
Berkah selalu buat pembaca, mohon dukungannya. Terimakasih......
...Happy reading...
...🍁...
...🍁...
...🍁...
...🍁...
...🍁...
Chapter selanjutnya
Elis yang pergi meninggalkan Diana dalam keadaan nangis langsung kekamar dan kembali menangis keras.
“Aku benci kak Diana, sampai kapan pun aku akan membencinya” ucap Elis yang menangis tersedu sedu.
Nox yang mengikuti dari belakang langsung menghampiri Elis, “Lis, sudahlah kak Diana tidak bermaksud seperti itu. Kak Diana melakukan hal itu juga demi kita jadi jangan dimasukan kedalam hati” ucap Nox.
“Jadi jangan menangis lagi ” ucap Nox yang mencoba menenangkan Elis.
Elis lalu perlahan lahan mulai tenang, “Kak Nox, Elis lapar” ucap Elis sambil memegang perutnya.
Nox lalu melihat kearah jam yang menujukan pukul setengah 12 siang, “Sudah tengah hari ternyata, ya udah ayo kita lihat dapur apa ada makan atau tidak” ucap Nox.
“Iya”
Nox dan Elis pun segera menuju kedapur, setelah sampai didapur diatas meja terlihat makan sudah tersedia untuk mereka. Nevan sudah menyiapakan makan disaat nanti kedua adik adiknya merasa lapar, karna Nevan akan pulang sore hari.
“Apa kak Nevan yang menyiapkan ini untuk kita? ” tanya Elis.
“Sepertinya begitu. Sudah ayo kita segera makan ”ucap Nox.
Nox dan mulai memakan makanan yang ada diatas meja tersebut dengan begitu lahap, karna dari pagi mereka tidak makan apapun sebab masih sedih. Setelah selesai makan, Nox dan Elis merapikan semua piring kotor mereka.
Begitu semua sudah beres dirapikan, Nox dan Elis pun pergi kekamar orang tuanya sambil melihat lihat sekitar. Perasaan sedih dan duka tidak bisa dibendung oleh sikembar tersebut, pecah sudah tangisan mereka saat mengenang momen momen yang bahagia bersama ayah dan ibunya.
“Kak Nox! ” panggil Elis.
__ADS_1
“Ada apa Lis? ” tanya Nox.
“Kita pergi kemakam ayah dan ibu yuk, pagi tadi hanya kakak Nevan yang pergi dan mendoakan untuk ayah dan ibu. Kita masih belum mendoakan mereka” ucap Elis.
Rasa engan menerima kematian kedua orang tua bagi Nox, tapi melihat ketegaran adik perempuannya Nox merasa jika ia harus kuat karna ia merupakan kakak laki laki kedua dikeluarga tersebut, “Baiklah, ayo” ucap Nox yang akhirnya menguatkan hati untuk pergi.
🍁🍁🍁🍁🍁
Sesampainya dimakan Gelard dan Amalthea, dimana terdapat bunga yang sudah layu diatas kuburan tersebut. Lalu Nox dan Elis mengantikannya dengan yang masih segar.
“Ayah,,.. Hiks,,.. ibu,,.. Hiks,,.. Elis sangat merindukan kalian,,.. Hiks,,.. Elis sangat menyayangi ayah,,.. Hiks,,.. dan ibu,,.. Hiks,,.. ” ucap Elis yang air matanya sudah tidak dapat dibendung lagi oleh Elis.
“Maaf selama ini,,.. Hiks,,.. Elis selalu nakal,,.. Hiks,,.. dan tak pernah mendengarkan apa yang ayah ibu katakan,,.. Hiks,,.. Elis minta maaf ” ucap Elis yang nagis tersedu sedu.
Nox yang mendengar keluh dari Elis hanya bisa diam sambil menahan air mata yang ingin jatuh tersebut. Setelah mereka selesai melakukan doa untuk kedua orang tuanua, Nox mengajak Elis untuk pulang.
“Kak Nox, bisakah kakak meninggalkan Elis disini sebentar!. Elis mau menemani ayah dan ibu dulu” ucap Elis. Nox hanya bisa memenuhi akan apa yang Elis minta, lalu meninggalkan Elis sendiri dimakan kedua orang tuanya yang juga tidal jauh dari rumah mereka.
“Jangan lama lama, setelah itu segera pulang. Nanti kak Nevan bisa cemas kalau kamu gak ada dirumah” ucap Nox.
“Baik kak, tenang saja Elis akan pulang setelah ini” ucap Elis yang menunjukan senyumnya pada Nox dan membuat Nox merasa yakin untuk meninggalkan adik perempuannya.
Setelah Nox pergi, Elis yang tersenyum kembali memperlihatkan ekspresi murung dan langsung kembali nangis dengan begitu kencangnya.
Diperjalanan pulang, Elis yang hanya menatap kebawah tanpa melihat kedepan tidak sengaja menabrak seseorang yang ada dihadapannya.
