NAFKAH TAK LAYAK DARI SUAMIKU

NAFKAH TAK LAYAK DARI SUAMIKU
Menyalahkan Nasib


__ADS_3

Berada dalam balik jeruji tak membuat Ibunya Ridwan jera, disana ia masih saja berkata pedas dan seenaknya, tak jarang ia menjadi sasaran bullyan napi lainya karena sifatnya yang congkak dan arogan.


"Hei...perempuan tua, kejahatan apa yang kau buat hingga kau bisa masuk ke hotel ini" tanya seorang napi yang bertubuh gempal pada Ibunya Ridwan, namun Ibunya Ridwan sama sekali tidak menanggapi pertanyaan dari napi tadi.


"Kamu ini budek apa gagu?" bentak napi bertubuh gempal tadi.


"Nggak usah teriak-teriak aku nggak budek cuma malas saja, berbicara pada penjahat macam kalian" ucap Ibunya Ridwan.


"Ahhahahahahha....ahhah" sontak ucapan Ibunya Ridwan langsung disambut oleh perempuan bertubuh gempal tadi dan napi lainya.


"Kenapa kalian ketawa? Apa kalian pikir ini lucu?" sewot Ibunya Ridwan.


"Hei Ibu tua, yang masuk ke hotel prodeo ini tidak ada manusia suci termasuk dirimu, jadi jangan merasa sok suci, dan bilang kamu terpaksa, atau dijebak atau apalah yang pastinya kalau kamu masuk kesini itu artinya kamu bukan manusia baik-baik mengerti!" bentak Wanita bertubuh gempal itu. Perang mulut terjadi dalam penjara itu, wanita bertubuh gempal itu tidak terima karena Ibunya Ridwan selalu saja membatah kata-katanya, dia mendekat lalu menjambak, menendang bahkan meludahi Ibunya Ridwan.


Ibunya Ridwan hanya bisa menangis meratapi nasibnya kini, kalau soal adu mulut memang ia jagonya namun, tenaga dan kekuatan fisiknya sudah tidak mampu lagi tak sebanding dengan kata-katanya.


"Ini penjara hei wanita tua, jaga bacotmu kalau masih ingin selamat disini, satu hal lagi yang harus kamu tau, aku sini ratu tak ada satu orangpun yang berani menolak perintahku, jadi aku harap kamu jangan coba-coba bermain-main denganku" ucap wanita bertubuh gempal tadi sambil menjambak Ibunya Ridwan.


"Ampun...ampun, tolong lepaskan rasanya sakit sekali, aku minta maaf padamu, aku berjanji untuk patuh padamu, hiks...hikss..hiks" ucap Ibunya Ridwan si sela-sela tangisnya.


"Sekarang kamu pijitin aku sampai tertidur!" perintah wanita bertubuh gempal tadi.


"I..iya, baiklah" ucap Ibunya Ridwan sambil beruarai air mata.

__ADS_1


Hari demi hari hanya penyiksaan dan pembulian yang didapat oleh Ibunya Ridwan tubuhnya kian kurus kering,matanya sayu, belum lagi sekujur tubuhnya memar akibat siksaan dari napi-napi lain, mengadu pada Ridwan pun rasanya percuma karena anaknya juga tidak bisa berbuat apa-apa, ia berpikir keras bagaimana caranya agar bisa keluar dari tempat ini, melarikan diri rasanya tidak mungkin tubuhnya yang renta tidak mungkin lari dengan cepat.


"Ahhh....aku punya ide agar aku tidak dikasari oleh napi lain,aku juga malas sekali setiap hari harus meladeni mereka belum lagi jatah makanku sering dipalak oleh mereka"batin Ibunya Ridwan


"Hahaha...hahah, hihihi....,kamu siapa hahahaha...,kamu cantik sekali hihihi" ucap Ibunya Ridwan yang acting pura-pura gila.


