
Setelah penyelidikan selesai dan pelaku sudah tertangkap .Ilham segera membuat laporan resmi ke kepolisian atas kasus tabrak lari yang dialaminya beberapa bulan yang lalu.
Sementara dikediaman Ridwan pagi itu sedang dihebohkan dengan kedatangan Sila.
"Selamat Pagi Ibu, bisa bertemu dengan mas Ridwan?" tanya Sila sopan pada Ibunya Ridwan.
"Selamat pagi nak , kamu siapa? Temenya Ridwan ya?" tanya Ibunya Ridwan ramah
"Iya , bu" kata Sila lagi
"Ayo ... Masuk" ajak Ibunya Ridwan.
"Siapa bu ?"Tanya Dita dari belakang .
"Temanya Ridwan ,tolong bikinkan minum " pinta Ibunya Ridwan
Tanpa melihat siapa yang datang. Dita langsung kebelakang membuatkan minum sila.
"Silahkan diminum mbak" ucap Dita sopan
"Oh ya mbak, kok rasanya saya pernah lihat mbak tapi dimana ya?" tanya Dita. Sementara Sila hanya tersenyum mendengar pertanyaan Dita. Tak lama kemudian dari dalam Ridwan keluar kamar.
"Siapa sih pagi - pagi sudah bertamu. Mana berisik banget" Ridwan mengerutu.
"Wan... Ini ada teman kamu nyari ,mungkin ada urusan kantor yang ingin dibicarakan" ucap Ibunya Ridwan sok tau. Ridwan mendekat dan betapa kagetnya ia ketika yang datang adalah Sila pacarnya.
"Sila? Ngapain kamu kesini" tanya Ridwan sambil menarik tangan Sila keluar rumah
"Lepasin mas ..." ucap Sila.
Dita dan Ibunya Ridwan sontak kaget dengan apa yang dilakukan Ridwan.Diam - diam Dita menguping pemebicaraan Ridwan dan Sila dari balik pintu.
"Ngapain kamu kesini? Mau buat masalah apa lagi? " tanya Ridwan setengah berbisik namun masih bisa didengat Dita.
"Salah sendiri, Mas susah banget dihubungi" ucap Sila.
"Ya , nggak nyamperin kerumah juga kale ...bikin tambah runyam aja.Kasus kemarin aja aku sampai kena SP" Sewot Ridwan.
"Mas , pikir aku baik - baik saja setelah kejadian video viral itu, aku dipecat mas dan lebih parahnya lagi suamiku sekarang sudah tau kelakuan kita" ucap Sila setengah Emosi.
Sementara dari balik Pintu Sila yag menguping pembicaraan mereka sejak tadi Dadanya bergemuruh ,gigi gemeletuk menahan amarah ,tanganya mengepal erat siap melayangkan bogem mentah ke wajah Sila.
"Sialan ternyata wanita ini pelakor" batin Dita. Ia bergegas keluar dari persembunyianya dan lansung menjambak rambut Sila.
__ADS_1
"Auu...sakit" teriak Sila namum Dita tidak mengubrisnya sama sekali. Merasa terdesak Sila berbalik dan menyerang Dita ia menjambak dan mencakar wajah Dita. Jambak - jambakan dan saling cakar tidak bisa dihindarkan .Sementara Ridwan malah sipembuat masalah malah meninggalkan mereka berdua yang sedang bertikai bukanya melarai .Para tetangga berdatangan mendengar keributan dirumah Ridwan ada yang memfoto, memvidio dan tak ada satupun dari mereka yang melerai. Mereka seperti melihat tontonan gratis dan berlomba - lomba mengupload di medsos .
Mendengar keributan diluar Ibunya Ridwan langsung melerai keributan namun bukanya berhenti ia malah terkena serangan dari Dita dan Sila .Tak lama ketua RT datang dan menyidang keluarga bermasalah ini .Kemudian mereka didamaikan. Sila dan Dita hanya berdamai didepan warga saja sejatinya mereka masih menyimpan dendam dihati masing - masing.
"Awas saja Dita , tunggu pembalasanku" batin Sila
"Ini belum selesai Sila, liat apa yang nanti aku lakukan sama kamu menyingkirkan istri sah saja bisa aku lakukan dengan mudah apalagi kamu cuma selingkuhanya" batin Dita .
"Sekarang saya rasa masalah sudah selesai bubar...semua" perintah ketua RT.
"Huu... Nggak seru keburu datang pak RT .Harusnya tadi ada pemenangnya ini belum apa - apa sudah di selesaikan .penonton kecewa " bisik - bisik tetangga Ridwan.
Vidio yang diunggah warga kembalu Viral dan hal ini tidak luput dari pengamatan Ilham .
"Kak liat ini ,mantan suami bejatmu bikin heboh jagat maya lagi. Hoby kok viral yang buruk - buruk mau jadi artis dia sekarang " ucap Ilham sambil tertawa.
