My Marriage Because Of Scandal

My Marriage Because Of Scandal
Malam Erik dan Tita


__ADS_3

Malam ini suasana Apartemen begitu sepi karena hanya terdapat dua orang saja disini,


Erik dan Tita sedang berada di sofa tamu sambil menonton TV.


Sedangkan Erik sedang sibuk memainkan ponselnya untuk membalas pesan-pesan Tuan Muda.


"Kita akan kembali ke rumah Tuan Muda besok!, untuk sementara waktu kita juga tinggal disana...!"


Berbicara sambil mengetik layar ponselnya, bahkan Tita tidak mendengarnya ataupun menjawab perkataannya,


membuat Erik penasaran dan menghentikan aktivitasnya yang sedang mengetik itu.


Melihat istrinya yang malah tertidur di sofa membuatnya menatapnya lekat..,


Pantas saja dia tidak menjawab ku, ternyata ia tertidur,


Tapi... manis juga kalau ia sedang tidur,


Tersenyum sendiri dan masih menatapnya lekat,lalu meletakkan ponselnya di atas meja.


Melihat istrinya yang merosot dari tidurnya membuatnya segera menyediakan bahunya untuk Tita.


Bibir Tita tampak terlihat licin dan merona kali ini, membuatnya menelan ludahnya sendiri saat melihatnya.


Kemudian ia mencoba mengalihkan pandangannya kembali menatap TV, lalu menatapnya lagi.


kenapa aku jadi ingin menatapnya terus si..?, kenapa ia begitu terlihat manis saat tertidur,


apa dia sudah pandai berdandan?,


Tidak tahan dengan ini.. lalu Erik mengecup bibir istrinya sesekali dan membelai kepalanya lembut.


Posisi Tita semakin merosot ke dadanya, sepertinya ia benar-benar ngantuk berat saat ini.


Erik tidak bisa berkutik dari duduknya, karena ia sedang berusaha menjaga tidur Tita dengan baik, namun lama kelamaan tanganya terasa pegal sendiri menahan kepalanya, membuatnya mencoba berdiri dari duduknya.


Sebaiknya kita pindah ke kamar saja,


dari pada kau tidak nyaman tidur di sini...,


Menggendong istrinya lembut dan begitu pelan-pelan menuju ke dalam kamarnya.


Lalu membaringkan istrinya dia atas ranjang dengan pelan-pelan juga.


Suasana malam ini tampak begitu panas, terlebih AC kamar masih mati belum menyala.


Hal ini membuat Tita berkutik dan mengangkat bajunya tiba-tiba karena merasa panas dan gerah


"Hey apa yang kau lakukan...?" berbicara pelan sambil menahan tangannya yang sedang berusaha mengangkat bajunya itu.


Jangan sampai dia benar-benar menggodaku dengan gaya tidurnya yang imut ini...


Menatap sekujur tubuh istrinya,ia terlihat begitu seksi dan menggoda saat memakai rok..,


kakinya yang mulus putih dan panjang itu pun terumbar, bahkan terlipat dengan menarik, membuat Erik tergoda dan terus menatap sekujur tubuhnya itu.


Lalu menggelengkan kepalanya sendiri berusaha untuk sadar akan pandangan-pandangan yang menggoda ini.


Sejak kapan ia berubah penampilan seperti, sepertinya akhir-akhir ini dia terlihat lebih kalem dari yang biasanya...,


dia juga terlihat seksi seperti perempuan lain,


Membenarkan baju istrinya dan menurunkan kembali setelah menampakkan area pusar perutnya yang terlihat putih bersih itu.


Jika aku terus disini pasti aku akan semakin gila melihat semua pemandangan ini, sebaiknya aku keluar saja..


Ia akan segera pergi dan mencoba menyelimuti istrinya dengan selimut.


Namun hal ini membuat Tita sadar,ia langsung membuka matanya karena terganggu dengan langkah Erik yang menyelimutinya.


Menatap suaminya yang sedang menyelimutinya membuatnya kaget dan berdiri.

__ADS_1


"Aku ketiduran...?"beranjak berdiri dari tidurnya karena merasa kaget.


"Ini memang sudah malam. ..!,tidurlah kembali..!"


Menyuruh istrinya untuk tidur lagi dan menyelimutinya lagi.


"Kau mau kemana?..,kau tidak ingin tidur denganku...?'"Tanya Tita lembut sambil membuka tutup matanya menatap Erik, karena ia sedang menahan rasa ngantuk beratnya itu.


