Pacarku Beda Dimensi Pilihan Lisia

Pacarku Beda Dimensi Pilihan Lisia
Chapter 76 Berita Kembalinya Lisia Kehutan Forrest


__ADS_3


Dicapter sebelumnya.


Oliver yang marah membuat kekuatan sihirnya meledak dan membentuk mata pisau dan melukai Nevan. Setelah Oliver kembali tenang, sihir anginnya pun berhenti, lalu terlihat lah Nevan yang bertahan dari angin tadi mendapat luka luka ditubuhnya.


"Aku bisa saja membunuhmu segera disini, karna jika kau mati tidak akan ada orang yang akan memperdulikan dirimu. Tapi jika Lisia mengetahui akan hal ini, maka ia akan membenciku. Karna itu Nevan, kau beruntung saat ini"ucap Oliver.


Disisi lain, Nox yang sedang bersembunyi dibelakannya pohon.


"Ah! Akhirnya anginnya berhenti "ucap Nox. Ketika Nox melihat kearah kakaknya yang ada didepan, ia terkejut melihat sekujur tubuh kakaknya penuh dengan darah.


"Apa yang terjadi dengan kak Nevan? Apa mungkin karna angin tadi? Kalau begitu angin tadi adalah kekuatan sihir milik Kepala Desa"ucap Nox yang menatap tajam kearah Oliver.


"Aku harus kesana "ucap Nox yang ingin pergi namun terhenti, karna jika ia kesana maka kakaknya itu akan tau jika dirinya mengikuti diam diam. Lalu ia akan tambah cemas jika adiknya melihat keadaan yang ia alami saat itu.


Nox kembali bersembunyi dan melihat situasi yang terjadi ditepi danau, walau ia ingin sekali mengahampiri kakaknya dan menolongnya.


Kembali kesisi Nevan dan Oliver yang ada ditepi danau.


"Aku tidak ingin buang buang waktu untuk hal ini,setelah seminggu, pegi dan jemput Lisia kembali kedesa agelios. Jika tidak, kau akan tau akibatnya "ucap Oliver yang lalu meninggalkan Nevan sendiri ditepi danau pelangi.


Nox yang melihat kakaknya yang telah selesai bicara dengan kepala desa dan hendak kembali kerumah, langsung bergegas pergi sebelum kakaknya mengetahui dirinya mengikuti diam diam.


*


*


Setelah sampai dirumah, Nox bergegas kembali kekamarnya dan terlihat Elis yang sudah tidur terlebih dahulu.


"Hah, hah"terengah engah.


Elis yang mendengar suara pintu, langsung terbangun dan melihat kakak laki lakinya terlihat gelisah.


"Kak Nox, ada apa? " tanya Elis dari tempat tidurnya.


"Tidak ada apa apa, "berjalan kearah Elis. "Tidur lah lagi! " ucap Nox yang membaringkan Elis kembali.


"Kak Nevan mana? " tanya Elis.


"Ada dibelakang"ragu ragu. " Elis! " ucap Nox.

__ADS_1


"Iya? "Jawab Elis.


"Jika kak Nevan datang kemari kau harus tetap pura pura tidur, mengerti! " ucap Nox.


"Eh! Kenapa memangnya? " tanya Elis yang tidak mengerti.


"Tidak perlu banyak tanya, dengarkan saja apa yang kakak kakatakn. Mengerti! " ucap Nox.


"Baik kak"jawab Elis yang patuh.


"Adik baik"mengelus kepala Elis, "Sekarang tidur lah lagi! " ucap Nox.


"Baik"


Setelah Elis memejamkan matanya, Nox langsung kembali ketempat tidur dan menyelimuti tubuhnya dengan kain sambil memejamkan mata.


🌺🌺🌺🌺🌺


Disisi lain Nevan yang baru sampai kerumah, langsung melihat sekujur tubuhnya yang penuh dengan luka dan darah.


"Aku harus bersihkan dulu darah dan luka ini, jika tidak nanti Nox dan Elis akan khawatir"ucap Nevan.


Nevan pun pergi kekamar mandi dan membersihkan tubuhnya yang penuh darah itu.


*


*


Krekk


Berjalan masuk, "Apa mereka sudah tidur? "Mendekati Nox. "Syukurlah mereka sudah tidur "sudah memastikan.


Berjalan kearah Elis, "Maafkan kakak Elis! "Menyelimuti Elis. "Nox! "Menoleh kearah Nox.


