
Masih ingat dengan chapter di nikah muda yang episode spesial PART 2? Nah ini dia kelanjutan nya. Btw, bagi yang nanya kapan time nya kembali ke waktu sekarang sepertinya agak lama deh. Karena nikah muda season 2 ini lebih ke romansa Ryan dan Maura dan juga misteri kematian Viola.
Selamat membaca......
"Jadi kita bisa pulang ke Indonesia?", tanya Maura menatap berbinar-binar.
"Y", jawab Ryan singkat, padat, dan jelas.
"Kebiasaan deh kamu jawabnya singkat", gerutu Maura menatap jengkel Ryan.
Bukan nya menjawab atau tersinggung Ryan seolah tak mendengar perkataan Maura dan sibuk sendiri dengan proyek kantor nya.
"Kerja terus!!! Entar botak tahu rasa kamu!! Sakit jangan salahkan aku", cerocos Maura hingga air ludah nya mencuat ke Ryan.
"Air liur mu sayang, kamu itu lagi hamil loh aku juga kerja full karena kau mau balik Indonesia kan? Malah nanti di sana kau juga marah-marah karena sesampainya di Jakarta aku malah sibuk kerja lagi kayak sekarang jadi sekalian aja ku selesaikan sekarang semua nya", jelas Ryan namun wajah nya agak gimana ya.
"Maaf, kamu marah?", tanya Maura hati-hati.
"TIDAK", jawab Ryan dengan senyuman manis nya.
Perasaan Maura agak gak enak melihat senyuman itu, seperti senyuman marah(?) Entahlah ia tak tahu karena cowok ini menyimpan banyak misteri padahal sudah 3 tahun mereka menikah tapi Maura masih tak mengerti jalan pikiran cowok yang bersatus suami nya ini.
__ADS_1
"A-aku tau kau marah sayang", kata Maura ketakutan sambil berjalan mundur perlahan supaya ia tak di kejar.
Tiba-tiba Ryan membuka mata nya dan menatap Maura horor itu membuat Maura semakin takut dan akhirnya berbalik badan lari dari cowok ini.
Sayang nya sebelum Maura lari Ryan sudah menangkap nya.
"A-ampun sayang", kata Maura dengan bibir yang bergetar ketakutan dan bulu kuduk nya naik merinding. Jika ingin menyamakan Ryan dengan setan maka jawabannya ialah Ryan lebih seram dari setan itu sendiri.
Itu terbukti dengan kata-kata Reyna dan apa yang sudah ia lihat beberapa minggu setelah ia menikah dengan Ryan.
Saat itu Maura gak percaya dengan perkataan Reyna tapi semua itu terbukti benar adanya setelah ia melihat nya sendiri dengan kedua mata nya. Di mana saat itu ada sesosok hantu berambut panjang basah ingin menggangu Maura yang sedang membaca buku di ruang keluarga namun semua itu sirna setelah Ryan melototi hantu itu, iya hanya MELOTOTI NYA HANTU ITU MENGHILANG ATAU KABUR KETAKUTAN sungguh hal tak bisa di percaya namun nyata.
Sekarang Maura gak bisa berbuat apa-apa karena Ryan memojokkan nya.
"Sungguh malang nasib mu Maura", pikir Maura namun Ryan malah tersenyum bukan lebih tepat nya ia terlihat creepy.
"Aku menikahi siapa? Manusia atau setan?", pikir Maura lagi ketakutan.
"Dua-dua nya sayang. Apa kau lupa? Aku bisa membaca pikiran mu loh lain kali hati-hati jika ingin berpikir ya sayang", bisik Ryan dengan nada di buat-buat hanya untuk menggoda Maura.
Tanpa aba-aba Maura menampar Ryan dan akhirnya Ryan tersungkur ke belakang.
__ADS_1
"Hahahaha", tawa Ryan pecah. Maura menatap Ryan seperti orang gila orang lain akan merasa kesakitan, lah cowok itu? Malah tertawa seperti orang kesurupan saja.
"K-kau ya malah ketawa", kata Maura menatap horor Ryan.
"Hahahaah ha, habis nya wajah mu sangat lucu Ahhaahhaha aku gak bisa berhenti hahaha", kata Ryan sambil memengangi perut nya geli.
Lagi-lagi Maura menampar Ryan tapi beda nya kali ini ia menampar hingga berkali-kali.
"Ampun sayang sakit ini", kata Ryan sambil memengangi pipi nya yang memerah gara-gara ulah Maura.
"Gak!!", tolak Maura tegas.
Ketiga anak mereka hanya diam memerhatikan dari jauh.
"Ayah ibu di bialkan saja?", tanya Fadli dengan tampang polos nya.
"Ya", jawab Rifki dan Fira barengan.
Segini dulu ya semoga suka dan jangan lupa vote dan komen ya.
See you Next time
__ADS_1