Brukk
“Aduh” Elis yang langsung terjatuh dan terduduk diatas tanah.
“Apa kau baik baik saja” ucap seseorang yang Elis tabrak dengan suaranya sedikit kasar dan berat dimana wajahnya tidak kelihatan karna memakai jubah berwarna hitam.
Orang mengenakan jubah hitam tersebut mengulurkan tangannya pada Elis. Awalnya Elis merasa ragu untuk mengapai tangan pria tersebut, lalu Elis pun mengengam tangannya dan dibantunya Elis untuk berdiri.
“Saya baik baik saja, terimakasih banyak. Lalu maafkan saya, saya gak melihat anda tadi ” ucap Elis.
“Tidak apa apa, saya juga gak sengaja berdiri disini karna tidak melihat kamu ada dibelakang saya. Saya kemari untuk mencari keberadaan dewi hutan, soalnya anak saya sakit” ucap pria tersebut.
“Oh dewi Diana kah?, beliau ada dikuil yang ada didesa. Tapi kenapa anda malah ada disini? ” tanya Elis yang merasa bingung.
“.. (Padahalkan kuil dewi ada didesa, tapi kenapa pria ini malah ada jauh dari desa dan sekitar rumahku, seperti memang menunggu akan kedatangan aku saja) ” pikir Elis didalam hatinya.
“Oh benarkah, saya tidak tau kalau disini jauh dari desa. Soalnya saya dari desa Taxxsia datang kemari menggunakan telportasi, jadi saya pikir saya sudah sampai didesa Agelios” ucap pria tersebut.
__ADS_1
“Sepertinya teleportasi saya sedikit bermasalah sehingga malah nyasar disini” ucap pria tersebut menambahkan.
“Begitu ya, tapi anda tidak perlu khawatir desanya ada didepan kok. Kalau anda berjalan lurus kedepan, anda akan sampai dibelakang kuil dewi ” ucap Elis menjelaskan.
“Oh benarkah?, terimakasih adik kecil akan petunjuknya” ucap pria tersebut sambil mengelus kepalanya Elis.
“Kalau boleh tau siapa namamu? ” tanya pria itu.
“Elis, nama saya Elis ” ucap Elis.
“Oo, Elis ya, nama yang bagus. Perkenalkan nama saya Jefrix setengah manusia serigala”ucap pria tersebut sambil membuka jubah hutamnya.
“Kalau boleh tau, penyakit apa yang dialami oleh anak anda? ” twnya Elis.
“Hibernasi, sudah dua minggu putri saya gak sadarkan diri” ucap pria tersebut.
“Hibernasi?!, kedua orang tua Elis juga mengalami sakit itu. Tapi dewi bilang penyakit itu tidak bisa disembuhkan, dan akhirnya kedua orang tua Elis meninggal dunia ”ucap Elis yang merasa sedih sekali.
“Siapa yang bilang kalau penyakit Hibernasi tidak bisa diobati, nyatanya banyak yang sembuh setelah dewi sembuhkan. Lalu saya datang kemari karna mendengar kabar kalau dewi hutan bisa menyembuhkan penyakit tersebut ” ucap pria tersebut sambil menatap Elis.
“Apa?! ”merasa tidak percaya. “Kak Diana bisa mengobatinya?,lalu saat orang tua Elis sakit hari itu kenapa kak Diana mengatakan tidak bisa dan sudah terlambat? ” tanya Elis.
“Apa kak Diana berbohong pada kami? ”ucap Elis yang bertanya tanya. “Kalau begitu seharusnya ayah dan ibu bisa diselamatkan dan harusnya kami sedang berkumpul bersama dirumah sekarang ” ucap Elis.
“Ini semua karna kak Diana, sampai kapan pun Elis akan memaafkannya. Karna kak Diana Elis kehilangan kedua orang tua Elis, Elis benci kak Diana ” ucap Elis yang berteriak dan langsung berlari meninggalkan pria tersebut.
Pria tersebut melihat kepergian Elis dengan sangat tajam, lalu mulailah ia memasang ekspresi tersenyum puas akan apa yang telah ia lakukan pada Elis.
“... (Dengan begini, halanganku sudah ku bereskan. Maaf Nevan, kau harus mengalami ini semua. Tapi jangan salahkan aku karna kau pantas mendapatkannya) ” ucap pria tersebut .
Ternyata pria tersebut menggukan sihir perubahan untuk merubah penampilannya agar bisa mengatakan kebohongan kepada Elis dan membuat Elis benci dengan Diana.
Saat sihir perubahan mulai menghilang, sesosok sebenarnya dari pria tersebut mulai terlihat. Siapakah dia,,,......
Kita lanjutin dichapter selanjutnya, bye,,...
...Terus dukung Redblack....
...Jangan lupa like, comment, hadiah, dan votenya, Klik juga tombol Favoritnya, agar kalian tidak tertinggal informasi chapter selanjutnya....
...Salam cinta dari redblack....
__ADS_1