NAFKAH TAK LAYAK DARI SUAMIKU

NAFKAH TAK LAYAK DARI SUAMIKU
Usaha Ridwan


__ADS_3

Kini Sukirman jarang menampakkan batang hidungnya dikediaman Cahaya setelah mendapat Ancaman dari Ilham.


Kehidupan Cahaya kembali tenang .Namun Bapaknya yang dikampung masih sering menjodoh - jodohkanya dengan pria mapan dikampung halamannya.


" Huft... aku bisa bernafas lega sekarang ,ondel - ondel itu tidak lagi kemari " guman Cahaya.


" Ting ...tung " terdengar suara bel berbunyi.


" Iya sebentar " ucap Cahaya .Kemudian ia kedepan untuk melihat siapa yang datang .


" Ceklek ... " pintu dibuka


Betapa kagetnya Cahaya ketiga membuka pintu ,dihadapanya kini ada sosok laki - laki tinggi dan kurus wajahnya ditumbuhi bulu - bulu halus .kulitnya hitam legam dia adalah Ridwan mantan suami Cahaya yang selama dua tahun ini tidak pernah ia lihat lagi karena menjalani hukuman.


" Assalamualakum Aya " ucap Ridwan sopan .Sesaat Ridwan terpana melihat penampilan istrinya kini .Meskipun Aya hanya mengenakan baju rumahan ia terlihat sangat cantik .kulitnya putih bersih wajahnya makin glowing bodynya aduhai .Ia jadi membandingkan dengan Dita istrinya dirumah tubuh Dita kini segede gaban ,belum lagi jerawat dimana mana .


" Waalaikum salam mas " ucap Cahaya seketika membuyarkan lamunan Ridwan.


" Aya ...boleh aku masuk " tanya Ridwan.


" Silahkan " ucap Aya sopan .


" Aya ...kamu apa kabar ?" tanya Ridwan basa -basi .


" Seperti yang Mas Ridwan lihat , Alhamdulillah Baik " ucap Cahaya.


" Aku baru saja keluar dari penjara untuk menebus kesalahanku , aku lontang lantung cari pekerjaan namun tak ada satupun instansi yang mau menerimaku karena statusku mantan seorang napi.Aku mau usaha pinjam Bank ,ternyata aset yang aku punya sudah dijual Ibu dan Dita semua " Curhat Ridwan kepada Cahaya ia berusaha mencari simpati Cahaya.


Cahaya merasa Iba dengan nasib yang dialami Ridwan .Bagaimanapun laki - laki ini selama enam tahun sudah hidup bersamanya meskipun kepahitan demi kepahitan yang ia dapatkan dari pernikahanya dengan laki - laki ini .Tak ada dendam dalam diri Cahaya .


" Aya... Bolehkan aku pinjam sedikit uang untuk memulai usaha ,aku benar- benar bingung harus kemana lagi " ucap Ridwan pilu ia mengeluarakan jurus air mata buayanya dia sangat tahu kelemahan Cahaya .


" Mas butuh Dana berapa ?" tanya Cahaya .

__ADS_1


" Sedikit cuma lima puluh juta " ucap Ridwan tanpa tahu malu.


" Mas kalau Cash uang segitu aku tidak ada , aku cuma ada cash sekitar lima juta Bagaimana ?" tanya Cahaya.


" Iya yang lima juta aku bawa dulu lainya besuk aku ambil lagi kesini " ucap Ridwan .


" Iya mas , Besuk datanglah kemari " ucap Cahaya dengan begitu gampangnya.


" Kalau begitu aku pulang dulu, terima kasih atas kebaikan kamu " ucap Ridwan .Kemudian ia pulang dengan senyum yang terus terkembang dibibirnya. Begitu sampai dirumah ia sudah ditunggu oleh Dita dan Ibunya.


" Bagaimana Wan ,hasilnya ?" tanya Ibunya Ridwan .


" Nggak berhasil ya mas ?" tanya Dita ia mengira seperti dulu waktu ia meminta bantuan ke Cahaya berakir sia - sia .


" Kalian jangan remehkan aku , ini aku bawa uang lima juta sisanya besuk empat puluh lima juta suruh ambil dirumahnya " ucap Ridwan dengan begitu bangganya .


" Serius kamu mas , semudah itu kamu mendapatkan uang dari mbak Aya " tanya Dita hampir tidak percaya.


" Apa Ibu bilang kemarin ,Aya itu masih cinta sama kamu .Harusnya tadi kamu minta seratus juta biar Ibu bisa beli perhiasan lagi .Ibu sudah lama tidak pakai perhiasan " ucap Ibunya Ridwan serakah.


" Mas boleh keruk semua harta mbak Aya tapi ,mas nggak boleh balikan lagi sama dia " ucap Dita.


