
Setelah Lisia selesai berdansa dengan Adelio. Lisia melanjutkan dansa kedua dengan Ezra lalu setelah nya dengan Nevan.
"Anda sangat mahir sekali berdansa, dewi!"ucap Nevan .
"Yaa.. Rasanya terbayarkan, karna berlatih selama dua hari untuk hari ini"ucap Lisia yang mengingat kembali.
2 hari sebelumnya.
Setelah pulang dari rumah Nevan untuk mengantar undangan pesta, Lisia kembali kekuil dewi hutan. Lisia yang teringat akan sesuatu saat diperjalanan bahwa dirinya tidak pandai berdansa, dengan panik dan tergesa gesa Lisia mencari Clara teman satu satunya itu.
Lisia yang tidak sengaja melihat Clara yang baru selesai berdoa, langsung menghampiri Clara untuk meminta bantuan drinya.
"Clara! Tolong ajarkan aku berdansa!"ucap Lisia yang sangat panik.
Lisia meminta bantuan Clara mengajarkannya dansa untuk pesta yang akan diadakan 2 hari lagi, dengan senang hati Clara pun mengajarkan Lisia berdansa.
Setelah itu Lisia terus mencoba berdansa sendirian didalam kamar kuil dewi, dan mengikuti ajaran dari Clara. Walau sangat singkat Lisia bisa melakukannya karna sering melihat dinovel romantis miliknya, saat didunia nyata dan selalu memperagakannya sendirian.
Flashback selesai
"Nevan juga sangat mahir. Apa Nevan pernah berdansa sebelum nya? "Ucap Lisia.
"Saya diajarkan oleh Dewi Diana saat beliau masih ada Didesa Agelios "ucap Nevan.
Deg
Lisia yang mendengarkan hal tersebut, merasa ada sesuatu yang mengganjal dihatinya. Perasaan tidak suka terpikirkan olehnya, walau Lisia tau ia tidak boleh berfikir seperti itu.
Setelah Lisia dan Nevan selesai berdansa, tiba-tiba saja semua laki laki bangsawan mengajak Lisia untuk berdansa bersama mereka. Lisia yang kebingungan karna begitu banyak yang ingin berdansa dengannya.
Kyler yang melihat hal tersebut tidak bisa tinggal diam, lalu Kyler menghampiri Lisia sambil menatap tajam kearah orang orang yang ingin berdansa dengan Lisia.
"Lisia maukah kau berdansa dengan ku? "ucap Kyler yang mengulukan tangannya pada Lisia.
Lisia yang merasa senang karna Kyler membantunya untuk menghindari semua orang, menerima ajakan tersebut. Disisi lain Oliver yang melihat kearah Lisia dan Kyler berdansa bersama, memasang wajah tidak sukanya.
Lalu Adelio yang melihat Oliver yang sedang berdiri sendiri tersebut, mencoba menghampirinya.
"Bukan kah kau sudah ada pasangan. Kenapa masih menatap orang lain? "ucap Adelio dengan nada menyindir.
"Kau tidak usah ikut campur "ucap Oliver yang bengis.
"Baik baiklah. Tapi.. Aku cukup kasihan, kami semua sudah berdansa dengan Dewi Lisia dan hanya kau yang belum"ucap Adelio yang mencoba memancing kemarahan Oliver.
__ADS_1
Mendengar hal tersebut Oliver memandangi Adelio dengan ekspresi begitu kesalnya, Lalu Oliver pun pergi meninggalkan Adelio sendirian. Melihat Oliver yang pergi dengan perasaan yang begitu marah, Adelio hanya tersenyum puas melihat Oliver dari belakang.
11:30 PM
Ketika semua orang menikmati pesta dengan gembira, dan Lisia yang juga sedang menikmati dansanya bersama Kyler. Hal yang buruk pun terjadi dipesta dansa, sekelompok orang yang mengenakan pakaian serba hitam tiba-tiba saja muncul didalam istana.
Lalu Lisia dan yang lainnya sedang dikelilingi oleh orang orang yang mengenakan pakaian serba hitam tersebut.
πΊπΊπΊπΊπΊ
Setelah beberapa saat ketika Lisia membuka matanya , ia sudah ada didalam kamar miliknya didunia nyata.
"Eh! Apa yang terjadi? "ucap Lisia yang kebingungan sambil melihat kedua tangannya.
sembari melihat sekeliling, Lisia sadar bahwa dirinya telah kembali kedunia nyata. Dengan perasaan bingung yang ada didalam pikirannya, Lisia hanya bisa melakukan aktifitasnya seperti pada umumnya.
πΊπΊπΊπΊπΊ
Dikantor
Selama dikantor Lisia terus memikirkan penyebab ia kembali lagi dengan begitu tiba-tiba.