"Iya Artis .Artis antagonis lebih tepatnya. dan mbak udah nggak ada hubungan apa - apa lagi dengan dia jadi nggak usah bahas apapun tentang dia mbak udah neg" ucap Cahaya .Ia benar- benar muak dengan kelakuan Ridwan dan kelurga.
"Mbak ada sesuatu yang ingin aku katakan pada mba " kata Ilham serius .
"Soal apa, kalau soal keluarga toxic itu mbak nggak mau dengar" ucap Cahaya.
" ini soal aku mbak" ucap Ilham serius.
"Hmmm... Mbak aku sudah mengusut kejadian kasus tabrak lari beberapa waktu yang lalu dan mbak tau siapa dalang dari semua ini?" tanya Ilham.
"Ham... Mbak kan sudah bilang jangan cari penyakit .Kalau yang nabrak kamu itu bukan orang sembarangan kamu bakal kena masalah Ham...mbak nggak ma kamu kenapa - napa lagi ,mbak sayang sama kamu ! toh sekarang kamu juga sudah sehat .lupakan saja mbak nggak mau kamu kena masalah " ucap Cahaya kawatir
"Sudah kuduga jawaban mbak akan begini ,makanya aku kasih tau mbak setelah kasusnya sudah beres pelakunya sudah ditangkap dan sekarang dalangnya sudah aku laporkan kepolisi tinggal tunggu diciduk aja " ucap Ilham.
"Siapa dalangnya Ham? Kamu punya musuh? Ini kampung orang Ham kamu jangan macam-macam!" Cahaya semakin panik.
"Aku tidak punya musuh mbak" ucap Ilham.
"Kalau kamu nggak punya musuh kenapa ada yang rencanain kecelakaan kamu .Ini aneh mbak nggak ngerti" sewot Cahaya.
"Dalang dari kecelakaan yang aku alami adalah mantan suami Mbak Aya?" ucap Ilham .Cahaya kaget mendengar penuturan Ilham ia tidak menyangka mantan suaminya setega itu.
"Mas Ridwan, maksud kamu Ham?" tanya Cahaya seolah tidak percaya mantan suaminya mampu berbuat sekeji itu.
"Memangnya mantan suami mbak ada berapa?" goda Ilham.
"Ya..... Mbak itu, nggak habis pikir sama Mas Ridwan. Kok bisa dia sejahat itu .Aku seperti tidak mengenal mas Ridwan yang sekarang" ucap Cahaya sambil mengelengkan kepalanya.
__ADS_1
"Ya ...dulu mbak Aya itu, Ibarat membeli kucing dalam karung jadi tidak tau belangnya .Mulai sekarang kalau ada yang deketi Mbak Aya harus lolos seleksi dari aku dulu baru boleh maju" ucap Ilham.
"Hallah kaya mau nyalon lurah saja pakai seleksi, Mbak juga belum mikir kearah sono" ucap Cahaya.
Sementara dikediaman Ridwan setelah kejadian kedatangan Sila. Ridwan dan Dita setiap hari ribut terus.Tiada ketenangan dirumah itu.
"Permisi ..." ucap seseorang dari luar rumah .
"Siapa lagi itu, aku jadi trauma bila ada tamu .Jangan- jangan orang tua selingkuhan Mas Ridwan yang datang mau memperkarakan masalah kemarin" runtuk Dita .Sembari ngomel sepanjang dari dapur kearah ruang tamu .
"Permisi..." terdengar lagi suara dari depan pintu ruang tamu
"IYA...BERISIK BANGET SIH" ucap Dita berteriak . Begitu membuka pintu alangkah terkejutnya Dita .Ia melihat dua orang polisi berseragam lengkap kerumahnya.
"Permisi apa betul ini rumah Bapak Ridwan " ucap salah satu polisi.
"Iii..ya aa pak " ucap Dita tergagap karena kaget tiba-tiba ada polisi dirumahnya .
"Saudara Ridwan ada?" tanya polisi lagi
"Ada pak ,Oh ya pak ada apa mencari suami saya" tanya Dita .
"Ada apa ini" tanya Ilham begitu keluar kamar .
"Bapak Polisi ini mencari Mas" jawab Dita.
"Silahkan duduk pak" ucap Ridwan sejatinya ia masih bingung mengapa ada polisi dirumahnya.
"Saudara yang bernama Ridwan" tanya salah satu polisi.
"Iya saya Ridwan" kata Ridwan.
"Kalau begitu anda bisa ikut kami ke kantor polisi, anda ditahan karena kasus tabrak lari .Ini surat penangkapanya" ucap Polisi tadi
"Tapi saya tidak pernah melakukan tabrak lari pak" ucap Ridwan membela diri.
"Anda bisa jelaskan dikantor" ucap Polisi tadi.
"Bawa dia!" ucap polisi pada temanya untuk membawa Ridwan .
Nah....tuhkan....Ridwan jadi artis lagi gaes....pasti tetangganya udah pada ngintip ....hayo reader juga ngintip Ilham nggak ?
Jangan lupa
__ADS_1
Vote ,comment ,like biar otor semangat