"Kakak tidak bisa mengatakan pada kalian, karna kakak tidak ingin kalian mendapatkan masalah nantinya. Maaf jika kakak menyembunyikan ini semua, tetapi kakak hanya ingin kalian tetap aman. Karna itu kakak tidak peduli jika kalian membenci kakak, yang bersikap tidak peduli pada kalian. Asalkan kalian bisa aman dan baik baik saja"ucap Nevan yang mengelus kepala Elis.


Setelah itu, Nevan pun meninggalkan kamar Nox dan Elis. Begitu Nevan pergi, Elis pun bangun dan langsung beranjak dari tempat tidur, lalu berjalan ketempat tidurnya Nox.


"Kak Nox! Apa kakak mendengar apa yang kak Nevan katakan? "tanya Elis dengan suara pelan yang mengoyangkan tubuh kakaknya.


Membuka mata, "Iya kakak mendengarkannya cukup jelas"jawab Nox dengan suara pelan yang bangun.

__ADS_1


"Elis sangat penasaran hal apa yang kak Nevan sembunyikan dari kita? " ucap Elis yang duduk diatas kasur disamping Nox.


"Kakak juga lebih penasaran akan hal itu. Jika memang rahasia yang kak Nevan sembunyikan terkait dengan kita berdua dan tidak membiarkan kita mengetahuinya, mungkin saja itu terkait tentang kejadian 5 tahun dahulu "ucap Nox.


"Apa?! Kejadian 5 tahun dahulu? Memang ada kejadian apa saat itu? " tanya Elis yang penasaran.


".. (Oh iya, aku lupa jika Elis tidak mengingat kejadian tersebut karna sihir , makanya Elis tidak tau) "ucap Nox dalam hati.


"Tidak perlu dipikirkan, lupakan apa yang kakak katakan barusan, tadi itu hanya ngasal saja kok"ucap Nox.


"Eee! Kenapa kakak tiba-tiba besikap seperti kak Nevan sih, menyembunyikan sesuatu dan tidak memberi tahukan pada Elis "ucap Elis yang cemberut.


"Kau masih kecil, nanti setelah dewasa akan ku beri tahu"ucap Nox yang mengelus kepalanya Elis.


Elis yang memasang ekspresi masamnya masih tidak terima karna kakak keduanya juga menyembunyikan sesuatu darinya. "Selalu saja seperti itu, padahal kan aku bukan anak kecil lagi"gumam Elis.


"Sekarang tidur lagi sana, nanti kalau kak Nevan datang kita akan dalam masalah nantinya, "ucap Nox.


"Iya, baiklah "ucap Elis yang masih cemberut, langsung kembali ketempat tidur dan langsung menyelimuti diri dengan selimut dan mulai tidur menghadap kearah pintu.


".. (Maafkan aku Elis! Karna tidak mengatakannya padamu. Jika kau tau kejadian itu, maka kau akan trauma kembali dan aku tidak ingin hal itu terjadi lagi padamu) "ucap dalam hati sambil melihat kearah Elis disampingnya.


".. (Sekarang aku mulai mengerti kenapa kak Nevan tidak ingin mengataknya pada kami. Kak Nevan tidak ingin kami mengingat kejadian bagaikan mimpi buruk itu lagi, karna itu kakak lebih memilih untuk tetap diam,) "dalam hati.


".. (Maafkan Nox kak,padahal kakak sudah melindungi kami dan menyayangi kami. Tapi karna keegoisan Nox dan juga Elis, malah membuat kakak sedih) "dalam hati.


".. (Sekarang Nox tidak akan menyusahkan kakak lagi) "ucap Nox dalam hati.


πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚


Seminggu kemudian.


Berita mengenai Lisia yang kembali kehutan Forrest, telah menyebar cepat bagaikan air deras yang mengalir keseluruh kekaisaran Dacania dan Kerajaan Wishangle.Diistana Kerajaan Magixion, Adelio yang sedang rapat bersama para bangsawan dan mentri, didatangi oleh seseorang yang membisikan ketelinga Adelio mengenai berita Lisia dan ia pun langsung kaget.


"Apa?! "


Semua bangsawan dan para mentri terdiam ketika mereka melihat Adelio yang tidak senang terlihat dari ekspresi wajahnya itu. Lalu Adelio pun menyudahi rapatnya dan langsung bergegas pergi. Semua orang yang ada diruangan tersebut, saling memandangi satu sama lainnya.


...Terus dukung Redblack....


...Jangan lupa like, comment, hadiah, dan votenya, Kilik juga tombol favoritnya, agar redblack terus semangat....

__ADS_1


...Salam cinta dari redblack....



__ADS_2