Pacarku Beda Dimensi Pilihan Lisia

Pacarku Beda Dimensi Pilihan Lisia
Chapter 96 Kotak Berisikan Racun Hilang


__ADS_3


Chapter selanjutnya


Begitu Ezra berserta para anggota bulan sabit lainnya sampai kewilayah Duke Floweries, Ezra lalu langsung membagikan menjadi beberapa kelompok.


Finn bersama Owen memeriksa bagian timur, Felix bersama Elito memeriksa bagian barat, dan Daniel bersama Killien memeriksa bagian selatan, sedang kan Ezra sendiri memeriksa bagian utara sendiri.


"Ingat! jangan bertindak sendirian, tunggu sampai yang lain datang baru bertindak. Mengerti!! " ucap Ezra.


"Mengerti ketua! "Ucap para anggota bulan sabit.


"Sekarang bubar"


Semua anggota bulan langsung berpencar sesuai arah yang telah dibagikan, sedang Ezra langsung menuju kearah utara dan mulai memeriksa setiap sudut tampa terlewat sedikit pun.


🍁🍁🍁🍁🍁


Dimalam hari yang begitu cerah, bulan yang bersinar menerangi kerajaan Magixion. Disebuah ruang bawah tanah di bawah jam menara yang ada di wilayah Duke Floweries, terlihat seorang yang sedang melakukan percobaan terhadap racun racun.



Lalu tiba-tiba saja muncul lah seorang lelaki berjubah dibelakang laki laki yang sedang melakukan percobaan terhadap racunnya, dan laki laki yang sedang memegang racun tersebut adalah,,...


"Elard!, para anggota bulan sabit ada disini dan sedang mencari keberadaan mu sekarang "ucap sang lelaki berjubah itu.


"Oh, benarkah? Seperti begitu banyak orang yang ingin menangkapku"ucap Elard.


"Lebih baik, kau segera pergi sebelum mereka menemukan keberadaan mu"ucap sang lelaki berjubah itu.


"Baiklah, baiklah. Setelah aku menyelasaikan satu percobaan ini aku akan segera pergi. "Ucap Elard yang melanjutkan percobaan nya.


"Hah"menghela nafas panjang. "Kau selalu saja seperti ini, padahal kau sedang dalam bahaya tapi masih sempatnya melakukan percobaan terhadap racun, memang sang Ahli racun yang gila"ucap sang lelaki berjubah itu dengan mengelengkan kepalanya.


🍁🍁🍁🍁🍁


Beberapa jam kemudian


Setelah mencari cukup lama, para anggota bulan sabit berkumpul disebuah atap rumah warga untuk melaporkan situasi yang mereka dapatkan kepada Ezra.


"Maaf Ezra, kami tidak menemukan apa pun dibagian timur"ucap Finn.


"Begitu ya, aku juga tidak menemukan suatu yang mencurigakan diutara. Apa kau yakin kalau orang yang membeli racun ada disekitar wilayah ini? " tanya Ezra.


"Aku sangat yakin tidak mungkin salah"icap Finn.


Daniel dan Killien datang, "Lapor ketua, kami tidak menemukn apapun diwilayah bagian selatan"ucap Daniel.


"Baiklah, kalau begitu hanya tinggal Felix dan Elito yang masih belum kembali"ucap Ezra.


00:00


Ding Dong Ding Dong

__ADS_1


Setelah menunggu beberapa lama, akhirnya Felix dan Elito pun datang. "Lapor ketua, kami menemukan tempat mencurigakan dibawah menara jam"ucap Felix.


"Ayo segera kesana! " ucap Ezra.


Ezra beserta anggota bulan sabit lainnya bergegas menuju memenara jam tempat yang mencurigakan yang ditemukan oleh Felix dan Elito.


🍁🍁🍁🍁🍁


Sesampainya dibawah menara jam, Ezra dan anggota bulan sabit lainnya menemukan sebuah ruangan yang membuat mereka kaget akan isi ruangan tersebut.



"Apa apan semua hewan menjijikan ini, apa orang ini mengunakan hewan ini sebagai bahan membuat racun? "Ucap Felix yang melihat disebuah kandang hewan yang begisi ular berbisa, kalajengking, lipan, kodok beracun dan serangga berbahaya lainnya.


"Seperti dia merupakam ahli racun yang begitu tergila gila akan racun, sampai sampai memakai bahan bahan yang berbaha ini "ucap Daniel yang melihay tanaman bunga beracun.


"Seperti tidak semua, masih ada tanaman obat lain disini "ucap Killien yang mengambil bunga pelangi.


Anggota lain sibuk melihat lihat barang barang sang ahli racun, Ezra dan Finn melihat beberapa catatan yang ada diatas meja penelitian sang Ahli racun.


"Seperti sang ahli racun itu mengetahui jika kita sedang mencarinya , karna tidak sempat, ia meninggalkan semua bahan bahannya dan langsung melarikan diri. "Ucap Finn.


"Tidak, dia sengaja meninggalkan semua bahan percobaannya disini karna dia baru saja pergi"ucap Ezra.


"Apa maksud mu Ezra, jika ia baru pergi? , kalau memang dia baru pegi meninggalkan tempatnya ini bukankah kita pasti akan melihatnya diluar, tapi saat kita kemari kesini kita tidak melihat siapa pun"ucap Finn.


