
Maaf lama update ya saya usahakan tetap melanjutkan dan sering update serta terima kasih sudah supportnya hingga ke titik ini.
Selamat membaca....
Pov Riko
"Maaf ya Ndra sudah membuatmu repot dengan penyelidikanku kali ini", ucapku pada Andra melalui via video call.
"Gak papa kak Riko aku gak masalah kita bersaudara sudah tugas saudara saling membantu, iya kan?", kata Andra. Aku hanya tersenyum sambil mengangguk dan kami saling berbincang-bincang hal biasa sebelum mengakhiri via video call.
"Virga", panggilku setelah mengakhiri panggilan dan tahu maksudku Virga terlihat siap.
"Hari ini kita harus mendapatkan hasil memuaskan bagaimanapun caranya", kataku bertekad.
Kami memulai penyelidikan dari kamar yang pernah di pakai mereka untuk menjebak orang-orang yang ku sayang.
Yah, ini gak mudah karena sudah sangat lama tetapi bukan hal mustahil dengan petunjuk yang kami dapatkan selama ini. Usaha dan rencana ayah untuk membalas dendam akan berhasil jadi penyelidikan ini harus berhasil karena sudah banyak korban berjatuhan karena ulah kakek jadi untuk mengakhirinya supaya tidak memakan korban inilah jalan keluarnya.
"Kenapa?", tanyaku sambil berjalan mendekati Virga.
__ADS_1
"Lihat ini", kata Virga sambil menyodorkan barang yang tak asing di mataku.
"Ini?! Virga!! Cari yang lain dan dapatkan rekaman cctv serta mencari korban ini!! Sebisa mungkin mereka harus ikut dan membantu kita dengan pengakuan mereka", ucapku dan Virga mengerti dan menggerakkan orang-orang mencari korban terakhir kakek.
"Dasar kakek tua lihat saja pembalasanku akhir hidupmu akan seperti neraka karena ulahmu sendiri jadi tertawalah sepuasmu sekarang sampai hari itu tiba", kataku sambil mengepalkan tangan berusaha menahan emosi.
Penyelidikan hingga sore hari aku sulit menemukan mereka hingga...DIA DATANG.
"Padahal Ryan bilang kalau kau butuh bantuan bisa datang padaku aku juga kakakmu loh", katanya dan seketika aku berbalik badan terkejut orang itu muncul di hadapanku saat ini padahal selama ini hanya mengawasi dari kejauhan.
"Kau-"
Terlihat sosok laki-laki memandang pemandangan siang hari lewat jendela.
"Ryan, dia sudah bergerak", kata Arfan menatap putra sulungnya yang hanya tersenyum kecil sambil menatap Arfan.
"Yah, dia putraku. Anisa benar Ryan benar-benar copyan dariku dari segi mana pun", pikir Arfan namun pikiran itu buyar seketika setelah Ryan mengatakan dia membaca pikiran Arfan.
"Ayah tahu kau bisa membaca pikiran tetapi bisakah kau tidak memusingkannya dan menganggapnya tidak pernah mendengarnya?", kata Arfan sambil menghela nafas lelah.
__ADS_1
"Aku gak bisa berbohong soal aku bisa membaca pikiran orang ayah tapi...", kata Ryan mengantung ucapannya. Terlihat Arfan bisa menebak apa yang ingin dikatakan Ryan.
Sambil terkekeh Ryan menatap lekat ayahnya yang banting tulang di usia mudanya demi istri dan anak-anaknya hingga saat ini.
"Tapi, ayah kenapa? Padahal ayah dan ibu bisa hidup normal kalau tidak mempertahankan kami tapi kenapa kalian memilih jalan hidup seperti ini?", tanya Ryan dengan tatapan yang penuh kesedihan mendalam.
"Mau gimana ayah menjelaskannya lagi kau dan adik-adikmu sumber kebahagiaan ayah dan ibu bukan beban bagi kami kalian darah dagingku aku tidak mungkin membuang kalian permata kecilku karena itu kau juga lindungilah permata kecilmu sekarang sebenarnya ayah tidak mau kau berakhir sama seperti ayah dan ibu tetapi akhirnya seperti ini mau bagaimana lagi toh semuanya sudah terjadi dan kami tidak pernah menyesali keputusan kami selamanya, anakku", kata Arfan sambil memeluk erat Ryan.
"Iya ayah terima kasih atas semuanya ini semua akan berakhir persis yamg ayah rencanakan dari awal", kata Ryan sambil membalas pelukan Arfan. Hangat.
"Aku yakin Reyhan juga berpikir hal yang sama", pikir Ryan.
Kembali ke posisi Riko
"Kau-"
"Hai, adikku yang manis butuh bantuan?", tanyanya sambil tersenyum dan melambaikan tangan.
"KAK REYHAN????!!!"
__ADS_1
Saya sudah mencoba yang terbaik dan mempercepat jalan ceritanya dam maaf kalau banyak karakter yang muncul dari s1 gak muncul di s2 atau berubah nama atau segala macam saya tidak mungkin membaca ulang s1 demi mencari nama" yang hilang itu ya. Mohon pengertiannya dan see you....