
Cahaya ingin rasanya tengelam kedasar bumi , semua mata tertuju padanya .Mau pulang dulu namun ia tidak membawa mobil dan ia juga belum pamit Arman ,tidak pulang dulu dia jadi pusat perhatian .
" Mas Arman kenapa lama sekali ?," Batin Cahaya .
" Lihatlah penampilanmu seperti tikus kecebur got saja " ejek Shella diiring tawa teman - temen segengnya .
" Lain kali sadar diri nona ,eh anda bukan Nona tapi apa ya ? Sebutan yang pantas untuk anda, Emak ? Itu rasanya pas sekali kamu dipanggil Emak " Shella kembali mengejek Cahaya.
Cahaya merasa geram , Ia langsung keluar dari pesta dan berjalan seoarang diri mencari taxy .Dia memutuskan untuk pulang .Ia menunggu Taxy seorang diri jalanan sekitarnya sudah mulai lengang karena sudah malam .Terlihat olehnya tiga orang pria bertubuh kekar dengan sorot mata mesum memperhatikannya sejak tadi mereka bertiga menghampiri Cahaya .
" Nona ....anda mau kemana , bukankan malam ini begitu dingin bagaimana kalau kamu ikut kami ,dengan senang hati kami akan menghangatkanmu " ucap Pria tadi .
" Kalian siapa ,tolong jangan ganggu aku " ucap Cahaya sambil mengatupkan tanganya memohon.
" Siapa bilang kami akan menganggumu , justru kami akan mengajakmu bersenang - senang hahhahahhah...." ujar laki - laki tersebut seraya tertawa Aroma alkohol menguar dari mulut pria tersebut .
" Kalian jangan sakiti aku , aku mohon pergilah kalian boleh ambil uang atau apapun yang kalian mau setelah itu pergilah " ucap Cahaya bernegosiasi .
" Terima kasih Nona ,tapi selain barang - barang berhargamu kami juga menginginkan dirimu " Ucap pria yang satunya dengan senyum menyeringai .
" PERGI !!! Atau aku akan berteriak ? " ucap Cahaya
" Berteriaklah sepuasmu nona tempat ini sangat sepi , hahahahha" tawa laki - laki itu mengelegar kemudian ia mendekati Cahaya .Wanita itu berusaha melepaskan diri dari tiga laki - laki berandalan didepanya ,melihat ada celah Cahaya lari sekuat tenaga ia melepas hill yang ia kenakan dan melemparkanya pada salah satu preman tadi.
" Kejar dia " ucap Salah satu preman .Lalu ketiganya mengejar Cahaya Naasnya Cahaya tertangkap oleh ketiga preman tadi .Cahaya berusaha memberontak ia mengigit tangan laki - laki tersebut sekuat tenaga agar dia bisa lepas darinya .
" Plakkk..." sebuah tamparan mendarat dipipi Cahaya hingga memerah .
" Ikat dia bawa kemobil ,Ganas juga dia .Aku sudah tidak sabar ingin bermain denganya " ucap Salah satu preman.
__ADS_1
" Aku duluan " ucap Preman lainya .Dalam hati Cahaya berdoa semoga ada yang menolongnya .Dari kejauhan nampak sebuah mobil melintas pengemudinya langsung turun melihat seorang perempuan dalam keadaan mengenaskan diikat dan dimasukkan dalam mobil .Kemudian laki - laki itu turun dan menolong Cahaya .
" Aya ...., LEPASKAN DIA "
" Mas Arman tolong aku " ucap Cahaya .Rupanya pengemudi itu Arman yang kelimpungan mencari Cahaya .
Arman menyerang ketiga preman tersebut , perkelahian tidak dapat dihindarkan .Lama kelamaan tenaga Arman terkuras karena melawan tiga orang preman . Disaat Arman hampir pingsan Ilham datang ia dihubungi oleh Cahaya .Cahaya mengatakan butuh pertolongan karena diserang sekelompok Preman .Mendengar itu Ilham langsung datang Ilham juga sudah memanggil polisi
" Berhenti !! " ucap Ilham setelah tiba dilokasi .Ia melihat Arman dikeroyok tiga orang preman hingga babak belur ,sementara Cahaya masih menangis ketakutan .Ilham langsung menyerang ketiga preman itu , dengan membabi buta Ilham memukuli ketiga preman tersebut dalam waktu yang tidak lama berhasil dilumpuhkan Ilham .Tak lama kemudian polisi datang dan meringkus ketiga preman tersebut .
