Nikah Muda(END)

Nikah Muda(END)
83


__ADS_3

3 minggu kemudian


"KAKAK", teriak Keila berlari kencang ke arah Reyna sambil membawa selembar kertas dan flashdisk.


"Ada apa? Jangan lari-lari ntar jatuh", kata Reyna berjalan menghampiri Keila.


BRUK


Keila terjatuh dekat meja di ruang keluarga barang-barang bawaan nya pun berserakan di mana-mana.


"Kan udah kakak peringati masih bandel aja kamu", kata Reyna sambil membantu Keila berdiri dan membereskan barang-barang yang jatuh berserakan.


"Hehehe maaf kak merepotkan", ujar Keila sambil membereskan bawaan nya.


Beberapa menit kemudian


"Jadi ada apa?", tanya Reyna setelah mereka membereskan semuanya.


"Aku sudah menemukan jawaban nya tapi aku sendiri belum yakin apa itu benar apa gak", jawab Keila sambil memberikan selembar kertas nya dan sebuah flasdishk.


"Apa isi flasdishk nya?", tanya Reyna sambil memerhatikan flasdishk yang di berikan pada nya.


"Rekaman di kafe tempat kak Ryan datangi", jawab Keila.


"Apa tidak ada rekaman suara nya juga?", tanya Reyna lagi.


"Kak Rey pikir rekaman itu rekaman apa? Itu cuma rekaman cctv kak gak mungkin ada suara nya palingan gambar doang yang kelihatan", jawab Keila menatap malas Reyna.


"Hehe iya ya kakak lupa maaf dek", ujar Reyna cengar-cengir gak jelas.


"Ya udah tunggu apalagi kak ayo nonton rekaman nya", kata Keila bersemangat.


"Semangat nya ya ampun tapi aku juga harus lapor ke Maura perkara hal ini karena ini menyangkut masalah rumah tangga mereka kita hanya perlu membantu saja dan kepo sedikit hehehe sisa nya terserah mereka", kata Reyna.


"Oke kak ayo ajak kak Maura", ujar Keila bertambah semangat.


"Ayo"


Di sisi Ryan


Lagu merindukanmu-D' Masiv terputar sebagai nada telepon.


Sang pemilik gadget segera mengangkat telepon masuk.


"Halo"

__ADS_1


"Halo kak"


"Ada apa kau menelponku?"


"Anu kak, perkara soal proyek sudah ku kirim ke email kakak tinggal kakak cek ulang kalau ada salah hubungi aku aja ntar ku revisi ulang lalu juga em-"


"Apa? Katakan saja"


"....."


"Reyhan? Rey? Halo? Kau masih hidup kan?"


"Ish kak Ryan kambuh lagi ya jahil nya", kata Reyhan di telpon.


Terdengar suara gelak tawa terbahak-bahak di ujung telepon.


Reyhan semakin geram dengan tingkah kakak nya sekaligus kembaran nya itu.


"KAKAK"


Sudah jangan ragukan lagi wajah Reyham saat ini seperti kepiting rebus di jahilin oleh Ryan.


"Ya udah cepat katakan ada apa?", tanya Ryan di sela-sela tawa nya yang tak henti.


Reyhan seperti menghela nafas panjang dan Ryan masih sabar menunggu.


"....."


Selama itu keheningan menyelimuti mereka tak ada jawaban dari Ryan selama beberapa detik.


"Kak?", tanya Reyhan memastikan lagi. "Kakak masih di sana kan? Jawab aku jangan bikin aku takut"


Reyhan sudah berkeringat karena takut terjadi sesuatu ia melihat handphone nya panggilan masih terhubung.


"Halo?"


"Ya? Maaf tadi ada urusan bentar biasa anak", jawab Ryan da Reyhan pun bernapas lega.


"Kira kakak kenapa-napa lagi", gumam Reyhan tapi masih bisa di dengar oleh Ryan.


Lagi-lagi suara gelak tawa terdengar kali ini cukup keras yang bahkan Rena yang berada di samping Reyhan dapat mendengar nya.


"Suara siapa itu?", tanya Rena curiga.


"Ah? Kakak", jawab Reyhan terkejut karena di tanya tiba-tiba.

__ADS_1


"Kakak yang mana?", tanya Rena lagi.


"Kak Ryan sana hus main jauh-jauh", kata Reyhan sambil mengusir Rena.


"Dasar cowok", cibir Rena lalu ia melanjutkan game nya yang tak lain candy crush.


"Siapa itu daritadi Reyhan?", tanya Ryan yang ternyata mendengar percakapan Reyhan dan Rena.


"Pacar kamu?", tebak Ryan seketika Reyhan yang lagi minum nyembur sial nya malah ke arah Rena untung gak kena gadget nya Rena.


"B-bukan kak itu Rena kak adik kakak juga orang nya gitu kak", jawab Reyhan gelalapan.


"Oh"


Oh doang? Ya begitulah sifat Ryan walau ke saudara atau ke keluarga nya.


"KAKAK ENAK BANGET SIH LO MAIN NYEMBUR AIR KE GUE HAH?! BASAH GUE NI LIHAT!! UNTUNG SELAMAT HP AKU!! HUH MANA UDAH MANDI HARUS MANDI LAGI BAJU NYA JUGA BAJU KESUKAANKU!! DASAR KAKAK PRIK", teriak Rena marah dan langsung pergi meninggakan ruang keluarga begitu saja.


"Rena ya?", tebak Ryan.


"Iya sudah dulu ya kak si Rena ngambek lagi biasalah", jawab Reyhan malu.


"O-ok fighting", kata Ryan memberikan semangat.


"Makasih kak"


"Sama-sama"


"Eh? Soal pertanyaanku tadi kak gimana?", tanya Reyhan sebelum menutup telpon nya.


"Yang mana?", tanya Ryan.


"Menurut kakak apa yang akan terjadi jika ayah atau ibu tahu keberadan kami?", tanya Reyhan mengulangi pertanyaan nya tadi.


"Soal itu tak ada yang tahu tapi jika kau minta pendapatku maka jawaban nya ialah mereka pasti senang sekaligus sedih karena bisa bertemu dengan anaknya yang sudah lama menghilang serta tak bisa melihat kalian tumbuh besar selama ini itu aja", jawab Ryan.


"Begitu ya makaih kak assalamualaikum"


"Wa'alaikumsalam"


Di sisi lain


Selama Ryan menelpon dengan Reyhan ternyata ketiga cewek ini sedang menonton rekaman cctv.


"Jadi Ryan ini ketemu dengan Vero Yahya dan satu nya siapa?"

__ADS_1


Hm.... semakin seru ya kan? Kalau mau lebih cepat up jangan lupa vote dan komen ya juga share ke teman atau sosmed kalian ya berbagi itu indah loh.


See you


__ADS_2