
Hai semua nya gimana kabar kalian hari ini? Baik? Sehat? Semoga baik-baik dan sehat selalu ya.
Aku butuh saran dan masukan kalian tentang cerita ini sejauh ini gimana pendapat kalianðŸ˜.
Supaya aku bisa memperbaiki nya untuk kalian para readers nyaman dan setia membaca cerita ku sampai tamat(sequel nya).
Selamat membaca
Kekacauan terjadi di Jakarta. Para bandit atau pun mafia gelap turun tangan semua tak terkecuali.
"Apa yang sudah terjadi? ", tanya Roni bingung melihat keadaan kota saat ini.
" Kenapa ini? Reza? Apa yang terjadi? ", tanya William.
" Aku tak tahu pasti tapi kekacauan ini bisa memakan korban ", jawab Reza.
Kalau kalian gak tahu siapa Reza aku bilang ya dia adalah suami nya Cantika.
Oke sudah ya jangan lupa ya karena bakal banyak karakter ni😠kadang aku juga lupa jadi lihat lagi chapter sebelumnya.
Back to topic
" Mereka sudah menyerang", kata Ryan dengan pandangan yang sulit di artikan.
"Tidak mungkin ini masih terlalu awal", kata Andhika terkejut.
" Tidak, ini sudah pertengahan awal ini semua di mulai dari 26 tahun lalu", kata Ryan.
Semua nya bungkam karena yang di katakan Ryan benar.
"Apa ada yang melihat Luna dan Faisal? ", tanya Siska.
__ADS_1
" Aku sudah melacak mereka", kata Fikri tiba-tiba.
"Di mana mereka? ", tanya Siska tak sabaran.
" Faisal menuju ke sekolah Andra dan Mutia Luna dan anak-anaknya pergi bersembunyi mereka akan bertemu di taman bunga", kata Fikri sambil melihat GPS HP nya.
"Taman bunga? Memang ada? ", tanya Hamzah.
" Seingatku tidak ada taman bunga", tambah Adi.
"Tentu saja kalian gak tahu taman itu di bangun 26 tahun lalu dan semua tanah yang di beli oleh ayah di sembunyikan sampai sekarang", jelas Fikri tahu kebingungan keluarga nya.
" Taman bunga akan peringatan kematian mereka", kata Ryan dengan tatapan losing nya.
"Apalagi kematian Diandra dia sangat suka bunga Anggrek", tambah Arfan dengan nada rendah.
" Pantas banyak banget bunga Anggrek di sana", pikir Joshua.
"Aku pernah ke sana dan sering melihat sosok gadis kecil di antara bunga Anggrek", kata Joshua.
" Iya dia memang cantik", kata Arfan.
"Bagaimana kau tahu? Padahal kau tidak pernah bertemu? ", tanya Anisa heran.
" Aku anak indigo bisa melihat mereka yang tak kasat mata", kata Joshua.
"Sama kayak Arfan dong malahan turun ke beberapa anak kami", kata Anisa bersemangat.
" Itu hal wajar di keluarga ku memang sarangnya pemilik indra keenam", kata Arfan tenang.
Anisa merasa kesal Arfan mengingat apa yang sudah pernah terjadi.
__ADS_1
Ryan dan lainnya? Mereka sibuk sendiri menghindari kontak mata.
"Ayo pergi dari sini mereka akan membunuh kita kalau berada di sini terus", kata Ryan dan lainnya bubar langsung.
" Hei Maura gak kuat melawan mereka", kata Ayu cemas.
"Kau pikir Ryan gak melakukan sesuatu? Walau harus memakai kekerasan Maura berhasil menjadi kuat dan dapat melindungi dirinya sendiri dari ancaman", kata Arfan sewot.
"Masa?", Joshua memastikan lagi perkataan sahabatnya satu ini.
" Gak percaya silakan lihat sendiri ", kata Arfan.
Joshua dan Ayu langsung terdiam dan segera menyusul putri mereka.
Di sekolah Andra & Mutia
" Kenapa gak melawan? ", tanya Mutia.
" Mereka kuat kita hanya akan membuang waktu saja itu kata kak Faisal", jawab Andra.
"Kalian sebenarnya ada hubungan apa? ", tanya Bima.
" Kami saudara kembar dodol kan sudah pernah bilang", sewot Andra karena di tanya mulu.
Auora terkejut mendengarnya ia pikir kesempatannya bersama dengan Andra sirna ternyata.
"Kan aku sudah pernah bilang kalian aja yang gak percaya kan aku sudah bilang kalau aku sahabat kecil mereka", kata seseorang.
" Iya-iya tuan muda Wilson Syahputra", kata Bimo dan Auora bersamaan dengan nada kesal.
Gimana menurut kalian? Siapa itu Wilson? Sebenarnya gampang tebak siapa dia dari nama belakangnya itu pun kalau kalian mengingat siapa yang memiliki nama Syahputra.
__ADS_1
Jangan lupa vote dan komen
See you👀