Pacarku Beda Dimensi Pilihan Lisia

Pacarku Beda Dimensi Pilihan Lisia
Chapter 93 Racun Hygealynie


__ADS_3


Chapter selanjutnya


"Saya mengunakan bahan yang mudah ditemukan yang mulia, "ucap Elard.


"Benarkah? , seperti apa bahan bahannya?"Tanya raja Adelard.


"Pertama, saya menghancurkan bunga es,dan bunga awan biru,mengiling bunga mimpi lalu mencampurkan ketiga bahan tersebut"menjelaskan.


"Setelah mendapatkan cairan yang diperas, memasukannya kedalam botol kaca,memasukan satu kelopak bunga pelangi berwarna biru pekat bersamaan bunga salju kedalam botol yang berisikan cairan tadi, setelah cairan di bakar sampai mendidih dan didinginkan kembali, warna cairan tersebut akan perlahan lahan berubah menjadi warna biru yang sangat kental"ucap Elard.


(Visual bunga es)



(Visual bunga awan biru)



(Visual bunga mimpi)



(Visual bunga pelangi)



(Visual bunga salju)



"Seperti itulah bahan bahan untuk racun Hygealynie "ucap Elard.


"Apa?! "


Semua orang terkejut mendengar penjelasan mengenai bahan bahan dari racun Hygealynie, mereka sungguh tidak percaya jika bahan yang hanya berupa bunga liar ternyata merupakan obat penawar dari racun Hygealynie.


Keterangan :Sedikit informasi, diantara bahan bahan diatas bunga es, bunga awan biru dan bunga mimpi merupakan tanaman liar dan tidak penting bagi kerajaan Magixion, mereka hanya menganggap sebagai tanaman hias yang ada ditaman atau dihutan.


Sedangkan bunga pelangi dan bunga salju merupakan tanaman langka dan sulit ditemukan, namun tidak dianggap sebagai tanaman obat karna masih dalam tanaman hias yang hanya digunakan untuk dilihat dan menganti suasana hati.


"Bunga pelangi dan bunga salju, merupakan bunga yang cukup langka namun tidak dianggap sebagai tanaman obat"ucap sng dokter istana.


"Benar, terlebih bunga es, bunga, awan biru dan bunga mimpi hanya lah bunga liar, bagaimana caramu mengetahui jika mereka digabungkan akan menjadi penawar racun Hygealynie? " tanya dokter lainnya.


"Hanya menebak saja"ucap singkat Elard sekaligus bangga akan diri sendiri.

__ADS_1


"Apa?! "


Semua orang kembali dibuat kaget oleh Elard akan kata kata yang tidak masuk akal bagi mereka. Begitu juga Adelio, Adelard dan Camelia yang tidak bisa berkata kata akan apa yang mereka dengar.


"Hanya menebak, jangan bercanda! "Teriak."Kau melakukan percobaan dengan menebak bahan bahan untuk penawar racun Hygealynie? ,lalu memberikannya pada yang mulia ratu?. Apa kau sudah gila, kau ingin membunuh anggota kerajaan? "ucap sang dokter istana yang marah.


"Yang mulia, pemuda ini sudah berani menjadikan yang mulia ratu sebagai kelinci percobaan untuk penawar racun Hygealynie yang dibuat tanpa kepastian, jika seandainya penawar yang dibuatnya gagal kemungkin bisa jadi yang mulia ratu sudah meninggalkan "ucap sang dokter lain.


"Dia harus dihukum atas kelancangannya terhadap yang mulia ratu"ucap sang dokter istana.


"Benar"


Elard hanya diam, ia tidak memperdulikan hal yang ada disekitarnya. Elard tetap tenang sambil menatap tajam para dokter istana yang sedang mencoba untuk menjatuhkan hasil kerja kerasnya.


"Wah, wah,wah, padahal kita tidak saling mengenal, dan juga tidak memiliki dendam apapun. Tetapi kenapa kalian begitu bersikeras ingin menangkapku?, apa kalian takut aku membongkar satu bukti lagi siapa yang meracuni yang mulia ratu? " ucap Elard.


Para dokter langsung tertegun mendengar perkataan dari Elard, Adelio yang mendegar hal tersebut langsung kaget begitu juga dengan raja Adelard.


"Elard, bagimana caramu mengetahui jika ada seseorang yang mencoba meracuni yang mulia ratu? Dan siapa yang kau maksud itu? " tanya Adelio.


"Yang mulia , jangan dengarkan apa yang ia katakan. Ia hanya sedang mengalihkan pembicaraan untuk terhindar dari hukuman karna telah berani menjadikan yang mulia ratu sebagai orang yang diuji dengan penawar racun yang baru ia ciptakan"ucap sang dokter istana.


"Benar, demi terhindar dari hukum ia pun membual dan berkata yang tidak jelas seperti Ini"ucap sang dokter lain.


Elard memperlihatkan senyum meremehkan kepada para dokter sambil menganggukan kepalanya kepada Adelio. Lalu Adelio pun membalas anggukan kepalanya Elard dengan memberikan isyarat kepada para prajurit.