"Ada seseorang yang membantunya kabur, dan dia adalah orang yang sama yang membantu orang yang kalian kejar saat melihat ia membeli racun tapi tidak berhasil menemukannya "ucap Ezra yang membaca kertas yang berisi tanaman obat


"Geeledah tempat ini dan temukan racun apapun lalu kumpulkan"ucap Ezra.


"Baik "ucap semua para anggota bulan sabit lainnya.


Semua anggota bulan sabit langsung mengeledah ruangan tersebut,sedang kan Ezra melanjutkan mencari disekitar tempat penelitian sang ahli racun.


Setelah beberapa menit kemudian, Ezra menemukan sebuah ramuan yang aneh didalam sebuah kotak yang disimpan didalam laci meja.



Saat Ezra ingin menyentuh ramuan tersebut karna penasaran, tiba-tiba saja Owen datang dengan sangat tergesa gesa dan juga kelihatan panik.


"Ketua, ketua, "ucap Owen.


"Hei, hei ada apa? Kenapa kau berteriak seperti melihat hantu saja? " tanya Elito.


"Itu, ada sebuah ruangan dan didalamnya terdapat banyak mayat, saat ini wakil sedang melihatnya dibawah. " ucap Owen.


"Apa mayat?! "


Semua orang terkejut, begitu juga Ezra. Lalu Ezra meninggalkan kotak yang berisi ramuan yang ia dapatkan diatas meja dan bergegas pergi keruang bahwa untuk melihat ruang yang penih mayat yang dikatakan oleh Owen tadi, semua anggota bulan sabit lainnya juga ikut pergi bersama Ezra.


🍁🍁🍁🍁🍁


Tak lama setelah Ezra dan anggota bulan sabit lainnya pergi, tiba-tiba saja seorang lelaki berjubah hitam muncul diruang penelitian.

__ADS_1


"Dasar si Elard gila, masa menyuruh ku mengambil ramuan yang ia tinggalkan? Benar benar merepotkan, kalau bukan karna perinta tuan aku juga tidak mau berurusan dengan nya"ucap si laki laki berjubah itu yang sedang mencari ramuan disekitar meja penelitian.


"Sial, kemana lagi ia menyimpannya?. Kalau gak buru buru mereka akan segera kembali, sudah susah payah memancing mereka keruangan itu"ucap si lelaki berjugah.


Ternyata, ruangan yang ditemukan oleh Owen memang sengaja diperlihatkan oleh si lelaki berjubah untuk memancing Ezra dan yang lainnya pergi untuk melihatnya.


"Mmm"menyadari sebuah kotak diatas meja. Begitu dibuka, "Disini rupanya, ternyata malah mereka yang menemukannya tapi sangat bodoh dan malah meninggalkan disini. Kalau begitu aku akan mengambilnya sekarang "ucap si lelaki berjubah itu yang lalu menghilang kembali.



Disisi lain, Ezra dan yang lainnya berada diruangan yang dikatakan oleh Owen tadi.


"Ezra! "


"Apa ini? " tanya Ezra yang melihat begitu banyak mayat yang bergantungan.


"Mereka adalah orang orang yang dinyatakan hilang, beberapa minggu yang lalu. Dan salah satu dari mereka adalah orang yang kita cari atas permintaan kilen" ucap Finn.


"Siapa? "


"Robeth Harmasen, tuan muda dari keluarga Baron dan Baroness "ucap Finn.


"Begitu ya, kalau begitu hantarkan mayatnya kekeluarganya, hal ini kuserahkan pada kalian Daniel Killien, "ucap Ezra.


"Baik ketua"ucap Daniel dan Killien.


Daniel dan Killien pun membawa mayat tuan muda Harmasen pergi menuju kerumahnya. Sedangkan anggota bulan sabit lainnya memebereskan mayat yang tersisa.


"Si ahli racun itu sangat kejam, ia menggunakan manusia untuk melakukan percobaan racunnya"ucap Owen.


"Benar, jika aku sampai bertemu dengannya aku akan menghajarnya sampai babak belur"ucap Elito yang emosi.


"Oh ya ketua, bukankah ketua menemukan sebuah ramuan yang dibuat oleh si ahli racun gila itu?,"tanya Filex.


"Ramuan? "


"Iya ramuan yang aneh, sepertinya itu juga racun"ucap Filex.


"Kalau begitu kemana ramuan yang kau dapatkan itu Ezra? " tanya Finn.


"Kutinggalkan diatas meja,....!!... "


Ketika Ezra mulai menyadari akan sesuatu, ia langsung bergegas kembali ketempat ruang penelitian milik si ahli racun gila itu. Saat melihat keatas meja, kotak yang berisi ramuan yang Ezra temukan menghilang.


Hal itu membuat Ezra merasa jika seseorang sengaja memperlihatkan ruangan mayat tadi untuk memancing Ezra dan yang lainnya pergi, dan ia kembali datang untuk mrngambil ramuan tersebut.


...Terus dukung Redblack....


...Jangan lupa like, comment, hadiah, dan votenya, Kilik juga tombol favoritnya, agar redblack terus semangat....


...Salam cinta dari redblack....


__ADS_1


__ADS_2