
Hai lagi🙋
Aku sungguh sudah gatal dan gregetan sama ni cerita😭
Dan ini buat kalian yang sudah setia menunggu cerita ini yang konflik nya tiada batas maksudnya tidak bakal selesai sampai ending.
Kenapa? Semua jawaban nya akan terungkap di cerita lain tapi gak sekarang (kisah Ryan dan Maura)
Ini baru awal ingat! jadi jangan komen kalau ending nya gini gitu ya karena aku berpikir keras soal ending cerita ini gak happy atau sad ending jadi tunggu saja kisah kelanjutan mereka nanti.
Dan bakal panjang juga aku sudah mulai kisah Ryan dan Maura tapi rilisnya masih rahasia mungkin bakalan beberapa chapter lagi atau di ambang cerita ini pertengahan cerita.
Jadi tunggu saja. Judul? Tentu saja rahasia.
Aku berikan sedikit bocoran nya loh sebelum-sebelumnya gak pernah.
Satu lagi ini masih flashback kisah mereka jadi bersabarlah.
Oke kita langsung saja
Selamat membaca🙋
"Hei tunggu aku", kata Dianra.
" Coba aja kejar hahahaha ", kata Mutia.
" Andra ayo main kejar-kejaran", kata Dianra.
"Biarkan saja dia", kata Mutia dengan wajah kesalnya.
Sudah ribuan kali Mutia mengajak Andra tapi selalu di tolak.
Di kamar Ryan
"Jangan!! Dianra!! Ah!!", keluh Ryan sambil terbangun kaget.
" Kau kenapa? Mimpi buruk lagi? ", tanya Reyna khawatir.
" Hah hah hah, aku baik-baik saja", kata Ryan sambil menghela napas panjang.
"Baguslah kirain sakit mu kambuh lagi", kata Reyna sambil menuangkan air di gelas buat Ryan.
Ryan menerima gelas itu dan meminum air nya.
" Di mana mereka? ", tanya Ryan.
__ADS_1
" Di luar lagi main kejar-kejaran ", jawab Reyna.
Terdengar suara gelas jatuh Reyna kaget dan khawatir karena kesehatan Ryan yang memburuk.
" Hei!! Kau kenapa? Ada yang sakit? ", tanya Reyna khawatir.
" Hei!! Kau mau kenapa?! ", seru Reyna.
" Dia kenapa? ", gumam Reyna sambil membersihkan pecahan gelas.
Di luar rumah
" Mutia", panggil Ryan.
"Iya kak? ", sahut Mutia.
"Di mana Andra dan Dianra? ", tanya Ryan khawatir.
" Mereka di- eh kok gak ada", panik Mutia dan langsung menangis.
"Ada apa? ", tanya Reyna yang langsung keluar dari rumah.
" Jaga Mutia aku akan mencari Andra dan Dianra ", kata Ryan.
" I-iya", jawab Reyna ragu.
Di lain tempat di dekat air terjun.
" Lepaskan saja kak", kata Dianra.
"Tidak akan ku lepaskan", kata Andra berusaha menarik ke atas Dianra.
" Tidak ada gunanya bocah adik kecil mu akan mati dengan sendiri nya"
"DIAM", teriak Andra dan berusaha menarik Dianra.
" Apa itu? Suara itu ANDRA"
Ryan berlari masuk ke dalam lagi ke hutan.
"Nah matilah kalian bersama MAHESA BERSAUDARA"
"BERHENTI!! ", seru Ryan sambil menahan salah satu dari mereka dan menghajar mereka hingga cacat.
" Tidak!! Dianra!! Jangan lepaskan!!", kata Andra berusaha sekuat tenaga menarik Dianra.
__ADS_1
"Sampaikan maafku pada Mutia dan kakak lainnyadan ayah juga ibu terutama kau, kak Andra demi diriku tetaplah hidup dan jagalah Mutia maaf aku gak bisa lagi bermain lagi bersama dan juga aku menyanyayangi kalian semua terima kasih sudah melahirkan dan membesarkanku memberikanku kasih sayang dan cinta", kata terakhir Dianra sambil tersenyum dan genggaman nya terlepas.
" Dianra!! ", teriak Andra dan berniat melompat namun di tahan oleh Ryan.
" KAK BIARKAN AKU MENYELAMATKANNYA KAK RYAN LEPASKAN!! DIANRA!! HOI!! LIA DIANRA AYU LESTARI MAHESA!! HUA... ", teriak Andra histeris.
" Dianra, tidak mungkin ", kata Mutia tidak percaya.
Anisa juga syok berat karena kehilangan anak nya ke 3 kalinya.
" Selidiki siapa yang melakukan ini semua, SEKARANG!! ", marah Arfan.
" B-baik tuan muda"
Beberapa hari kemudian
"Siapa yang melakukan ini? Dulu Rika dan Reyhan padahal mereka waktu itu baru saja lahir", isak Reyna.
" Bagaimana Andra? ", tanya Faisal.
" Masih sama Mutia juga", kata Alma sedih.
"Kak", panggil Faisal.
" Apa? ", sahut Ryan.
" Aku punya ide tapi butuh waktu hingga hari itu kita akan buat mereka membayar ini semua ", kata Faisal dengan tatapan membunuhnya.
3 tahun berlalu
" Kau mau kita bekerja sama? Kok Tiba-tiba? Lagian kita tidak memiliki kekuatan untuk melawan Faisal"
"Wira, Chandra, aku tahu karena itu aku akan terjun ke dunia bisnis mengambil alih", kata Faisal.
" Oke kami paham kami akan membantumu tapi aku ingin menikahimu adik mu", kata Wira dan Chandra memohon.
"Berusaha lah lagian kalian mengenal mereka dan satu lagi tidak mudah mendapatkan restuku", kata Faisal pergi.
" Dasar iblis", gerutu Wira dan Chandra.
Oke sampai sini dulu kita akan bertemu lagi🙋.
Silakan berpikir ya dan jangan lupa vote dan Komen😁.
Tanpa kalian apalah jadinya ini cerita oke?
__ADS_1
See you 👀