"Bukan begitu...,aku hanya akan mengambil ponsel...!"


"Aku ingin tidur denganmu!, tapi kenapa ini panas sekali..!"memejamkan matanya kembali sambil membuka bajunya.


Membuat Erik terbelalak, melihatnya yang benar-benar membuka baju lalu melemparkannya begitu saja ke lantai.


Gila yah!, dia itu sadar gak sih,


apa dia tidak waras?


dia benar-benar menggodaku sekarang


Haha... makin tidak waras tuh Erik melihat tingkah Istrinya yang menggoda.


Melihat istrinya yang tertidur pulas kembali membuatnya menggelengkan kepalanya, sepertinya Tita berada di fase-fase antara sadar dan tidak.


Seksi banget lagi...,


apa-apaan si dia ini, dia sedang menggodaku yah..


Erik melihat penampilan istrinya kembali, yang hanya memakai tank top hitamnya dan benar-benar membuat matanya berkeliaran dan tak terkendalikan mantap area dadanya yang menimbul itu.


Gila... ini benar-benar menggodaku...,


aku tidak bisa begini,aku harus keluar sekarang


Kemudian Erik keluar dari kamarnya untuk mengambil ponselnya yang masih tergeletak di atas meja.


"Sampai segitunya ia nglindur saat tidur hah? memang sih panas banget hari ini,tapi gak usah berpenampilan seperti itu juga kan bisa...!"Erik ikut merasa gerah sendiri saat ini.


Melihat beberapa pesan yang belum di buka membuatnya penasaran dan membuka pesan itu terlebih dahulu sebelum ia kembali ke kamarnya,


Ia terdiam lama di ruangan utama, mungkin ia sedang membalas pesan-pesan penting dari seseorang yang masuk ke ponselnya itu.


"Jeddderrr....!"tiba-tiba kilat bergemuruh dan mulai hujan.


"Subhanallah..!"Erik begitu kaget,hampir saja ia melempar ponselnya yang ada di genggamannya.


"Aaa..."


"Tita?..."


Teriakan dari dalam kamar membuatnya panik dan berlari menemui istrinya, karena Erik tahu istrinya begitu takut akan suara petir.


Langsung terlihat,Tita yang begitu ketakutan dan menutupi kedua telinganya dengan kedua tangannya itu.


"hiks...hiks...ibu...aku takut Bu.. hiks...."menangis begitu ketakutan, bahkan ia terlihat gemetaran di pojokan ranjang.


"Tita...!"Panggilan Erik lembut yang sudah menghampirinya dengan terburu-buru.


"Kenapa kau meninggalkanku..?,kau sengaja meninggalkan ku?,kenapa kau meninggalkanku sendirian..?,hiks..hiks..aku kan takut....!"masih menutupi kedua telinganya dengan kedua tangannya di pojokan ranjang itu.


"Maaf... maaf.., aku tidak tahu jika akan ada petir seperti ini!, aku... juga tidak ada niatan untuk meninggalkanmu Tita...!"Semakin mendekat untuk menangkan istrinya dan memeluknya erat.


"Jeddderrr..."bunyi petir berbunyi kembali dan terdengar berulang-ulang, membuat Tita semakin beringsut dan menyembunyikan wajahnya di bekapan dada Erik karena merasa takut.


"Tenanglah!, tidak akan terjadi apapun padamu, ini hanya sebentar saja, tenganlah...!"


Ya ampun... dengan keadaan seksi begini dia malah memelukku begini, kenapa tiba-tiba jantungku berdebar-debar begini si..


"Kau baik-baik saja kan?"mencoba membelai kepalanya dengan lembut untuk menghilangkan rasa canggung di pelukannya ini.


Mencoba melepaskan pelukan Erik setelah beberapa saat tidak mendengar suara petir itu kembali.

__ADS_1


Menganggukan kepalanya, lalu ia baru sadar setelah melihat penampilannya yang begitu seksi.


"Hah.."Dengan cepat ia menutupi tubuhnya dengan selimutnya, lalu teringat akan dirinya yang membuka baju di hadapnya.


aku kira aku mimpi, kenapa ini kenyataan..


Tita kira saat ia membuka baju itu adalah mimpi tidurnya tadi, ternyata ini kenyataan.


Aku membuka bajuku sendiri di hadapannya ini benar-benar memalukan...