"Yang mulia, apa apaan ini? Kenapa anda menangkap kami? "


"Benar, seharusnya anda menagkap pemuda itu karna telah berani mencelakai yang mulia ratu"


Raja Adelard dan Ratu Camelia terkejut dengan situasi yang terjadi, melihat para dokter yang tiba-tiba ditahan oleh para prajurit.


"Adelio, apa maksud semua ini? "Tanya Raja Adelard.


"Maaf kelancangan hamba yang mulia, seperti yang anda lihat, saya menangkap mereka karna telah berani membuat bukti palsu dan mencoba membiarkan yang mulia ratu diracuni"ucap Adelio.


"Benar yang mulia, seperti yang dikatakan oleh yang mulia putra mahkota, mereka berdua mengetahuu jika ratu terkena racun namun mereka tetap pura pura tidak mengetahui hal tersebut dan mengatakan jika yang mulia ratu hanya mengalami sakit biasa"ucap Elard.


Para dokter langsung terkejut mendengar perkataan Elard,"Itu tidak benar yang mulia, kami benar benar tidak mengetahui jika yang mulia ratu terkena racun"ucap sang dokter.


"Benarkah?, kalau begitu kenapa kalian bisa tau racun yang ada pada bunga itu adalah racun Hygealynie?, bukankah sangat sulit menidentifikasi racun hanya sekali lihat jika mereka memang sudah mengetahuinya"ucap Elard.


Para dokter istana kembali dibuat kaget oleh Elard, mereka langsung terdiam seketika tidak berkutik sama sekali.


"Lalu bukan hanya itu saja, seorang dokter pasti tau pasiennya akan terkena racun saat memeriksa denyut nadi yang tidak teratur dan perlahan lahan mulai meleman. Tapi kalian hanya diam dan tidak mengatakan apapun tentang yang mulia ratu yang terkena racun, jika terlambat sedikit saja yang mulia ratu sudah tidak tertolong lagi"ucap Elard.


Para dokter yang ditahan langsung terdiam mereka langsung bertekuk lutut dihadapan raja Adelard, "Maafkan kami yang mulia, kami bersalah"

__ADS_1


"Maafkan kami yang mulia, kami hanya melakukan perintah dari seseorang, jika tidak, keluarga kami akan dibunuh"


"Siapa yang memerintahkan kalian? " tanya raja Adelard dengan tegas dan marah.


"Itu,, "para dokter ragu ragu dalam menjawab pertanyaan dari raja Adelard, mereka saling menatap satu sama lainnya.


"Katakan! Siapa yang memerintahkan kalian!"ucap Adelio.


"Marquess Engear, beliau memerintah kami untuk tidak mengatakan jika yang mulia ratu terkena racun, jika kami melakukannya maka beliau akan melepaskan keluarga kami"


"Benar, kami minta maaf yang mulia, kami tidak bisa berbuat apapun tolong selamatkan keluarga kami"


Para dokter memohon sambil menangis dihadapan raja Adelard, raja Adelard melihat ratu Camelia. Setelah Ratu Camelia menganggukan kepala sambil tersenyum pada raja Adelard, raja Adelard pun langsung memerintah kan Adelio.


"Putra mahkota! "


"Iya yang mulia"


"Pergilah bersama pasukan untuk menangkap Marquess Engear, lalu selamat kan para anggota keluarga mereka. Temukan pelayan dan orang yang ada diistana ratu yang terlibat dalam hal ini tanpa tersisa satu pun"ucap raja Adelard.


"Baik, sesuai perintah anda yang mulia"


Adelio lalu langsung pergi bersama sejumlah pasukan menuju kekediaman Marquess Engear, menankap semua anggota keluarga Marquess Engear, lalu menemukan anggota keluarga para dokter yang disekap disebuah gudang kosong dikediaman Marquess.


Setelah itu, mereka lalu dibawa keistana untuk melakukam sidang didepan Raja Adelard. Begitu sampai diruang istana, semua pelayan yang terlibat dalam pembunuhan ratu dengan racun juga telah dikumpulkan.


Diruang istana



Semua orang berkumpul, Raja Adelard dan Ratu Camelia yang duduk dikursi singgasana, Elard, para mentri dan beberapa pentinggi istana, beserta para ngggota keluarga Marquess Engear dan pelayan yang terlibat.


"Marquess Engear, apa kau tau kenapa kau berada disini? " tanya raja Adelard.


"Maafkan hamba yang mulia, saya tidak akan membantah sama sekali "ucap Marquess Engear sambil menunduk.


Terdiam, "Sepertinya kau sudah tau akan kesalahan kau perbuat, baiklah sebelum kau dihukum, satu pertanyaan ku, kenapa kau ingin meracuni ratuku? " tanya Raja Adelard.


Apakah alasan Marquess Engear ingin meracuni ratu Camelia?, mungkin kah karna dendam atau ada alasan lainnya?


Sedikit informasi mengecewakan, redblack gak akan update selama 5 hari. Karna ada sedikit kesibukn, redblack minta maaf kepada para pembaca tercinta, tapi redblack janji nanti akan update 2 chapter, mohon ditunggu ya. 😊😊


...Terus dukung Redblack....


...Jangan lupa like, comment, hadiah, dan votenya, Kilik juga tombol favoritnya, agar redblack terus semangat....


...Salam cinta dari redblack....

__ADS_1



__ADS_2