
Didesa Agelios
04:00 PM
Oliver yang baru menyelesaikan pekerjaannya, langsung menuju danau pelangi. Sesampainya ia disana, terlihat Lisia sudah menunggu ditepi danau.
"Lisia! "Menghampiri. "Apa anda sudah lama menunggu? " tanya Oliver.
"Tidak kok, kami baru saja sampai "ucap Lisia sambil tersenyum.
".. (Kami?) " Oliver yang merasa heran.
Ketika Oliver bertanya tanya akan maksudmu dari perkataan Lisia barusan, Oliver kaget saat melihat Clara yang sudah ada dibelakang mereka dan sudah naik diatas perahu.
".. (Kenapa Clara ada disini?) "ucap Oliver yang bingung.
"Maaf Oliver saya tidak mengatakannya pada anda kalau saya mengajak Clara, anda tidak keberatankan jika Clara ikut kita melihat danau pelangi bersama sama? " ucap Lisia.
Oliver yang tidak bisa berbuat apapun hanya bisa terdiam untuk beberapa saat. Walau sebenarnya didalam hatinya ia ingin berduaan saja dengan Lisia. Namun Oliver tidak bisa mengatakan hal itu karna ia tidak ingin Lisia salahpaham kepadanya, dimana Lisia hanya menganggap dirinya sebagai teman karna merupakan tunangan dari Clara teman Lisia.
"Saya tidak keberatan sama sekali Lisia, lagian saya memang ingin mengajak Clara juga "ucap Oliver yang tersenyum.
"Syukurlah kalau begitu. Saya senang mendengarnya"ucap Lisia yang ikut tersenyum.
Clara yang ada diatas perahu , dimana ia melihat Lisia dan Oliver berbicara satu sama lainnya, membuatnya kesal karna Oliver tersenyum saat bersama Lisia.
".. (Padahal saat bersama ku Oliver tidak pernah tersenyum seperti itu sekali pun, tapi kenapa dengan Lisia dia bisa tersenyum selebar itu sih, menyebalkan)"ucap Clara yang kesal.
Ketika Oliver dan Lisia berjalan menuju perahu, Clara beranjak dan pergi mengarah Oliver dan Lisia.
"Oliver!"Clara yang ada ditengah tengah Lisia dan Oliver.
"Terimaksih ya sayang, sudah menyiapkan ini semua untuk ku"ucap Clara yang sedikit melirik Lisia.
Lisia hanya terdiam saat mendengar kata sayang yang Clara ucapkan, sedangkan Oliver malah kaget ambil melihat reaksi Lisia.
".. (Kenapa Clara tiba -tiba memanggil ku dengan sebutan sayang sih. Kalau Lisia salah paham gimana? )"ucap Oliver yang resah.
"Clara sebenarnya.... " ucap Oliver terpotong.
__ADS_1
"Tentu saja Clara, Oliver menyiapkan ini semua untuk mu makanya Oliver minta bantuan ku untuk mengajakmu kesini karna Oliver ingin memberimu kejutan. Bagaimana apa kau suka? " ucap Lisia yang tersenyum.
Mendengar perkataan Lisia, Oliver langsung kaget dan tidak percaya akan apa yang ia dengar barusan.
"Sangat suka. Terimakasih Lisia kau memang temanku yang paling baik"ucap Clara yang memeluk Lisia.
"Sama sama Clara "ucap Lisia yang membalas pelukan Clara.
Oliver hanya bisa diam dan tidak berbuat apapun karna tidak tau apa yang sebenarnya terjadi.
".. (Syukurlah, aku membawa Clara kemari, jika tidak aku takut akan dicap sebagai orang yang mengambil tunangan teman sendiri jika aku dan Oliver selalu dekat) "ucap Lisia dalam hati.
Flaschblack
Saat Lisia kembali kekuil dewi setelah mengantar Adelio, Ezra dan Kyler, Lisia langsung mencari Clara karna ingin mengajaknya naik perahu bersama nanti sore, dimana ia dan Oliver akan berduaan saat melihat danau pelangi mengunakan perahu. Namun Lisia tidak ingin seperti itu karna ia tidak ingin menimbulkan rumor karna Oliver lebih memeperhatikan dirinya dari pada tunangannya sendiri.
Karna itulah Lisia mencoba mencari alasan untuk tidak terlihat berduaan saat bersama Oliver dimata semua orang, dan itulah sebabnya Lisia mencari Clara.
