My Marriage Because Of Scandal

My Marriage Because Of Scandal
Kehidupan Yang Nyaman


__ADS_3

Setelah mengantar istrinya ke rumah dan Istirahat sebentar, Devino langsung bergegas pergi kembali dengan Erik menuju ke kantor polisi.


Ia Juga harus menyelesaikan urusannya ini tentang tindakan kriminal yang hampir saja melukai istrinya di rumah sakit.


"Apa maksud semua ini?, kenapa kau tiba-tiba ingin mengincar istriku dan melukainya hah..?"


Bertanya sengit menatap bajingan ini dengan pandangan yang begitu benci dan marah.


Siapapun suami yang melihat istrinya akan disakiti pasti ia akan merasa sangat marah.


Terlebih jika rasa cintanya yang begitu tulus dan mendalam hal inilah yang akan menjadi kekuatan rasa dan cintanya yang begitu besar.


Apapun akan ia lakukan demi kehidupan nyaman istrinya, walaupun sampai mengancam nyawanya sendiri ia tidak perduli, begitulah yang ada di pikiran Devino saat ini.


Ia sangat ingin menghabisi penjahat yang ada di depan matanya ini.


"Katakan apa maksudmu!,apa kau tuli?"Semakin marah karena tidak sabar mendengar lelaki ini untuk segera berbicara dan menjelaskannya.


Ia juga ingin sekali menghajarnya sekarang juga, namun ia berusaha untuk tetap menahan amarahnya.


Lelaki ini dengan pengecutnya hanya terdiam dan menggelengkan kepalanya,ia tidak memiliki perasaan dan keberanian untuk berbicara kepada Tuan Devino yang terlihat begitu marah ini.


" Barkkk.... Katakan pengecut!, kenapa kau hanya menggelengkan kepala mu,kau tidak punya mulut..?, katakan bodoh!"Melotot tajam, bahkan ia sampai menggebrak meja saking marahnya hati ini.


"Hehehe... kenapa anda marah-marah kepadaku?,aku pengecut?, nama yang bagus,nama ini bagus untukku kan hehehe.."


Semua yang ada di sini menjadi bingung dan terbengong menatap lelaki yang terlihat aneh ini.


"Jangan bercanda!,kau pikir aku sedang bermain-main hah?.."


Terlihat semakin marah.


"Kenapa anda terus memarahiku?, memang apa kesalahanku?,aku kan hanya bermain-main tadi.."


"Plakkk..."menampar keras pipi lelaki bajingan ini.


Terlihat juga ada beberapa tato yang menempel di tubuhnya itu.


"Bermain-main kau bilang,kau tidak memiliki otak?"


"Kenapa anda menamparku?,dia jahat...,kau sangat jahat...hiks...hiks..."


Aneh sekali kenapa dia tiba-tiba bersikap seperti ini, bukankah di rumah sakit tadi ia terlihat baik-baik saja saat aku menamparnya.


Erik juga tidak bisa berkata-kata, lelaki ini benar-benar sangat aneh dan menyebalkan.

__ADS_1


"Kau berpura-pura?, pintar sekali kau berakting...?, katakan kepadaku siapa yang menyuruhmu hah?, katakan!"


Semakin Berteriak Devino menatap lelaki ini,tapi ia malah menangis dan mengumpat-kan dirinya.


"hiks..hiks..., tidak ada.."Malah tangisan lelaki ini yang ia dengar.


"Beginikah seorang preman?,apa preman itu menangis?, Brakkk..,ada apa dengan lelaki gila ini..?,apa dia tidak waras?,apa dia memiliki gangguan kejiwaan?, kenapa semuanya hanya terdiam?..."Berteriak menatap semua orang yang terdiam di ruangan kantor polisi ini.


"Kami sudah memeriksanya Tuan Muda,ini laporan hasil tes kejiwaannya..."


Menunjukkan sebuah amplop besar berwarna putih hasil tes kejiwaan lelaki ini.


Memang dari hasil tes itu sendiri menunjukan bahwa ia mempunyai riwayat kejiwaan yang kurang, alias pernah gila sebelumnya.


Namun karena tingkah lakunya yang begitu aneh membuatnya tidak percaya dan terus merasa marah.


"Aku belum percaya ini!, berikan hukuman yang pantas untuknya, karena dia juga sudah melukai bodyguard istriku, kalian paham kan?, mungkin saja dia hanya pura-pura gila sekarang,aku tahu sikap licik seseorang, tahan dan kurung dia di dalam tahanan,aku tidak mau tahu, orang seperti ini jika di lepas pasti akan meresahkan banyak orang, kalian paham?"


"Paham Tuan Muda.."


"Maka laksanakan!"


"Baik, Tuan Muda!"


