Pacarku Beda Dimensi Pilihan Lisia

Pacarku Beda Dimensi Pilihan Lisia
Chapter 74 Semua Hak Nevan


__ADS_3


Setelah para warga desa pergi, Nevan mengajak Nox dan Elis masuk kedalam rumah.


"Kak Nox! Apa orang orang desa akan mengembalikan hak kak Nevan? " tanya Elis.


"Tentu saja, karna orang orang desa tidak akan mungkin mengabaikan perkataan dari kak Diana. Benarkan kak? " tanya Nox.


Nevan hanya diam sambil berekspresi khawatir membuatnya tidak mendengarkan apa yang Nox bicarakan.


"Kak Nevan! "Memegang ujung baju milik kakaknya. "Apa kakak baik baik saja? Kakak kelihatan tidak senang. Bukankah hak kakak sebagai penduduk desa agelios akan dikembalikan? Kenapa kakak kelihatan tidak bersemangat sekali? " tanya Nox.


"Bukan apa apa, kakak hanya memikirkan hal lain tadi. Kakak senang kok"ucap Nevan.


"Benarkan, kakak tidak bohongkan? "Tanya Nox yang tidak percaya karna melihat ekspresi Nevan yang tidak sesuai dengan apa yang ia ucapkan.


"Iya, kakak tidak berbohong kok. Baiklah, bagaimana jika kita makan sesuatu? Kakak akan membuatkan untuk kalian"ucap Nevan.


"Elis mau dibuatkan kue pie "ucap Elis.


"Baiklah "ucap Nevan yang mengelus kepalanya Elis.


Nox hanya bisa melihat gerak gerik kakaknya itu yang sedang gelisah dan melihatan aneh.


"... (Sebenarnya apa yang kakak sembunyikan sehingga kelihatan khawatir seperti itu) "ucap Nox dalam hati.


"Kak Nox ayo!.Kenapa diam saja disitu, "Ajak Elis.


"Baiklah"ucap Nox.


Nevan, Nox dan Elis pun menuju dapur untuk membuat kue pie.


🌺🌺🌺🌺🌺


Dimalam harinya dimana Nox dan Elis sudah tidur nyenyak, tiba-tiba saja Elis terbangun karna merasa haus. Ia pun pergi kedapur untuk minum, setelah selesai minum Elis tidak sengaja mendengar suara orang yang sedang berbicara. Elis pun pergi kesumber suara tersebut, ia melihat dari celah pintu depan yang terbuka sedikit dan melihat seseorang yang sedang mengobrol dengan kakak laki lakinya itu.


".. (Kak Nevan! Sedang bicara dengan siapa? Diluar) "ucap Elis dalam hati yang mengintip dari celah pintu.


Ketika Elis menyadari orang yang bicara dengan kakaknya itu, ia pun terkejut. ".. (Kepala desa! Kenapa kepala desa menemui kakak malam malam begini?, Apa yang sedang mereka bicarakan?) " tanya Elis yang merasa penasaran.

__ADS_1


Elis pun diam diam mendengarkan pembicaran Nevan dengan kepala desa dibalik pintu tersebut.


"Nevan, aku sudah dengar dari orang orang desa jika dewi kembali kehutan Forrest karna dewi meminta untuk semua orang setuju mengembalikan semua hak mu sebagai penduduk desa agelios. Benarkah itu? "ucap kepala desa yaitu Galen ayahnya Oliver.


"Itu benar "ucap Nevan.


"Aku tau kau cukup mengerti akan situasi saat ini, tapi mengembalikan semua hak mu tidak lah mudah. Kau tau akan hal itu bukan? " ucap Galen.


"Saya tau dan saya sadar diri akan posisi saya akan hal itu. " ucap Nevan.


"Baiklah kalau kau sudah mengerti. Aku minta maaf jika tidak bisa membantumu sebagai kepala desa, tapi jika kau mendapatkan semua hak mu kembali maka kau dan juga kedua adikmu hanya akan menderita "ucap Galen.


"Saya mengerti kepala desa, saya tidak menginginkan hak saya dikembalikan. Saya sudah merasa puas akan hal yang saya dapatkan sekarang, saya tidak ingin apapun lagi"ucap Nevan.


"Aku mengerti, tapi apa dewi akan mengerti akan hal ini? Dewi Diana tidak akan kembali jika kau tidak mendapatkan semua hak mu kembali. Lalu bagaimana caranya kau akan mengatasi akan hal itu? "Tanya Galen.