" Kalau soal itu aku nggak bisa janji ,Aya kini menjelma menjadi seoarang bidadari banyak laki- laki yang mengejar dia kalau aku bisa kembali padanya betapa bangganya aku pada dunia " ucap Ridwan seraya menepuk dadanya .


" Ham kalau gitu uang ini kasih Ibu dulu aja ,sudah lama Ibu tidak membeli baju baru Ibu juga pingin beli kalung. Emas muda nggak apa - apa yang penting bisa gaya.Akan Ibu tunjukkan pada tetangga bahwa kita sudah bisa bangkit " ucap Ibunya Ridwan pongah.


" Aku ambil satu juta dulu ,aku ingin kesalon untuk cukur rambut beli baju ,celana dan sepatu baru aku harus memperbaiki penampilanku agar Cahaya makin kesengsem sama aku " ucap Ridwan dengan begitu percaya diri.


" Kalau untuk itu Ibu ijinkan ,Ibu akan dukung kamu Ibu rasanya sudah tidak sabar ingin jadi orang kaya .Biar tetangga nggak nyiyirin kita lagi .kini giliran kita pamer ketetangga biar mereka semua iri " ucap Ibunya Ridwan.


" Aku pokonya nggak rela kalau mas Ridwan kembali lagi sama mbak Aya ,aku nggak iklas lahir batin " teriak Dita yang dibakar api cemburu.


" Terserah ...itu urusan kamu ,aku nggak peduli .Aku tetap akan kembali pada Cahaya dengan kembali padanya masa- masa kejayaanku akan terulang lagi .Aku sudah tidak sabar menantikan masa - masa itu .Jadi aku harap kamu jangan pernah menghancurkan mimpi - mimpiku " ucap Ridwan.

__ADS_1


" Aku sumpahin sampai mati kamu nggak akan pernah kembali pada Cahaya " ucap Dita sambil menangis dan berlari kekamarnya.


Ridwan dan Ibunya tidak mempedulikan ucapan Dita.Mereka terlalu asik dengan angan - angan mereka sendiri .Ridwan langsung berpamitan pada Ibunya untuk kesalon dan ketoko pakaian .


" Belilah baju yang terbaik Wan , jangan lupa beli parpum yang wangi " ucap Ibunya Ridwan .Ridwan tersenyum seraya mengacungkan jempolnya.


Sementara di kediaman Cahaya Ilham baru saja pulang dari pelabuhan .Wajahnya sangat lesu dan kuyu.


" Ham ... Kamu kelihatanya cape banget , ada masalah Ham ?" tanya Cahaya.


" Banyak masalah di pelabuhan mbak hari ini aku berhasil mengagalkan penyelundupan narkoba seberat tiga kilo gram yang akan dikirim ke singapore " ucap Ilham.


" Kamu keren Ham ! Mbak bangga sama kamu " ucap Cahaya.


" Tapi ada masalah yang lebih besar dari pada itu " ucap Ilham mengantung .Ia sudah mengecek cctv rumah cahaya melalui ponselnya dia tau Ridwan giginya gemeletuk menahan amarah .


" Masalah apa Ham ? "Tanya Cahaya lagi ia sangat kawatir dengan adeknya .


" Aku naik jabatan kak " ucap Ilham tiba tiba .Sebenarnya masalah yang dimaksud Ilham adalah Ridwan .Ia ingin kakaknya sendiri yang cerita meskipun ia sudah tau lewat cctv .


" Wah ini bukan masalah dong Ham ini anugerah .Mbak seneng banget dengernya " ucap Cahaya sambil memeluk Ilham.


" Mbak tadi siapa yang datang ?" tanya Ilham tiba - tiba .


" Oh... Itu tadi pagi Mas Ridwan datang " ucap Cahaya santai.


" Ngapain lagi dia kesini ? " tanya Ilham lagi.


" Dia itu kasian banget sekarang Ham , hidupnya susah lontang - lantung cari pekerjaan nggak dapat mau buka usaha juga nggak ada modal .Mana sekarang penampilanya nggak keurus sama sekali " ucap Cahaya priahatin.


" Ini ...ni yang nggak aku suka dari mbak Aya ,gampang diperdaya " ucap Ilham jengkel.


" Aku hanya kasian aja sama dia Ham , sebagai sesama manusia aja " ucap Cahaya jujur.

__ADS_1


" Apa dia juga kasihan waktu mbak pontang panting cari uang .Jualan keliling panas- panasan sambil gendong Narayan ?" tanya Ilham .Cahaya hanya bisa mengeleng .mendadak ia menjadi sedih mengingat semua penderitaanya.


" Tapi kalau aku , balas itu kan sama aja aku kaya dia " ucap Cahaya .


__ADS_2