Pacarku Beda Dimensi Pilihan Lisia

Pacarku Beda Dimensi Pilihan Lisia
Chapter 105 Rumah baru


__ADS_3


Chapter selanjutnya


Setelah matahari terbenam, ayah Nevan pun pulang bersama kedua adik adiknya yang pergi kehutan untuk mencari kayu bakar.


Begitu ayah Nevan masuk dan melihat kondisi rumah yang begitu berantakan membuatnya kaget dan terkejut tidak mainnya.


“Sayang! Sayang! ”mencari cari akan keberadaan istrinya.



Gelard, ayah Nevan Nox dan Elis dan merupakan suami Amalthea. Merupakan klan manusia kelinci yang banyak dihormati akan kerja keras dan juga sikap baik dalam membantu siapapun.


“Sayang!! ”panggil Gelard lagi.


Nevan yang menyadari akan kedatangan ayahnya, “Ayah! ”ucap Nevan.


“Nak, ada apa ini?, kenapa rumah kita berantakan begini? ”tanya Gelard pada putranya itu karna melihat seisi ruangan seperti terkena angin topan.


“Dimana ibu kamu? ”tanya Gelard lagi.


“Ibu ada diruang makan, ayah!. Tadi saat Nevan pulang seluruh warga desa mendatangi rumah kita dan meminta kita untuk pergi dari sini”ucap Nevan yang menjelaskan kepada ayahnya itu.


Gelard terkejut bukan main, ia langsung terdiam membisu sambil menatap wajah putranya dengan perasaan bersalah. Lalu Nevan mencoba menanyakan hal yang ia dengar dari para warga desa kepada ayahnya.


“Ayah,,.. ”sebelum Nevan ingin mengeluarkan keluhnya, Gelard memotong perkataan Nevan karna sudah mengetahui hal apa yng ingin ditanyakan oleh putra tertuanya itu.


“Nevan, kita kemasi dulu barang barang kita lalu pergi dari sini!. Setelah itu, ayah akan menceritakan semua yang ingin kamu ketahui ” ucap Gelard tanpa basa basi.


Nevan pun menganggugakn kepalanya menandakan iya akan perkataan dari ayahnya itu. Lalu Nevan pun pergi kekamar miliknya untuk mengemasi barang barang, sedang Gelard pergi kedapur melihat keadaan istrinya itu.


Setelah mengemasi barang barang, Nevan melanjutkan mengemasi barang barang milik adik adiknya, sampai sampai mereka kebingungan kenapa kakak tertuanya sibuk memasukan semua baju kedalam kardus.


“Kak, kenapa kakak memasukan semua baju Elis dan kak Nox kedalam kotak?, memang kita mau kemana? ”tanya Elis yang menarik ujung baju kakak tertuanya itu.


Sedang memikirkan sebuah alasan untuk kedua adiknya, “Ayah bilang kita akan pindah rumah yang lain”ucap Nevan yang hanya ngasal.

__ADS_1


“Memangnya pindah rumah kemana?, kenapa kita langsung mengemas seperti diusir saja. Bukankah kita bisa melakukannya besok atau seminggu lagi?, kenapa kita seperti terburu buru sekali? ”ucap Nox dengan pertanyaan yang begitu banyaknya.


Nevan langsung terdiam seribu bahasa akan pertanyaan Nox yang sulit untuk Nevan jelaskan itu, lalu ketika Nevan tidak tau harus mengatakan apapun pada adik adiknya, Gelard pun datang sambil mengelus kepala kedua adiknya Nevan.


“Apa kalian tidak ingin melihat rumah baru yang ayah buat dan tinggal disana segera? ”tanya Gelard kepada Nox dan Elis.


“Mau, tapi kenapa kita tiba-tiba langsung pindah begitu? Apa alasannya? ”tanya Nox kembali.


“Sebenarnya ayah sudah lama sekali ingin mengajak kalian pindah kerumah baru kita, namun tidak ada waktu yang tepat untuk mengatakannya. Jadi , sekaranglah ayah bisa memberi tahukan pada kalian tentang ini, maaf kan ayah jika telat memberi tahukan pada kalian”ucap Gelard


“Tidak apa apa ayah, ayah tidak perlu minta maaf. Karna ayah selalu sibuk mungkin ayah lupa memberi tahukannya pada kami”ucap Elis.


Merasa terkejut, “Pintarnya putri ayah, ayah sangat sayang Elis ”ucap yang langsung berlutut dan memeluk Elis.


“Jadi maukah kalian membantu kakak tertua kalian untuk mengemasi barang barang?, soalnya besok kita akan pindah”ucap Gelard.


“Bisa ayah”ucap serentak Nox dan Elis.Lalu mereka pun membantu Nevan mengemasi barang barang mereka, sedang kan Nevan hanya menatap sedih kearah ayahnya itu.


Sementara Gelard hanya bisa tersenyum pahit dan berekspresi sedih karna merasa bersalah telah menyembunyikan sesuatu dari Nox dan Elis. Lalu Gelard pun pergi meninggalkan anak anaknya yang sibuk mengemasi barang, sementara Nevan hanya berekspresi sedih.


