Nikah Muda(END)

Nikah Muda(END)
episode 53(s2)


__ADS_3

Hi maaf ya lama update 2 bulan ini dan baru update pas puasa gini aku lagi sibuk banyak tugas dari kampus dan baru sekarang menyempatkan buat lanjut cerita ini.


So, selamat membaca....


Masih dalam keterkejutan Riko memerhatikan pria dihadapannya saat ini tengah tersenyum manis padanya.


"Kakak kagetin aja kira siapa tadi", ucap Riko ketus.


Reyhan meminta maaf dan mengajak Riko serta temannya ke salah satu kafe.


Di kafe


"Aku tahu kau mencari apa aku bisa membantumu yah bisa dibilang aku bisa berada disini karena ingin membantumu", kata Reyhan sambil menyeruput kopi kesukaannya.


"Membantuku? Emang kak Rey punya rencana?", tanya Riko penasaran.


"Tentu punya, aku datang untuk bertarung jadi tenang saja kali ini pasti berhasil", kata Reyhan sambil tersenyum.


Keesokan harinya mereka datang ke taman hiburan.


"Kak kenapa kita datang kesini?", tanya Riko bingung saat mereka tiba di taman hiburan.


"Aku kemarin menemukan pria yang bekerjasama dengan pak tua itu disini ayo kita naik wahana itu", kata Reyhan sambil menunjuk salah satu wahana paling ektrim dan cepat, ROLLER COSTER.


"Kenapa yang itu kak?", tanya Riko ketakutan sambil menunjuk wahana tersebut.

__ADS_1


"Pria itu naik wahana ini jadi aku sudah memesan tiket kemarib dengan bantuan orang-orang kepercayaanku ayo main", kata Reyhan sambil menarik Riko masuk wahana diikuti oleh Virga.


Sejujurnya ini kali kedua Riko naik dan ia sangat takut apalagi ia phobia ketinggian. Kalau ditanya kali pertama ia naik karena alasan apa yah jawabannya ia diseret dan naik oleh Ryan.


Saat Riko naik ke kereta diikuti Virga Riko mengumpat kedua kakak kembarannya yang jahil dan berhasil menyeretnya naik wahana satu ini.


Sedangkan Reyhan duduk didepan dan disampingnya ialah pria itu.


Kereta melaju perlahan dan Riko memegang erat sabuk pengamannya dan disaat kereta meluncur.... ia berteriak keras dan Virga tertawa melihatnya ketakutan serta menikmatinya.


Reyhan yang awalnya juga ikut tertawa tiba-tiba pria itu melancarkan pisau ke arah Reyhan namun ditangkis oleh Reyhan.


"Berani juga dirimu namun cukup sampai disini permainanmu", bisik Reyham diikuti suara teriakan disaat kereta meluncur dengan sangat cepat.


"Tolong ampuni aku kali ini aku hanya mengikuti perintahnya saja", pinta pria itu.


Ketika mata pria itu menatap mata Reyhan ia merasakan aura ingin membunuhnya dari sorot mata Reyhan. Dengan tubuh yang bergemetaran hebat pria itu terdiam dan tertunduk dalam ketakutan.


Virga yang sedaritadi memerhatikan akhirnya bertanya kepada Riko mengenai apa yang sudah diperbuat kakaknya(Reyhan).


Riko yang masih ketakutan dan dengan suara yang hampir habis ia menjawab jika kakaknya itu seorang psikiater.


Setelah naik roller coster Riko langsung berlari ke kamar mandi ditemani oleh Virga sedangkan Reyhan sambil membawa pria itu pergi ke suatu tempat yang sudah ia persiapkan.


"Jadi dia orangnya?", tanya seseorang dari suaranya terdengar familiar di telinga Reyhan. Ia pun mengiyakannya.

__ADS_1


Sosok itu keluar bersama satu orang lagi Reyhan terkejut sata melihat dua orang yang dikenalnya sekarang berada dihadapannya sekarang.


"Kapan kakak dan ayah datang?", tanya Reyhan.


"1 jam lalu aku dan ayah sampai dan langsung kesini sambil membawa koper", jawab Ryan sambil melirik dua koper kecilnya.


"Dimana Riko dan Virga?", tanya Arfan dan Reyhan menjawab mereka di kamar mandi Riko mabuk setelah naik roller coster.


"Anak itu akan mengutuk kita karena sudah menyeretnya naik roller coster ahaha..", kata Ryan sambil tertawa kecil.


"Katakan semua yang kau ketahui kami tidak akan menyakitimu", kata Arfan sambil menatap pria itu yang tengah terduduk.


"Saya hanya korban juga saya gak tahu akan jadi seperti ini dia janji akan melunasi semua biaya rumah sakit ibuku namun sampai sekarang saya dikejar-kejar oleh para remtenir", kata pria itu.


"Ketahuilah pak tua itu tak pernah menempati janjinya dia hanya menjadikan orang-orang sepertimu alat setelah itu dibuang", jelas Arfan.


"Kami akan membayar semua biaya pengobatan ibumu dengan syarat katakan dimana pak tua itu sekarang?!", seru Riko yang baru saja tiba.


"Aku tidak tahu keberadaanya dia selalu bersembunyi", jawab pria itu ketakutan.


"Lalu bagaimana kalian berkomunikasi?", tanya Virga.


"Kami berkomunikasi lewat seorang pemuda seperti kalian dia terlihat lesu dan tak berdaya kalau gak salah namanya Revana", jawab pria itu dan nampak semuanya terkejut.


Bersambung...

__ADS_1


Segini dulu ya maaf jika ada kesalahan kata dan semoga suka jangan lupa vote, komen dan share mari ramaikan cerita ini.


See you...


__ADS_2