
Hm? Apa kabar kalian semua? Gimana menurut kalian perkembangan cerita ini sejauh ini? Senang? Sedih? Marah? Atau ada hal lainnya? Tulis di kolom komentar ya😊
Saya senang kalian tetap setia membaca ceritaku ini tanpa kalian apalah cerita ini sampai sejauh ini.
Terima kasih supportnya ya dan selamat membaca.......
"Zaena tuh gila ya", kata Ratna berapi-api melihat kelakuan Zaena akhir-akhir ini.
"Apa Arfan tahu hal ini?", tanya Nanda.
"Iya dia tahu hal ini baru juga akhir-akhir ini aku bertengkar untuk pertama kali dengan Arfan" kata Anisa sambil meminum jus jeruknya yah memang lagi mau aja dianya atau lebih tepatnya babynya.
"Apa?! Arfan lakuin krdt?!", sontak Rara dan Vioni menjadi sangat kepo.
"Gak kok malah dia yang melukai dirinya sendiri", kata Anisa menyesal.
"Owh, btw kok kamu cuman makan sedikit lalu minum jus jeruk doang?", tanya Nanda khawatir.
"Entahlah lagi pengen aja", kata Anisa yang masih menyeruput jusnya.
"Ngidam tuh", kata Ratna sambil tertawa.
Anisa tak menggubrisnya ntahlah hari ini dia sangat acuh padahal biasanya gak.
Apa bawaan hamil muda? Tahu juga siapa yang tahu.
Kata dokter Angga berat badan Anisa masih kurang untuk ukuran orang hamil apalagi hamil muda gini.
Ditambah wanita itu masih aja ngikutin mereka ke mana saja tapi yang mengherankan adalah mau apa wanita itu mengikutinya? Mencelakakan dia dan anaknya? Jangan harap! Itu tidak akan terjadi.
Hari demi hari, minggu demi minggu, bulan demi bulan berlalu dan Zaena terus melakukan aksinya hingga suatu hari.
__ADS_1
"Ar, itu Anisa gak papa dibiarkan ikut lomba jalan cepat?", tanya Dimas.
"Jalan cepat aja gak bakal buat dia keguguran", kata Arfan yang masih fokus dengan ponselnya sembari menunggu giliran kelas mereka tanding basket.
Iya, sekolah ngadain lomba tahunan sebagai tanda hari ultah sekolah.
"Iya tahu tapi yang ku khawatirkan adalah Zaena ikut lomba itu juga takutnya dia ngapain-ngapain saat berlangsungnya lomba", kata Dimas.
Mendengar hal itu Arfan meremas ponselnya hingga retak.
Ia tak menyangka Zaena akan berani melakukan hal semacam itu.
"Mau ke mana Ar?", tanya Aldi.
"Lihat lomba jalan cepat", jawab Arfan dingin.
"Aku sudah melihat masa depan yang suram menanti seorang Zaena", kata Arif ketakutan.
Di lapangan tempat dilaksanakan lomba jalan cepat terlihat Anisa berada di garis depan dan Zaena yang kedua.
Ada rasa sakit di perutnya namun gak membuat Anisa menyerah.
Tapi, tubuh Anisa sangat lemah untuk jalan dan Zaena yang melihatnya sengaja menyenggolnya kuat hingga Anisa tak dapat bangun lagi.
Melihat hal itu panitia dan seluruh penonton ricuh dan Arfan sangat marah melihat tindakan Zaena terhadap Anisa.
Dan perlombaan di menangkan oleh Zaena.
"Arfan, aku menang loh", kata Zaena senang melihat Arfan berjalan mendekatinya.
Arfan tanpa aba-aba menampar Zaena di depan semua orang termasuk orangtua Zaena.
__ADS_1
"Hei!! Kau mau keluargamu hancur ku buat!!!", kata ayah Zaena.
"Oh? Coba saja kalau berani", kata Arfan yang tak takut ancaman gubernur.
"M-memangnya kau punya kuasa apa melawanku? Orangtuamu pasti cuman warga sipil biasa mau melawanku?", gertak ayah Zaena.
Namun Arfan hanya tersenyum.
"Kenapa kau senyum-senyum? Cepat minta maaf sama putriku", kata sang walikota.
"Kau tuh harusnya beruntung akan memilikiku ketimbang gadis kampungan itu", kata Zaena sombong.
"Gadis yang kau hina itu adalah Anisa Rahman putri bungsu Agus Rahman dan aku-", kata Arfan dingin dan angkuh sambil berjalan ke arah tengah lapangan.
"Namaku Moh. Arfan Mahesa putra Andhika Mahesa", kata Arfan lantang.
"Dan ku beritahu Anisa itu sedang mengandung anakku coba-coba kau sakiti dia kau akan MATI", kata Arfan lagi dengan tatapan membunuh.
Tentu saja semua orang di sana terkejut dan berita menghilangnya tuan muda Mahesa dan nona muda Rahman itu benar.
"Dan siapapun di sini yang memberitahu pada orang luar mereka akan hancur", kata Arfan lagi.
"I-iya kami semua akan bungkam tuan muda", kata gubernur.
"Iya kan, semua?", tanya sang gubernur pada semua orang.
"Iya"
Dan sejak itu Zaena sifatnya berubah dan tak berani bertatap wajah dengan Anisa dan lainnya.
Jangan lupa vote dan komen
__ADS_1
Salam manis
Friska_chan