Nikah Muda(END)

Nikah Muda(END)
episode 54(s2)


__ADS_3

Hai balik lagi sungguh aku gak tahu ceritanya bakal sepanjang apalagi terus dukung ya supaya bisa jadi buku suatu saat👍.


Happy reading.....


Setelah mereka mengintrogasi pria itu sesuai janji Arfan membiayai perawatan rumah sakit ibu dari pria tersebut namun pria itu tetap akan mendapatkan hukuman atas keterlibatannya.


"Ayah sekarang bagaimana? Apa aku kejar anak itu?", tanya Riko pada Arfan.


Saat ini mereka berada di taman dan hari semakin sore. Arfan berbalik badan dan menatap Riko lembut.


"Hari ini cukup kau nikmati saja hari-harimu disini soal anak yang bernama Revana ayah yang akan urus dia pasti ada kaitannya dengan kasus fitnah Revano", jawab Arfan sambil mengelus kepala Riko dengan lembut.


Riko terdiam. Sudah lama ayahnya tidak mengelus kepalanya. Sembari memegang kepalanya Riko tersenyum kecil.


"Ngelamun ni anak sana pergi bersenang-senang karena ini hanya kesempatan sekali dalam setahun kau mendapatkan liburan", kata Ryan sambil menjitak kepala Riko.


"Aduh, kak Ryan sakit main jitak kepala orang aja", gerutu Riko lalu mengajak sahabatnya pergi melanjutkan jalan-jalan.


"Aku juga mau pulang Rena pasti cari aku", kata Reyhan sambil membalikkan badan namun tiba-tiba kepalanya juga dijitak oleh Ryan.

__ADS_1


Reyhan meringis sakit sambil memengang kepalnya menatap Ryan bingung.


"kapan kau pulang bersama Rena hah?! Adik durhaka sampai kapan kau mau membuatku khawatir?".


Yah, itulah kata-kata yang disimpulkan Reyhan dari raut wajah Ryan yang datar namun tatapannya ingin membunuhnya saat ini juga.


Dengan harapan kecil Reyhan melirik ayahnya namun sang ayah pun menatapnya datar nan dingin. Menusuk.


"Keluargaku kenapa sih? Dingin seperti kutub utara", pikir Reyhan tapi tiba-tiba saja Ryan berada tepat di hadapannya tengah tersenyum sangat manis.


"Mati aku...IBU...TOLONG...", terdengar suara teriakan hati dari sang anak laki-laki memanggil ibunya karena saat ini ia dihadapkan ayah dan saudara kembarnya yang terlihat siap membunuhnya kapan saja mereka mau.


Beberapa hari setelahnya Ryan dan Arfan berangkat pulang ke Tokyo dan Reyhan kembali ke Meksiko setelah selesai urusan pekerjaan mereka di Jakarta.


Disisi lain kota Jakarta


"Sial banget ayah memintaku pindah sekolah ke Amerika padahal aku gak tega meninggalkan Siska dia pasti akan membenciku karena tiba-tiba menghilang", ujar Fikri sambil memandang gedung di hadapannya lebih tepatnya bandara.


"Mau bagaimana lagi kasus yang menimpa Faisal setelah kak Ryan harus diselidiki dan itu ada di Amerika", kata Ayna.

__ADS_1


"Sayang banget kisah cintamu harus berakhir", ejek Alma sambil terkekeh.


"Bacot", kata Fikri lalu masuk ke dalam bandara Jakarta.


"Bye bye Kiki", kata mereka bersamaan sambil melambaikan tangan.


Ya, 4 tahun lalu Ryan dijebak dan sekarang Faisal yang ikut dijebak entah karena apalagi kali ini.


"Padahal Faisal tipe orang yang gak gampang dijebak dari dulu", gumam Fikri sambil melihat langit-langit di dalam bandara. Lalu ia melanjutkan perjalanan dan menunggu pesawatnya.


Di lain sisi


"Kiki pindah?! Kapan?!", seru Siska terkejut mendengar kabar cowok yang statusnya pacarnya tiba-tiba pergi tanpa mengabarinya.


"Kurang tahu tapi sepertinya kemarin pas Fikri gak masuk", kata teman-temannya.


Siska tidak percaya dan berlari meninggalkan kantin sekolah tanpa mendengarkan perkataan teman-temannya.


Di toilet

__ADS_1


"4 tahun lalu kak Maura pergi entah kemana, lalu Luna juga harus menanggung beban karena hamil diluar nikah, sekarang Kiki malah pergi tanpa kabar dasar cowok bangsat dia pasti membuangku dan memilih pergi bersama cewek yang lebih cantik dari aku dasar cowok buaya darat", gerutu Siska sambil mengacak-acak rambutnya.


Bersambung....


__ADS_2