"Yang terpenting sekarang adalah jaga dan kawal Anjani dengan ketat Erik!, orang jahat ada di mana-mana sekarang,aku juga tidak ingin ia terluka, dan hal ini aku benar-benar tidak mau terjadi lagi"


"Aku tahu... mungkin karena dia itu istriku jadi banyak orang yang mengincarnya, terlebih satu pesan misterius yang ia beritahu kepadaku, aku benar-benar penasaran siapa orangnya..."


"Baik Tuan Muda,aku berjanji akan membantu dan senantiasa mengawal Nona muda dengan baik, tidak akan terjadi hal seperti ini lagi padanya, terlebih jika banyak pengawal yang menjaga Nona muda nantinya,kita pasti akan mengawal Nona muda dengan baik..."


"Tapi pesan misterius apa Tuan Muda?"


"Ia mengancam Anjani,akan datang dan mengacaukan hubungan ku denganya,tapi.. aku sudah memenangkan Anjani, kalau aku tidak akan pernah berpaling sedikitpun darinya, walupun hanya sedikit,aku juga berjanji, tidak akan pernah melirik wanita manapun kecuali dirinya, cukup dia saja... hanya dia saja yang ada di hidupku, tidak ada yang lain.."


semoga hubungan kalian bahagia selamanya Tuan Muda,aku do'a kan tidak akan ada penghalang yang menghalangi hubungan kalian,


Untuk pesan ini, aku sendiri yang akan menyelidikinya,aku yakin ada orang dekat yang sedang bermacam-macam.


****


Beberapa hari kemudian, Susana di meja makan.


"Aku dengar ada kejadian buruk yang menimpa Anjani saat di rumah sakit waktu itu mah, tapi ia berhasil selamat dan terselamatkan..."Daniel yang sedang berbicara dengan nada seriusnya sambil mengunyah sandwich yang ada di mulutnya itu.


"Benarkah,kejadian apa yang menimpanya?"Bertanya santai kepada putranya ini yang sedang berbicara.

__ADS_1


Semuanya tampak menyengkrut-kan dahinya merasa penasaran, sedangkan Tuan besar sedang melakukan rutinitasnya di pagi hari.


"Ada seseorang yang ingin melukainya dengan pisau dari belakang, namun ia langsung di selamatkan oleh bodyguardnya, dan lebih hebatnya lagi yang menyelamatkannya itu adalah seorang perempuan..,ia bahkan sampai heboh di perbincangkan di media sosial, karena begitu pintar dalam bela diri, aku melihatnya di hasil upload salah satu pengunjung rumah sakit yang mempublikasikannya..."


"Benarkah, siapa dia?, apakah Tita?"


"Bukan,ia orang lain"


"Bodo amat lah..."


"Tapi semenjak kejadian itu, pengawalnya di perketat, bahkan kemanapun Anjani pergi akan di kawal oleh enam anak buahnya termasuk perempuan yang menyelamatkannya itu, cih...kakak benar-benar lebay,aku benar-benar tidak menyangka hal seperti ini akan ia berikan kepada istrinya sepenuhnya, cinta sekali rupanya..."Tertawa sinis menunjukan raut wajah tidak sukanya dengan hal ini.


Di kawal?, bararti tidak akan ada yang bisa menggangunya jika ia saja sampai di kawal enam bodyguard sekaligus.


Terlebih jika bodyguard Papah, mereka kan benar-benar seperti besi, tahan banting...


"Tapi aku jadi iri sayang, kenapa kau tidak pernah bersikap seperti kak Devino pada istrinya,dia terlihat begitu sayang dan menyayangi istrinya, kenapa kau tidak bersikap seperti ini kepadaku?"Bertanya manja sambil merangkul lengan tangan suaminya.


"Menurutku itu lebay, perasaan itu cukup disini, buat apa aku harus bersikap seperti itu....!"Menunjukan jantung dadanya, membuat Emely bermuka masam.


"Ihhh... sayang"


"Sudahlah, lanjutkan saja makan kalian..."


Wajah datar yang nyonya besar tunjukkan ke pada mereka berdua ini.


"Jangan minta yang aneh-aneh, terlebih jika kau menyuruhku untuk bersikap dan berubah seperti kakak, aku tidak akan mau,ia hanya bisa memikirkan dirinya sendiri..."


Berbicara sengit, terlihat sekali Daniel yang sewot sendiri menanggapi hal ini.


Mungkin ia iri dengan semua ini, ataukah ia merasa kesusahan untuk mendekati kakak iparnya nanti.


Terkadang musuh saja muncul di dalam selimut, tak ada orang yang baik dan suci di dunia ini.


****


Hari berlalu begitu cepat.


Tak terasa beberapa bulan telah berlalu.


Semenjak kejadian itu kini kehidupan Anjani berubah,ia benar-benar seperti seorang putri yang di kawal.


Kini kandungannya semakin membesar.


Berkat penjagaan dan kawalan para Anak buahnya yang begitu bertanggung jawab membuat Anjani benar-benar hidup aman dan nyaman.

__ADS_1


__ADS_2