"Saya akan pergi kehutan Forrest esok, dan mengatakan jika anda telah mengembaikan semua hak milik saya"ucap Nevan.


"Apa kau yakin akan keputusanmu ini? " tanya Galen yang kaget.


"Iya saya yakin dengan apa yang saya lakukan, demi dewi bisa kembali kedesa agelios lagi, saya akan berbohong pada dewi. Lalu saya minta tolong pada kepala desa untuk mendukung kebohongan saya "ucap Nevan.


".. (Apa! Kak Nevan akan berbohong telah mendapatkan semua haknya pada kak Diana? Kenapa kakak melakukan itu? Apa demi desa agelios? Padahal orang orang desa tidak pernah memperdulikan kakak, tapi kenapa kakak begitu peduli akan desa agelios yang telah menyakitinya?) "ucap Elis dalam hati.


Balik lagi didepan rumah.


"Apa yang bisa kulakukan untuk mu Nevan? " tanya Galen.


"Ketika betemu dewi yang sedang bersama saya, saya harap semua orang bersandiwara ramah dan tidak menghina saya dan juga adik adik saya. "Ucap Nevan.


"Aku setuju akan saran mu, tapi akan sulit membuat orang orang desa melakukan hal itu"ucap Galen.


"Saya tau, tapi kepala desa tidak perlu khawatir, karna mulai sekarang saya akan menjaga jarak terhadap dewi dan saya juga akan usahakan untuk tidak bertemu dengan dewi kedepannya"ucap Nevan.


"Apa kau yakin bisa melakukannya? "tanya Galen.


"Saya juga tidak tau bisa menghindari dewi, tapi saya akan berusaha semaksimal mungkin untuk tidak bertemu dengan beliau. Lalu saya minta pada para pendeta kuil untuk melakukan berbagai acara agar bisa menyibukkan dewi agar beliau tidak ada waktu untuk datang kesini. Hanya itu yang bisa saya katakan"ucap Nevan.


"Baiklah kalau begitu, ku harap kau bisa menepati perkataan yang kau ucapkan barusan "ucap Galen.

__ADS_1


"Baik"jawab Nevan.


"Kalau begitu aku pamit dulu, maaf menganggu waktu istirahat mu Nevan.Lalu terimakasih" ucap Galen.


"Anda tidak perlu berterimakasih pada saya, karna yang saya lakukan ini untuk melindungi kedua adik saya. Jadi saya tidak melakukan apapun"ucap Nevan.


"Baiklah kalau begitu "ucap Galen.


Setelah Galen pergi, Nevan pun masuk kedalam rumah. Elis yang telah kembali kekamarnya setelah kepala desa pergi, langsung segera tidur diatas kasur dan pura pura tidur.


Lalu Nevan pun datang kekamarnya Nox dan Elis untuk mengecek keadaan kedua adiknya itu.


Berjalan kearah tempat tidur Elis,, "Selama kalian berdua aman, kakak tidak masalah harus dihina dan juga tidak mendapatkan hak sebagai peduduk desa ini. Asalkan kalian aman dan tidak terluka sama sekali "ucap Nevan yang mengelus kepala Elis.


Nevan lalu meninggalkan kamar Nox dan Elis, setelah pergi Elis pun bangun dari tidurnya sambil merenungkan akan sesuatu.


Flaschblack selesai


"Seperti itulah kak"ucap Elis yang selesai bercerita.


Nox pun hanya terdiam seribu bahasa sambil mencerna akan cerita yang Elis bicarakan padanya. Setelah selesai memahami semua cerita yang adik perempuannya ceritakan, Nox masih belum mengerti akan satu yaitu,,..


"Elis! Apa kau tau kenapa kak Nevan mengatakan 'kita akan akan aman selama kak Nevan tidak mendapatkan semua haknya sebagai penduduk desa agelios?' " tanya Nox.


"Elis juga tidak tau kak, kak Nevan hanya mengatakan seperti itu saja."ucap Elis.


"Baiklah tidak apa apa"ucap Nox yang mengelus kepalanya Elis.


"Sekarang kita hanya perlu mencari tahu akan hal itu "ucap Nox.


Elis pun menganggukan kepalanya, yang setuju akan perkataan kakaknya laki lakinya itu.


...Terus dukung Redblack....


...Jangan lupa like, comment, hadiah, dan votenya, Kilik juga tombol favoritnya, agar redblack terus semangat....


...Salam cinta dari redblack....


__ADS_1


__ADS_2