Merasa malu sendiri sekarang,


"Telat!, aku sudah melihat penampilan mu sejak tadi, lagian kau mimpi apa?, hingga tidak sadar saat melakukannya?.."


"Iihh..."bingung harus berbicara apa, ia merasa malu sendiri sekarang dengan wajah basahnya karena menangis itu sambil mengalihkan pandangan.


Lalu Erik terseyum mendekatinya, sementara Tita terdiam murung karena merasa malu dengan suaminya sendiri.


"Ku tidak Papah?"manatap istri lekat memegang dagunya lembut agar istrinya menatapnya kembali.


"Jeddderrr..!"


Bunyi petir lagi, membuat Tita memejamkan matanya dan menutupi kedua telinganya kembali.


"Tolong berhenti..aku takut..hiks..hiks..."


Ternya dia ini cengeng sekali...


"Apa yang kau lakukan?"mengalihkan tanganya dari telinganya, membuat Tita terdiam menatap tingkah suaminya ini.


Petir masih terdengar bergemuruh di luaran, namun Tita merasa terhibur dengan tingkah suaminya saat ini.


"Kau pernah mempunyai kenangan buruk tentang hujan dan petir?"bertanya lembut menatap istrinya,lalu Tita hanya bisa terdiam sambil menganggukkan kepalanya menatap suaminya yang bertingkah aneh saat ini.


Tiba-tiba Etik membelainya dengan lembut, menatapnya lekat, lalu mengusap air matanya yang membekas di pipinya.


"Maafkan aku..!, telah membuatmu menangis kali ini..!"Menyandarkan keningnya di kening istrinya.


Membuat Tita terbelalak dan merasakan sentuhannya yang begitu lembut dan tiba-tiba ini.


"Jika kau pernah mempunyai kenangan buruk di saat suasana seperti ini.. maka ingatlah aku!, aku yang akan memberikan kenangan indah untukmu saat ini.."Tangan itu sudah beralih ke pinggang istrinya lalu merangkulnya dengan lembut untuk mendekatkan istrinya agar lebih dekat lagi.


Apa yang dia lakukan?,


jantungku...


Berdebar-debar begitu kencang hati Tita, seakan-akan mau meletus tak tahan menahan rasa debaran sambil menatapnya suaminya lekat.


"Kau cantik..."


Mencium bibir Tita yang tampak terbengong itu, kemudian melepaskannya kembali,laku berbicara dengan sepenuh hatinya kepada istrinya yang sedang terdiam kaku tak berdaya dengan sentuhannya itu.


"Maafkan sikapku selama ini!,aku sudah menyakiti hatimu dan membuat mu terluka.., maafkan aku Tita, aku salah!,aku baru sadar kalau aku mencintaimu..,aku benar-benar minta maaf... telah membuatmu menangis malam ini!"Tangannya semakin mempererat pelukannya dan bahkan memaksa Tita untuk duduk di pangkuannya.


Taukah kau Erik, Tita benar-benar merasa bahagia mendengar ucapanmu yang manis ini, bahkan ia mulai melupakan tentang petir karena perlakuan mu..,ia malah menangis kembali karena merasa begitu bahagia dan terharu mendengar semua ini dari mulutmu.


"Hiks... hiks.."Sudah mencoba menahan tangisnya tapi tetap saja tidak bisa,ia menangis manatap suaminya lekat.


"Kenapa kau menangis lagi...?"Tanya Erik lembut menatap istrinya lekat, perasaan ini juga tidak tega melihatnya menangis.


"Karena aku bahagia...hiks..hiks.."mengusap air matanya sendiri.


Erik hanya tersenyum kecil mendengar perkataannya dan merasa bersalah sendiri saat ini.


Melihat air mata kebahagiaan di mata istrinya juga membuatnya ingin semakin menyentuhnya sepenuhnya,


Ia langsung saja merenggut bibirnya tiba-tiba.


Lalu Tita pun melayaninya dengan sangat baik dan lembut.


Membuat Erik semakin terjebak dengan tingkahnya sendiri sekarang.

__ADS_1


Tangan itu mulai menjalari lekuk tubuh istrinya dengan lembut, seakan-akan ia sedang memijat-mijat punggung istrinya sambil menciumnya penuh gairah.


Malam ini adalah malam yang paling indah bagi Tita dan Etik, keduanya sedang berpacu dalam romansa cinta yang terpendam selama ini.


__ADS_2