
Lagi ada niat update ni cerita mumpung ide mengalir maaf update tengah malam begini🙏.
Tapi daripada ide nya hilang gitu aja jadi sekalian aja dan sekedar info bentar lagi misteri-misteri bakal terungkap satu per satu tapi tetap aja ending nya gak bakal berubah.
Aku bilang satu per satu yang artinya gak semua nya ya😁.
Soal misteri kenapa Maura dan Ryan bisa ber hubungan ada kisah nya sendiri tapi masih nyambung kok dengan konflik ini walau ada tambahan konflik nantinya untuk memuaskan kalian para pembaca.
Untuk Luna dan Faisal ntahlah nanti aja mungkin bakal nyelip di beberapa chapter ke depan nya soal hubungan mereka.
Sungguh menurutku cerita ini membuatku sungguh emosi sendiri setiap mengetik tapi sabar-sabar dan ini karena kalian juga support dari kalian terima kasih.
Selamat membaca.....
Kata-kata yang di ucapkan oleh Ryan membuat semua orang di rumah tak ber kata-kata lagi.
"Aku sudah menyelidiki kasus ini sejak aku membangun FYM group beberapa tahun lalu", kata Faisal.
" Dan hasilnya adalah ada seseorang di balik semua teror dan pembunuhan selama ini", tambah Faisal.
"Apakah wanita itu dan dia? ", tanya Chelsea.
" Bukan, mereka juga sebenarnya dimanfaatkan ada yang memiliki dendam pribadi dengan keluarga Mahesa", kata Fikri dengan tatapan membunuhnya.
Semua orang terkejut karena kalau bukan wanita itu terus siapa? Siapa yang melakukan penyerangan dan adu domba dengan keluarga besar di kota Jakarta.
"Dia adalah ....................", kata Faisal dengan tatapan yang sulit diartikan.
Semua orang terkejut mendengarnya dan tidak ingin mempercayainya.
" Percaya atau tidak terserah kalian dia sudah merebut kehidupan banyak orang yang tidak ber salah bahkan bayi sekali pun", kata Faisal sambil meletakkan cangkir teh nya.
__ADS_1
"Kau mau ke mana?! ", teriak Raisa marah.
" Aku mau ke toilet ", jawab Faisal enteng.
" Kak sudahlah Faisal gak bisa di provokasi ketika dia marah besar maka kita sendiri akan hancur", cegah Arfan.
"Maksudmu apa? ", tanya Raisa tidak mengerti.
" Aku sangat mengenal anak itu dia adalah ketua mafia elang darah sekarang di kenal sebgai pischo boy atau laki-laki berdarah dingin", kata Arfan.
"Siapapun yang melawan dia maka orang itu tidak akan bisa hidup dengan tenang tidak peduli siapapun itu dia tidak peduli apalagi orang yang menyakiti keluarga nya", kata Ryan.
Seketika suasana menjadi begitu suram karena diskusi tadi.
" Sebentar lagi puncak rencana untuk menyadarkan wanita tua itu dan wanita itu sebelum dia bergerak lagi", kata Ryan sampai memecahkan cangkir yang ia pegang.
"Seram"
" Pasti ada alasannya sekarang biarkan saja dulu tidakkah kau lihat suasana begitu suram ", bisik Adi Rahman, kakeknya Anisa yang dari tadi diam menyimak.
" Baiklah ok pasti kalian lapar Ayo makan bersama dulu", anak Hamzah.
Semua nya pergi ke ruang makan sementara itu Faisal.
"Siapa? ", pikir Faisal sambil mengambil hp nya.
" Halo"
".... "
"Apa? Tetap awasi dan jangan sampai kau tertangkap", kata Faisal.
__ADS_1
"...... "
"Tahan di sana dan jangan keluar dari sekolah jaga Mutia"
"...... "
"Kalau dia sampai menerobos lari saja jangan melawan kau tidak akan sanggup"
"..... "
"Baiklah tunggu aku di sana tetap bertahan jangan melawan"
"..... "
Sambungan telepon terputus dan Faisal lari Ter buru-buru meninggalkan kediaman utama Mahesa.
"Faisal? Mau kemana dia? ", Luna bertanya-tanya saat melihat Faisal keluar rumah.
" Eh? Faisal kirim pesan", kata Luna sambil mengeluarkan ponselnya.
Faisal sayang:
Aku akan ke sekolah Andra dan Mutia terjadi sesuatu Luna titip anak-anak jangan sampai dia menangkapnya kau juga bersembunyilah Jakarta dalam keadaan kacau balau
Maaf
Luna sungguh terkejut membaca pesan dari Faisal segera ia men cari keempat anak-anaknya dan pergi dari sana sebelum dia datang menyerang kediaman utama Mahesa.
Hayo ada apa coba? Aku pun gak tahu nantikan ke lanjutan nya ya cerita ini menurutku dah bagus dan bantu aku hanya ingin dukungan dari kalian vote aja dan komentar kalian🥺😭.
Bantu share ya☑
__ADS_1
See you👀