pengertian insting adalah
Pola tingkah laku yang bersifat turun-temurun yang dibawa sejak lahir; naluri; garizah;
Psi daya dorong utama pada manusia bagi kelangsungan hidupnya (seperti nafsu berahi, rasa takut, dorongan untuk berkompetisi); dorongan untuk secara tidak sadar bertindak yang tepat.
Well itulah artinya..
Wow!!
__ADS_1
Hebat juga KBBI!! kalimatnya sangat pas sekali dan begitu enak dibaca, dengan mudahnya pikiranku memahaminya. Wow..
Ehem! oke kembali ke permasalahan.
Dilihat dari nilai rata-rata hasil ulangan yang didapat dari tindakan insting sendiri sekitar 60-70% keberhasilannya dan murni tanpa menggunakan kesadaran pikiran.
Sebuah keajaiban bisa lulus SD dan SMP haha(>y< )
Baiklah kurasa pelaku yang menjawab soal ulangan ketika aku tidak sadarkan diri adalah alam bawah sadarku sendiri. Tidak ada unsur campur tangan setan dan semacamnya.. mungkin.
Tentu agak menakutkan. Tapi itu.. potensi dasar setiap orangkan? maksudku insting yang dimiliki khalayak. Potensi dan insting hmm.. Menghubungkan semuanya dengan tiap sub dasar sifat manusia.
Aku suka begini dan begini.
Kelincahan.. lemahnya kekuatan.. warna kesukaan.. makan kesukaan.. suka ceria.. suka bermain.. tidak terlalu pandai pada pelajaran tertulis.. hebat dalam pelajaran olahraga.. kesederhanaan.. mudah merasa puas..
Hidup adalah anugerah yang Tuhan berikan. Bila makhluk hidup sudah terlahir di alam semesta yang telah Tuhan ciptakan maka pastilah garis perjalanan kehidupan makhluk tersebut sudah ada sebelum ia lahir. Apakah ada cara untuk keluar dari lingkaran insting? memangnya lingkaran insting itu sebuah kutukan?
Lingkaran insting itu hanyalah potensi dasar dari diri makhluk hidup. Perbedaan manusia dengan binatang ialah pada kesadaran pikirannya. Binatang buas hanya akan berburu untuk bertahan hidup. Sementara manusia begitu kompleks dan adanya kesadaran pikiran membuatnya bisa berkembang jadi lebih jauh. Dengan usaha akan membuat perbedaan.
Yaa semua orang tau itu.
Perlunya ilmu untuk memahami siapa kita dan potensi dasar apa yang kita miliki. Sehingga kelemahan dan kelebihan bisa kita gunakan secara maksimal dan terarah.
*Termenung sejenak melihat pemandangan..
Ini melelahkan ( ̄ω ̄;)
Butuh tenaga dan pikiran ekstra untuk menghubungkan semua informasinya. Tapi hasilnya lumayan bagus. Dan mari kita keluarkan semua potensi dalam diri kita kemudian...
Hapis itu ekspresi ヾ(@^▽^@)ノ
Beater itu tenaga ( ̄(エ) ̄)ノ
Zheill itu kesadaran (⊙_☉)
__ADS_1