
Hi kalian para readers ada yang kangen gak? Yang sebelumnya pasti pada penasaran kan? Gantung kan?? Bertanya-tanya kan siapa mereka? Tanpa menunggu lagi di sini rasa penasaran kalian akan terjawab!
Happy reading ๐๐๐
"Disini memang dulu agak kotor", kata seorang laki-laki yang sedang memandangi beberapa sel.
" KAU", kaget mereka melihat laki-laki itu.
"Faisal, kau? Arfan dia anakmu? ", tanya Joshua.
" Iya, Faisal Mohammad Ahlan Mahesa anak ketiga ku", ujar Arfan.
"Lah kok kamu gak beritahu kami? Dan kenapa kau tidak bertanggung jawab atas putriku?! ", kata Ayu agak sedikit berteriak.
" Luna? Dia ada di kamarku ngurus 4 anak kami ", jawab Faisal dengan tampang polosnya.
" 4 anak? Gimana bisa? Yang selamat waktu itu hanya Nizar", kata Joshua terkejut.
"Syifa, Nayna, dan Haris dibesarkan oleh Faisal selama 3 tahun ini. Waktu kejadian itu Faisal menyelamatkan mereka semua mengorbankan nyawanya dan membiarkan Luna membawa Nizar karena kalau keempat-empatnya ada disini akan berbahaya untuk kasus Ryan dan Maura berbeda", jelas Anisa panjang lebar.
" Berbeda? Maksudnya apa? ", tanya Reza, suami Cantika.
" Maksudnya adalah waktu itu keadaanku antara hidup dan mati karena mereka mengetahui Maura adalah gadis yang sudah melahirkan keturunan Mahesa", jawab Ryan.
"Kau sekarat?! ", tanya Vivian khawatir yang dikatakan cucunya tidak benar.
" Sayangnya iya, bekas operasi itu masih membekas hampir seluruh tubuhku hancur gara-gara kecelakaan ledakan mobil 9 tahun lalu serta aku juga koma selama 8 bulan dan masa pemulihan ku selama dua tahun lamanya", kata Ryan sambil membuka kaosnya dan memperlihatkan badannya yang setengahnya hancurย dan begitu banyak jahitan.
"Apa-apaan semua jahitan itu? Kau bertahan dengan keadaan begitu? ", kaget Joshua melihat kondisi menantunya itu.
" Ayah, Ryan waktu itu kalau bukan karenanya mungkin aku sudah berakhir di pasar gelap. Karena Ryan menyelamatkanku aku pun tidak mau menjadi bebannya dengan tetap disini dan ikut mereka", kata seseorang dibelakang mereka.
"Maura?! "
Mereka kaget melihat Maura yang tiba-tiba muncul dibelakang mereka.
"Sudah ku bilang kan? Ada banyak hal yang terjadi selama 26 tahun ini",kata Arfan.
" Yang mengharuskan ku untuk tidak pulang dan tetap bersembunyi menyembunyikan keberadaan ku dan Anisa serta anak-anak ku dan keluarganya ", tambah Ryan.
Andhika merasa gagal menjadi kepala keluarga dan sebagai seorang ayah.
" Aku tahu ini akan sulit mengingat aku waktu itu masih berumur 16 tahun tapi aku ingin melindungi keluargaku sendiri tanpa bantuan dari siapa pun", kata Arfan serius.
"Tapi, aku berhasil melakukannya walau memang semakin lama musuh semakin banyak dan kuat tapi aku tidak akan menyerah dan percaya lindungan Allah akan menyertai kami", jelas Arfan dengan percaya diri.
" Aku juga tidak melakukannya sendiri tanpa Anisa dan anak-anakku ini tidak mungkin terjadi hari ini tidak akan terjadi", kata Arfan.
"Arfan, maafkan ayah dulu tak mendengarkanmu untuk mau bertanggung jawab kepada Anisa ayah kira kamu hanya ingin bertanggung jawab dan ketika ayah dari anak dalam kandungan Anisa datang mengambil mereka semuanya berakhir dan kau dilupakan ternyata", kata Andhika berusaha untuk tidak menangis.
Arfan masih menyimak pembicaraan ayahnya itu.
"T-t-ternyata kaulah laki-laki itu kenapa tidak bilang! ", seru Andhika marah karena putranya tidak menjelaskannya dengan detail.
" Aku sudah bilang tapi kalian tidak membiarkanku bicara lebih lanjut langsung main potong pembicaraan jadi aku ke kamar Anisa dan membawanya pergi ke Yogyakarta ", kata Arfan santai.
__ADS_1
Semuanya terdiam membisu karena yang dikatakan Arfan ada benarnya.
" Tapi tetap aja maaf",ย kata Andhika menyesal.
"Ya sudah toh hanya masa lalu", kata Arfan.
" Ayah ", panggil seorang gadis yang berlari kearah Arfan.
" Siapa?! ", seru mereka kaget dengan panggilan gadis itu.
" Hah dasar anak keras kepala", gumam Arfan capek ladeni putrinya satu itu.
"Kenapa? ", tanya Joshua.
" Biasa masalah aku dan dia", jawab Arfan yang membuat tambah bingung orang-orang.
"Ayah, aku tetap tidak mau menikah dengan cowok itu!! ", serunya.
