My Marriage Because Of Scandal

My Marriage Because Of Scandal
Antara Menantu dan Mertua


__ADS_3

Suasananya masih begitu tegang di dalam kamar,


Lindungi hamba ya Tuhan, kuat kan aku untuk menghadapi mereka semua, terutama ibu mertuaku yang sangat membenciku saat ini...


"Kenapa kau terlihat begitu tegang Anjani?"Terseyum menatap menantunya.


Anjani hanya terdiam, mencoba menenangkan dirinya.


"Tenganlah!, mamah tidak akan berani melakukan apapun, karena kau adalah milik Devino kali ini, tapi sayang...Devino pergi meninggalkanmu hari ini, karena sebenarnya aku yang menyuruhnya untuk mencari wanita lain yang lebih layak dan pantas untuknya!"


Senyuman manis sang ibu mertua masih ia tampakkan menatap Anjani yang masih terdiam tidak mengatakan apapun.


"Mungkin putraku memang menikahi mu!,tapi raganya saja, jiwanya tidak!, karena jiwanya hanya untuk Allena seorang!,dan Allena pasti akan segera balik dari luar negeri dan segera merebut raga Devino yang kau ambil untuk kembali kepadanya sepenuhnya..!"


Melihat Anjani yang tidak merespon perkataanya membuat ibu mertuanya semakin geregetan.


"Hanya itu saja yang mamah sampaikan?, tidak ada lagi?"


Dengan senyuman manis Anjani pun ikut gregetan menjawabnya.


Cih..,sial!,


kenapa dia tidak cemburu aku bilang begitu...


"Devino tidak mengabarimu bukan?,aku yakin dia sedang bersenang-senang dengan wanitanya!, lagian dia pulang besok lusa!,kau tahu dia pergi kemana?, pastinya dia itu pergi keluar negeri untuk menemui kekasihnya, bukan keluar kota, makanya ia terlihat sangat sibuk!"


"Aku tidak keberatan mah!,aku sungguh tidak keberatan!, biarkan suamiku bersenang-senang!,jika ini yang membuatnya senang!"


Ajani yang masih tersenyum manis mengatakannya.


Terbuat dari apa wanita ini, apa dia tidak sakit hati,


bagaimana caranya agar aku bisa mengusirnya dari sini,


Ibu mertua merasa semakin geram untuk mencoba membuat sakit hati Anjani, agar ia tidak betah dan keluar dari rumahnya ini.


"Aku yakin, Devino menikah mu hanya karena dia itu kasihan terhadapmu,kau sedang mengandung anaknya, jadi ia hanya ingin menikahi mu sebentar!, mungkin setelah ia lahir!, Devino pasti akan segera mengusir mu dari rumah ini!"


"Itu lebih bagus mah!,aku juga tidak ingin berlama-lama dengannya!"

__ADS_1


"Cih, benarkah?,semua wanita pasti menginginkan putraku!, aku tahu itu...,hanya karena dia kaya kan?,sama sepertimu!,kau melakukan cara apapun untuk mendapatkan putraku..ya kan?, supaya mendapatkan uang dan kekayaannya?,iya kan?"


"Mohon maaf dengan segala hormat mah!,aku bukan wanita sepicik yang Mamah pikirkan!,aku juga ingin anak ini segera lahir dan berpisah dari anak anda!"


"Kenapa menunggu lahir?, kenapa tidak kau gugurkan saja kandungmu!"jawab ibu sinis.


Apa dia tidak memiliki hati sedikit saja sebagai seorang ibu,


Bagaimana seorang ibu membunuh anaknya sendiri yang sedang ia kandung,


apa dia tidak berpikir betapa kejamnya dan dosanya diri ini,


"Maaf mah!,aku tidak sekejam yang mamah pikiran!"


"Sudah kuduga...!, kau pasti akan menolaknya!, katakan saja kalau kau menginginkan uang yang banyak dari putraku ya kan?"Ibu yang belum menyerah juga untuk membuat sakit hati Anjani.


"Cukup mah!,aku bukan wanita seperti itu!, bukannya anak anda yang bersalah karena telah merebut hidupku dan memperkosa ku!"


Anjani yang sudah terpancing emosi.


"Kau memang sudah menjadi menantu di keluarga ini!, tapi bukan berarti kau dan keluargamu terbebas dari hutang-hutang Anjani!,kau tahu kan hutang keluargamu berapa kepada keluarga ku yang masih tersisa?"