" Terima kasih mas Ilham atas bantuanya ,ketiga orang preman ini memang buronan kami " ucap polisi tersebut .Kemudian para polisi tersebut mengelandang ketiga preman tersebut kekantor polisi.
" Ilham ..." Cahaya langsung berhambur memeluk Ilham dan menangis .
" Sudah jangan menangis lagi , mbak sudah aman sekarang kita pulang dulu .nanti kalian ceritakan bagaimana kejadian ini bisa terjadi dirumah saja " kata Ilham lalu memapah Arman kedalam mobilnya
" Lain kali mbak Aya jangan main kabur - kaburan lagi .Bahaya apalagi malam hari " Nasehat Ilham pada Cahaya .
" Dan Kak Arman , aku minta tolong kejadian ini jangan terulang lagi , Mbak Aya itu orangnya suka berpikir pendek .Jangan pernah tinggalkan dia sedetikpun ditempat yang ia tidak kenal ,kalaupun terpaksa titipkan pada teman yang terpercaya " ucap Ilham pada Arman.
" Sebenarnya tadi sebelum ketoilet aku sudah menitipkan Aya pada Shella aku pikir dia lebih nyaman bersama sesama perempuan " ungkap Arman penuh penyesalan .
" Satu lagi jangan pernah dekatkan Mbak Aya dengan Shella dia perempuan Ular " ucap Ilham .
" Sekarang sudah malam ,sebaiknya Kak Arman menginap disini .Kasian bu Yulia kalau melihat kondisi Kak Arman seperti ini , Pakailah Kamar tamu " ucap Ilham kemudian ia berlalu dari tempatnya dan diikuti Cahaya dan Arman menuju kamar masing - masing untuk mengistirahatkan tubuhnya .
Keesokan paginya Narayan bangun lebih awal Bocah itu girang sekali melihat Arman dirumahnya .
" Kok Om Alman udah dicini ? " tanya Narayan
__ADS_1
" Iya semalam Om menginap disini " kata Arman sambil mendekati bocah itu.
" Ini tenapa muka om Alman bilu - bilu ? " tanya Narayan keheranan melihat kondisi muka Arman yang masih lebam bekas perkelahian semalam.
" Nggak apa - apa Om Arman cuma jatuh aja semalam " ucap Arman tak ingin membuat anak itu kawatir . Kemudian setelah Mandi dan sarapan bersama .Narayan meminta Arman mengantarkanya kesekolah dengan senang hati Arman mengantar Narayan kesekolah . Setelah mengantar Narayan Arman langsung pulang .Yulia Mencecar berbagai pertanyaan melihat kondisi Arman saat ini .Terpaksa Arman berbohong bila ia hanya terjatuh namun Ibunya tidak langsung mempercayainya .
" Beneran ma , Arman cuma jatuh aja .Mama nggak usah kawatir nanti lebamnya juga hilang " ucap Arman menenangkan Ibunya .
" Mama kok nggak percaya kamu jatuh ,mana lukanya dimana - mana .Ini sudah diobati belum ?" tanya Yulia .
" Sudah ma, Semalam sudah diobati Cahaya " ucap Arman .
" Pantas saja , Udah ada pawang yang ngobati .Muka bonyok gini kamu masih terlihat biasa saja " Sindir Yulia.
" Habis ini kamu cek kerumah sakit ,mama takut kamu kenapa - napa " ucwp Yulia.
" Hallah mama Nggak usah lebay , bentar lagi juga sembuh " ucap Arman .Tak lama kemudian sebuah mobil masuk kepelataran rumah mereka .Nampak seorang gadis cantik nan seksi memasuki rumah itu .
" Arman .....kamu nggak apa - apa ,aku dengar semalam kamu dipukuli preman " ucap Shella tiba - tiba .Seketika Arman langsung mendelik sebal kearah Shella.
" Apa ? Arman dipukuli preman ? Kenapa kamu nggak bilang mama ? Dan kenapa kamu bisa dipukuli preman ? " Yulia langsung memberondong pertanyaan ke Arman .Mendadak perempuan paruh baya itu menangis
" Mama tenang dulu ,Arman jawab satu persatu pertanyaan mama ." ucap Arman .
" Asal tante Tau .Arman sampai dipukuli preman ini karena salah Cahaya , perempuan itu membawa sial tante .Gara - gara dia Arman harus berurusan dengan preman " ucap Shella memprovokasi .
" Diam kamu Shella ! Jangan Asal bicara kalau tidak tau masalahnya " bentak Arman .
" Kamu jelasin ke mama sekarang ! Kenapa kamu bisa dipukuli preman " ucap Yulia .
__ADS_1