"Padahal kan sudah seminggu lebih aku ada disana, tapi kenapa aku kembali kedunia nyata lagi? " gumam Lisia yang sedang berfikir.
Lalu Lisia mencoba mengingat kembali apa yang terjadi saat pesta dansa saat itu.
Flashback
Lalu Lisia yang bersama Kyler, dikelilingi beberapa orang yang mengenakan pakaian serba hitam tersebut.
"Lisia tetap lah dibelakang ku"ucap Kyler yang mencoba melindungi Lisia .
"... (Sebenarnya apa yang terjadi sekarang?)"ucap Lisia dalam hati yang sedang kebingungan.
Lisia yang melihat kearah Nevan yang sedang berusaha melindungi adiknya bersama Ezra. Lalu Oliver yang bersama Clara juga dikelilingi beberapa orang, dan Adelio juga sedang dilindungi oleh pasukan kesatria.
Sekelompok orang orang berjubah hitam tersebut adalah pembunuh bayaran yang telah dikirimkan untuk membunuh seseorang, dan siapapun yang diincar oleh mereka Lisia juga tidak tau.
Saat mereka mencoba menyerang Adelio, Lisia merasa jika mereka sedang mengincar nya. Lalu Lisia pun mencoba membantu dengan menyerang orang orang berjubah hitam itu dengan sihir air miliknya.
Saat Lisia berhasil melumpuhkan beberapa orang berjubah hitam tersebut. Mereka mulai mengeluarkan bola asap dan dilemparkan ditengah tengah aula pesta dansa, lalu sebagian dari mereka melarikan diri dan hanya beberapa yang tersisa disana.
Aula pesta dansa dipenuhi asap yang membuat orang orang disekitar tidak kelihatan. Lalu ketika Oliver yang mencoba menggunakan sihir anginnya untuk menghilang asap tersebut, telihat Lisia sudah terluka akibat diserang oleh pembunuh bayaran.
__ADS_1
πΊπΊπΊπΊπΊ
Dari sudut pandang lainnya, Lisia yang melihat kearah Adelio yang dimana seseorang ingin membunuhnya dari belakang, mencoba berlari menghampiri Adelio.Namun pada akhirnya serangan tersebut mengenai Lisia.
Oliver langsung bergegas gesa menuju ketempat Lisia, dan Ezra, Nevan, Kyler yang juga melihat Lisia terluka langsung menghampirinya yang bersama dengan Adelio.
Ezra dan juga Kyler yang sangat marah, langsung mengejar orang orang berjubah hitam yang sudah melarikan diri. Lalu Lisia yang terbaring ditemani oleh Oliver, Adelio dan Nevan perlahan lahan mulai menghilang.
Oliver, Adelio dan Nevan yang kaget mencoba memanggil nama Lisia. Lisia yang mendengar hal tersebut hanya tersenyum kepada mereka sambil mengatakan kata terakhir.
"Saya akan kembali "ucap Lisia yang setelah itu menghilang dari pangkuan Adelio.
Flashback selesai
Setelah Lisia selesai mengingat, ia mulai mengerti kenapa dirinya tiba-tiba kembali kedunia nyata. Sambil berdiri dan menghentak meja...
Brakk
"Sekarang aku sudah paham! " ucap Lisia.
Semua orang yang ada dikantor terkejut saat Lisia menghentakan meja, lalu Lisia pun meminta maaf dan kembali duduk dengan perasaan malu.
Karin yang ada di sebelahnya juga ikut kaget, lalu mencoba bertanya pada Lisia.
"Ad apa Lisia? " tanya Karin.
"Tidak, bukan apa apa"ucap Lisia.
Karin yang merasa heran hanya bisa diam sambil melanjutkan pekerjaan, lalu Lisia pun kembali berfikir.
".. (Sekarang aku mengerti, saat waktu didesa agelios dan saat waktu pesta dansa,aku hampir mati. Jadi jika saat aku dalam keadaan bahaya, maka aku akan kembali lagi kedunia nyata dengan sendirinya)"ucap Lisia dalam hati.
Setelah Lisia selesai menyimpulkan. Lisia sangat yakin bahwa ia akan baik baik saja jika hal bahaya terjadi lagi, karna Lisia akan otomatis kembali kedunia nyata.
πΊπΊπΊπΊπΊ
Namun disisi lain dikerajaan magixion. Didalam aula pesta dansa, semua orang begitu panik karna Lisia menghilang begitu saja tepat dihadapan mereka.
Bersambung
...Terus dukung Redblack....
...Jagan lupa like, comment, hadiah, dan votenya nya, Kilik juga tombol favoritnya....
__ADS_1
...Agar redblack terus semangat....
...Salam cinta dari redblack...