"Hai kamu ini kenapa? Udah gila ya kamu?" tanya salah satu napi, melihat reaksi temannya, Ibunya Ridwan semakin menjadi ia mengacak-acak rambutnya sendiri lalu menyanyi dan menari sesuka hati.Melihat hal ini salah satu napi langsung lapor pada Sipir, setelah mendapat laporan dari salah satu napi, Sipir langsung kelokasi melihat kondisi Ibunya Ridwan, begitu melihat Sipir datang Ibunya Ridwan makin menjadi. Actingnya benar-benar luar biasa.


"Ibu Tini, ini ada uang buat kamu makan-makan" pancing Sipir seraya menyerahkan dua lembar uang merah pada Ibunya Ridwan.


"Uang, buat apa uang toh disini uang juga nggak ada gunanya" batin Ibunya Ridwan sambil melirik uang ditangan Sipir.


"Yakin nggak mau bu, uang ini bisa beli makanan yang enak kalau anak Ibu kemari dan Ibu bisa menitipkan pada saya setelah anak Ibu datang baru uangnya diminta" pancing Sipir


"Ibu, kenapa Ibu bisa seperti ini?" ucap Ridwan sambil menangis lalu memeluk Ibunya erat walau bagaimanapun keadaanya Tini adalah Ibu yang selama ini ia junjung tinggi segala titahnya ia laksanakan, lalu kenapa sekarang Ibunya jadi seperti ini, Ridwan sangat sedih.


"Maafkan Ibu Wan, namun hanya dengan cara seperti ini Ibu bisa keluar dari tempat terkutuk ini, setidaknya di RSJ Ibu tidak akan mendapat penyiksaan" batin Ibunya Ridwan


"Kamu siapa? Hihihihi...kamu ganteng sekali hhahaha....tapi aku sedih" ucap Ibunya Ridwan kembali beracting.


Ridwan semakin prihatin dengan kondisi Ibunya, terpaksa ia menanda tangani persetujuan bahwa Ibunya akan dimasukkan di RSJ.


Sesampainya di RSJ Ibunya Ridwan langsung digabung dengan pasien-pasien lainya, Setelah beberapa saat menunggu Ibunya disana Ridwan berpamitan, Sepeninggal Ridwan Ibunya Ridwan sebenarnya agak takut berada ditengah-tengah orang gila dan dia harus acting gila ditengah-tengah orang gila.

__ADS_1


Tiba-tiba ada pasien lain mendekati Ibunya Ridwan, ia sedikit bergidik didekati orang gila beneran, tak lama kemudian pasien itu mengelus pipi Ibunya Ridwan.


"Anakku sayang, ini Ibu nak" ucap perempuan gila itu, Ibunya Ridwan langsung berteriak lari, namun hal itu malah membuat orang gila itu semakin girang


"Jangan lari-lari nak!, nanti kamu jatuh" ucap Orang gila itu lalu sekuat tenaga ia mengejar Ibunya Ridwan dan naasnya Ibunya Ridwan tertangkap oleh orang gila itu lalu mulutnya di sumpal kerikil.


"Ini kamu makan dulu, nanti kamu lapar habisin sayang" ucap Orang gila itu terus menyumpal mulut Ibunya Ridwan dengan kerikil, Ibunya Ridwan berusaha berontak namun tenaganya tidak sebanding dengan orang gila itu.


Sementara orang gila lainya menari-nari didepan Ibunya Ridwan sambil meludah, sesekali ia melirik Ibunya Ridwan.


"Hai...kakak sini, ini adek kamu sudah ketemu, kamu cium dulu" perintah orang gila itu pada teman sesama gilanya.


dengan patuh orang gila yang satunya mencekal tangan Ibunya Ridwan lalu menciumi pipinya, sungguh Ibunya Ridwan merasa mual perutnya diciumi oleh orang gila itu.


"Aku bisa gila beneran kalau setiap hari begini" batin Ibunya Ridwan


Ia benar-benar frustasi saat ini, berada dipenjara ia tidak tahan disiksa setiap hari sedangkan disini ia bisa gila sendiri melihat kelakuan orang gila disini


Tbc...


Jangan lupa like,comment,favorite kasih kembang atau kopi juga boleh


Love u all

__ADS_1


__ADS_2