🍁🍁🍁🍁🍁


“Nevan!, sekarang kamu bisa menanyakan apapun pada ayah”ucap Gelard yang dari tadi melihat termenung dalam pikirannya.


“Ayah!, sebenarnya kenapa orang orang mengatakan Nevan pembawa sial hanya karna warna mata Nevan berubah menjadi merah jambu? ”tanya Nevan.


“Sebenarnya, dulu kita memiliki leluhur klan kelinci yang hebat dalam menggunakan kekuatan sihir, namun karna dia melakukan kesalahan dan membuat murka dewi air, ia pun mendapatkan hukuman yang sangat berat dan diberi kutukan kesialan” menceritakan.


“Kemana pun ia pergi, semua orang yang mendengartiny akan mendapatkan kemalangan dan juga nasib buruk, karna itu ia dianggap sebagai pembawa sial” menceritakan.


“Yang membuat warga desa menganggap mu pembawa sial karna warna mata mu sama dengan leluhur kita. Dulunya warna mata leluhur klan manusia kelinci awalnya abu abu, karna dia menerima hukuman dewi air, matanya pun berubah menjadi merah jambu”ucap Gelard.


“Jadi, warna mata Nevan yang berubah karna berkaitan dengan leluhur klan manusia kelinci? Dan karna itu mereka menganggap Nevan pembawa sial? ”tanya Nevan.


"Iya ”ucap Gelard yang begitu sedih.


Nevan langsung terdiam dalam waktu yang lama, sampai ia terfikir akn sesuatu“Apa ayah tau kesalahan apa yang dilakukan oleh leluhur klan manusia kelinci? ”tanya Nevan.

__ADS_1


“Tidak, ayah tidak mengetahuinya. Sebab kisah ini diceritakan dari mulut kemulut, jadi alasan leluhur klan manusia kelinci membuat kesalahan pada dewi air tidak ada yang tau” ucap Gelard.


“Baiklah ayah, Nevan mengerti. Jadi kita akan kemana sekarang? ” tanya Nevan.


“Sebenarnya, ayah memiliki rumah yang tidak jauh dari danau pelangi. Tempat itu dulunya merupakan rumah nenek dan kakekmu dulu,ayah sudah merenovasikannya jadi kita bisa pindah kesana ”ucap Gelard.


“Kalau begitu ayah, bagaimana jika kita langsung memindakan semua barang malam ini, jadi besok kita hanya langsung pergi saja”ucap Nevan.


“Sekarang?!, tapi hari sudah malam nak” ucap Gelard.


“Iya Nevan tau ayah, tapi jika kita baru besok memindahkan barang barang bukankah para warga desa akan risih dan tidak senang?. Nevan hanya takut mereka mengeluarkan kata kata yang tidak baik dan sampai didengar oleh Nox dan Elis ”ucap Nevan.


Gelard berfikir cukup panjang akan perkataan dari putra tertuanya itu. “Kamu benar nak, ayo bantu ayah! Kita pindahkan semua barang malam ini! ”ucap Gelard.


“Baik ayah” ucap Nevan. Lalu mereka pun sibuk memasukan semua barang barang kedalam gerobak dengan perlahan agar tidak menganggu tidur orang orang desa.


🍁


🍁


Setelah selesai memasukan semua barang, Gelard dan Nevan langsung menuju ketempat yang Gelard ceritakan pada Nevan. Malam yang dingin dan disinari rembulan membuat jalan menuju kerumah nenek kakek Nevan kelihatan, begitu sampai Nevan cukup takjup akan rumah yang sederhana namun kelihatan indah.


Akhirnya Nevan pun masuk kerumah tersebut dengan perasaan yang begitu penasaran dan juga semangat ingin melihat isi dalam rumah itu. Sambil membawa barang barang kedalam, Nevan hanya bisa diam dalam kagum melihat seisi rumah yang begitu nyaman.


Setelah meletakan semua barang barang yang dibawa kedalam rumah, Nevan mencoba menyelusuri bagian setiap rumah tersebut untuk menghilangkan rasa penasarannya.


Melihat putranya begitu menyukai rumah tersebut membuat Gelard tersenyum tipis, “Bagaimana nak, rumahnya bagus? ”tanya Gelard.


“Sangat bagus, rumah sejuk, nyaman dan tenang. Nevan sangat menyukainya” ucap Nevan yang begitu semangat.


“Syukurlah kalau kamu menyukainya ” ucap Gelard yang mengelus kepala putranya itu.


Nevan hanya terkikih kecil karna ayahnya memainkan dan mengacak acak rambut sambil tertawa lepas diantara anak dan ayah itu.


...Terus dukung Redblack....


...Jangan lupa like, comment, hadiah, dan votenya, Kilik juga tombol favoritnya, agar redblack terus semangat....

__ADS_1


...Salam cinta dari redblack....



__ADS_2