Anjani terdiam mendengarkan perkataannya, karena hutang yang ia miliki masih senilai 130 juta.


Apa segitu bencinya ia Kepada diriku,


setidaknya jika ia tidak merestui pernikahan ini dia melarang putranya untuk menikah,


tapi kenapa dia membiarkan ini semua terjadi..


"Beri aku waktu untuk melunasinya!"Anjani yang tidak bisa berbuat apa-apa,ia hanya bisa menuruti perkataannya, karena ia tahu posisinya yang sekarang.


"Cih,aku rasa kau tidak akan sanggup!, sedangkan hidupmu sekarang cuma duduk dan bersantai, lalu bagaimana kau bisa mendapatkan uang untuk melunasi hutangmu itu?"


"Baiklah, aku mohon jangan hancurkan keluargaku!, apalagi menyita rumah ku!,aku akan melakukan apapun untuk melunasi hutang-hutang keluargaku!, tapi aku mohon jangan menyita rumah ku!,itu satu-satunya harta yang kami punya dan aku miliki, mau tinggal dimana adik dan ibukku,aku mohon jangan lakukan itu mah..!".


Anjani terlihat begitu memohon, bahkan sampai menitikkan air mata


Akhirnya aku bisa menaklukkannya juga, gampang sekali membuatnya terpuruk,

__ADS_1


"Sungguh!,kau benar-benar memohon!"sambil memainkan rambut menantunya yang terlihat berkilau itu.


"Aku benar-benar memohon Mamah!,aku mohon, jangan lakukan apapun pada keluargaku!,aku yang akan menanggung semuanya,tapi aku mohon bebaskan mereka semua dari hutang ini,biar aku yang menanggungnya!"


"Owh... baik sekali kamu sayang,aku tidak menyangka ternyata kau sangat baik dan polos!"dengan senyuman penuh kemenangan menatap Anjani.


"Baiklah! kalau begitu Turuti semua perkataan dan perintahku!, supaya kau bisa melunasi hutang-hutang keluarga mu apa kau bisa?"masih memainkan rambutnya dan terlihat begitu senang.


"Baiklah!,aku akan menuruti apa yang mamah katakan, aku akan melakukannya!"


"Bagus!,kalau begitu, siapkan seluruh makan malam untuk malam ini!,dan aku minta kau yang meraciknya dan mengantarnya ke meja makan!,apa kau bisa melakukannya?"


Kenapa dia tidak menjadikanku seorang pelayan saja,apa gunanya seratus menantu yang aku miliki saat ini,


"Baiklah!,aku yang akan melakukan itu semua!"


berbicara pelan sambil menunggu karena ia tahu ini yang harus ia lakukan sekarang.


"Dan jangan lupa!, kau juga yang membereskan semua peralatannya nanti!, karena pelayanmu yang sok pemberiani itu sudah aku singkirkan, pastinya tidak ada yang membantu mu kali ini!"


"Apa yang mamah lakukan pada Tita!,aku mohon jangan lakukan apapun padanya!, jangan sakiti dia,aku mohon mah!"


"Ini adalah hukuman baginya!,ia harus menerima ini semua karena mu, karena dirimu yang membuat susah orang lain!''


"Aku mohon mah!,aku mohon jangan lakukan apapun padanya!"Anjani benar-benar memohon dan menitikkan air mata.


"Baiklah!,aku jamin keselamatan untuknya!,tapi jika kau benar-benar melakukan tugasmu dengan benar, dan menuruti semua perintahku!,kau mengerti sayang?"Tanyanya sambil tersenyum penuh kemenangan.


Anjani menganggukan kepalanya, mendengar perkataannya,dan membuatnya segera pergi dari ruangan kamarnya.


Bodoh sekali dia ini, bukannya memikirkan dirinya sendiri malah memikirkan orang lain,


wanita malang,


Anjani terpuruk dari duduknya ke lantai,ia mengeluarkan air matanya yang sudah ia tahan sejak tadi,


Ia Menguras seluruh emosi dan air matanya untuk menenangkan seluruh perasaan yang sedang ia rasakan kali ini.


Ia merasa begitu sakit dan tertekan, begitu sesak dadanya saat menahan ini semua,ia ingin sekali pergi dan menjauh dari kehidupannya yang sekarang.

__ADS_1


Aku pasti bisa melakukannya,jaga kandungan ku ya Tuhan jika aku harus berkerja melayani mereka,


Mengusap air matanya dan segera keluar dari ruangan kamarnya untuk menyiapkan maka malam keluarga ini.


__ADS_2