Saat Lisia mengarah keruang doa, diperjalan Lisia berpasaran dengan Clara yang habis dari berdoa dengan teman temannya yang lain.
"Lisia! " ucap Clara, sedangkan teman Clara yang lainnya memberi hormat kepada Lisia.
"Bisa "Clara menganggukan kepalanya pada teman temannya.
"Kalau begitu kami duluan ya Clara, permisi dewi Lisia"ucap teman teman Clara.
"Iya"ucap Lisia.
Begitu Lisia dan Clara tinggal berduaan saja mereka saling menatap satu sama lainnya.
"Jadi Lisia! Apa yang ingin kau katakan? " tanya Clara yang menggunakan bahas non formal saat sedang berduan saja dengan Lisia.
"Bagaimana jika kita kekamar ku dulu, soalnya aku tidak bisa mengatakannya disini"ucap Lisia.
"Baiklah "
Lisia dan Clara menuju kekamar, begitu sampai Lisia langsung menutup pintu dan jendela agar tidak ada yang dengar, lalu Clara yang sedikit terkejut akan tingkah Lisia yang begitu aneh mulai merasa bingung.
"Lisia! Kenapa kau tiba-tiba menutup pintu dan semua jendelanya, bukannya kita hanya bicara biasa saja?" ucap Clara yang merasa heran.
__ADS_1
Lisia menatap Clara dengan ekspresi yang sangat serius dan berjalan perlahan kearah Clara.
"Lisia apa yang ingin kau lakukan? " ucap Clara yang mulai panik.
Lisia makin mendekat dan makin mendekat. Lalu saat Lisia ada dihadapan Clara yang sedangkan panik tersebut, ia memegang pundah Clara dan membuat Clara berteriak.
"Aaaa,, jangan sakiti aku Lisia, aku minta maaf atas kesalahan yang telah ku perbuat. Karna itu tolong maaf kan aku"ucap Clara yang ketakutan.
"Mmmm"Lisia yang bingung tidak mengerti akan apa yang dikatakan oleh Clara.
"Siapa juga yang ingin menyakitimu Clara, aku hanya ingin mengatakan sesuatu saja kok. Lalu kesalahan apa yang kau maksud? sampai minta maaf segala, " tanya Lisia.
"Eh! "Kaget. "Jadi kau tidak ingin balas dendam pada ku karna kesalahan ku perbuat? "tanya Clara yang bingung.
Menggelangkan kepala. "Tentu saja tidak, lagian aku juga tidak tau kesalahan apa yang kau lakukan pada ku"ucap Lisia.
"Hahh"menghela nafas. ".. (Syukurlah kukira Lisia tau atas kejadian pesta dansa waktu itu, ternyata bukan)"ucap Clara yang merasa lega.
"Jadi kesalahan apa yang kau maksud tadi? Tanya Lisia kembali.
"Ah! Aaaa,,, ituuu.. "Clara yang mulai panik.
Lisia terus memperhatikan Clara sambil menunggu jawaban dari pertanyaannya.
"Ha! Itu apa kau masih ingat saat kita pertama kali bertemu waktu kau melakukan ritual penyambutan, aku sangat minta maaf karna mengatakan hal tidak sopan padamu saat itu, seharusnya aku tidak melakukannya"ucap Clara.
πΊπΊπΊπΊ
Bayangan saat Lisia datang kedesa agelios pertama kali dan langsung melakukan ritual penyambutan. Saat Lisia selesai melakukan ritual penyambutan pertama yaitu ritual pembersihan, Lisia menuju ke ritual kedua yaitu ritual permohonan bersama Violet dan Katania, dimana semua orang akan datang dan menghormati Lisia sebagai dewi yang baru didesa agelios. Namun diperjalanan Lisia melihat wanita cantik yang duduk sendiri sambil menangis didekat tangga kuil.
Karna merasa kasihan , Lisia mencoba menghampiri wanita yang sangat menarik hatinya itu.
"Maaf jika saya menganggu, kenapa anda sendirian disini? " ucap Lisia.
Wanita tersebut menoleh kearah asal suara yang ia dengar.
...Terus dukung Redblack....
...Jangan lupa like, comment, hadiah, dan votenya, Kilik juga tombol favoritnya, agar redblack terus semangat....
__ADS_1
...Salam cinta dari redblack....