" Alma Catra Mahesa!! Dengar di umurmu sekarang masih belum menikah?! Ayah hanya khawatir sama kamu!! Dan begini sikapmu hah?! Nona muda ke-tiga!!! ", kata Arfan tegas.
" Habislah sudah, Alma gak akan selamat", bisik Ayna.
"Iya", bisik Fikri.
" Kok kalian suka ghibah sih? ", tanya Siska heran dengan dua anak kembar ini yang ngomongin kembaran mereka dibelakang.
" Emang", jawab Fikri dan Ayna bersamaan.
"Giliran hal begini kalian kompak hal lainnya bertengkar terus", kata Faisal.
" Serah kalian dah", kata Faisal pasrah dengan adik kembarnya itu sambil mendekati Arfan dan Alma.
"Kau boleh menolak pernikahan dengan syarat kalahkan aku dalam pertarungan", kata Faisal.
" Pertarungan apa? ", tanya Alma tanpa rasa takut tapi sebenarnya dia sangat takut.
Karena Faisal bukanlah tandingannya tapi hanya ini jalan keluarnya.
" Adu pedang seperti dulu, aku akan beri keringanan dengan pedang kayu saja jadi tidakย ada yang terluka kan? ", kata Faisal sombong.
" Sal, jangan menyombongkan diri gak baik", tegur Luna yang ada di tangga berdiri sedari tadi.
"Sejak kapan Luna di sana? ", tanya Ayu heran.
" Sejak tadi", jawab Faisal.
Saat ini di ruang bawah tanah Faisal mengubah tempat itu dengan tanah lapangan tapi sel-sel itu masih ada. Dan ternyata sel-sel itu dalamnya ada orang-orang.
"Luna aku bukannya sombong tapi dalam perlombaan adu pedang di Paris dulu aku yang selalu menang", kata Faisal.
" Kak", panggil Alma.
"Apa? ", tanya Faisal.
" Aturan nya seperti dulu kan? ", tanya Alma.
__ADS_1
" Iya", kata Faisal langsung menyerang Alma tanpa ampun.
Alma tahu akan menjadi seperti ini melawan Faisal sama saja cari mati.
"Faisal menyerangnya tanpa ampun", kata Siska agak ketakutan melihat sisi Faisal sekarang.
" Tiga tahun Faisal masuk ke sekolah SMP militer dan pernah masuk dunia mafia setelah kematian Alan sahabat kecilnya dalam waktu hanya 1,6 tahun dia berhasil bertahan lalu keluar dari mafia setelah lulus sekolah dasar", jelas Ryan.
"Aku pernah mendengarnya dan anak laki-laki yang terkenal dengan jiwa psicho-nya adalah ayah dari anak-anakku", gumam Luna dengan tubuh ber gemetaran.
" Pantas saja dia sudah terlatih", kata Joshua takut sambil melirik Arfan.
"Apa? ", tanya Arfan dingin.
" Kenapa putramu begini? ", tanya Dwi Yang daritadi diam memperhatikan.
" Ini berawal dari kematian sahabat kecilnya di Amerika dan dia menodorkan jantungnya untuk Faisal supaya bisa bertahan hidup sampai sekarang ", jawab Arfan.
" Faisal lahir dengan keadaan jantung terbalik", tambah Arfan.
Tentu saja semuanya terkejut bukan main. Ada hal seperti ini terjadi di keluarga Mahesa yang sudah bersembunyi selama 26 tahun ini.
"Yak, Faisal yang menang", kata Fikri yang sebagai wasit.
" Kau sendiri tahu kan? Kau tak akan pernah mengalahkanku dalam pertarungan apapun bahkan adu pedang kayu", kata Faisal dingin.
"Oh ya satu hal lagi", kata Faisal menghentikan langkahnya.
" Putra kedua Zeinaldi ingin mengubah acara pertunangan menjadi acara pernikahan", kata Faisal.
"Apa?! ", teriak Alma habis waktu nya sudah dekat kalau mau diganti memangnya ada waktu.
" Dia sendiri yang mengatakannya langsung padaku tadi pagi di kafe", ujar Faisal.
Alma tak habis pikir dengan cowok itu tapi dia adalah putra keluarga Zeinaldi apa yang tidak bisa dilakukan keluarga ini. Mengganti acara mah gampang bagi mereka (orang kaya mah bebas).
"B-baiklah", pasrah Alma pada pernikahan ini.
Faisal hanya diam dan meninggalkan Alma dan menuju ke sel penjara.
" Lama tak bertemu, Wilda dan Avin", kata Faisal di depan kedua sel itu.
Dan yang dipanggil hanya tersenyum yang tak dapat diartikan menatap Faisal takut.
Sementara itu di villa keluarga Zeinaldi.
"Tuan muda kedua, semuanya sudah siap", kata salah satu bodyguard keluarga Zeinaldi.
" Bagus, aku akan segera menikahi nona muda ke-tiga keluarga Mahesa ", katanya sambil tersenyum senang.
" Alma sebentar lagi kau adalah milikku"
**Yo semuanya hahaha udah gak penasaran lagi kan? Atau tambah penasaran? Pasti penasaran nih kalian semua sama nama calonย suami Alma kan? Nanti aja lah๐ itu masih rahasia ๐ถ๐ค๐
Oke jangan lupa vote dan komen
__ADS_1
See you ๐๐๐**