Pacarku Beda Dimensi Pilihan Lisia

Pacarku Beda Dimensi Pilihan Lisia
Chapter 90 Kembalinya Para Anggota bulan sabit


__ADS_3


Chapter selanjutnya


Dirung makan




Seluruh anggota keluarga Count dan Duke Voresma duduk dikursi dan menyantap makan malam bersama. Dengan keharmonisan yang tercipta semuanya bercengkrama satu sama lainnya.


🍁🍁🍁🍁🍁


Disisi lain, dimarkas bulan sabit



"Ketua kami pulang"ucap para anggota bulan sabit.


Begitu semua anggota bulan sabit masuk kedalam markasnya, setumpuk surat yang berserakan dilantai memenuhi ruangan. Hal tersebut membuat semua para anggota bulan sabit terkejut dan terheran heran.


"Apa apaan ini? " ucap Finn yang terkejut.


"Oh kalian, cepat juga kembalinya"ucap Ezra.


Semua anggota bulan sabit langsung mengugut surat surat yang berserakan satu persatu dan mengumpulkannya.


"Sebenarnya apa yang terjadi?, kenapa markas bisa seberantakan ini? "Ucap Finn yang mengomeli Ezra.


"Aku hanya mencari sebuah surat saja"ucap Ezra yang menunjukan sebuah surat pada Finn.


Finn yang kesal langsung memarahi Ezra, "Apa mencari satu surat sampai membuat kekacauan seperti ini, Ha!"ucap Finn.


"Itu karna surat yang kucari ini sulit menemukannya, jadi aku terpaksa membokar semua surat yang ada untuk mencarinya"ucap Ezra yang tetap cuek.


Finn tidak bisa berkata apapun lagi, ia hanya memegang kepala sambil menghela nafas dan menahan emosinya.


Tak lama kemiadian, semua surat yang berserakan dilantai sudah selesai dirapikan, dan markas bulan sabit kembali bersih.


"Jadi, apa yang membuat kalian kembali begitu cepat?, bukankah waktu kalian kambali adalah besok? "Tanya Ezra.


"Itu karna wakil ketua sangat mencemaskan ketua"ucap Owen.


"Oh"


"Siapa yang mencemaskan siapa ha? " ucap Finn yang menatap tajam kearah Owen.


"Tapikan itu benar, karna wakil kapten takut jika ketua akan merusak markas lagi untuk sekian kalinya jika ditinggal terlalu lama"ucap Daniel.


"Kalian ini begitu tidak percayanya , mana mungkin aku melakukan itu"ucap Ezra dengan ekspresi penuh percaya diri.


Finn, dan para anggota bulan sabit menatap tajam kearah Ezra dengan ekspresi tidak percaya akan perkataan Ezra.


"Kau selalu saja mengatakan hal itu, tapi nyatanya tidak sesui dengan apa yang kau katakan"ucap Finn.


"Lalu,markas ini baru saja dilunaskan jadi jangan macam sampai rusak lagi, kau mengerti! " ucap Finn yang menatap tajam kearah Ezra.

__ADS_1


"Baiklah"terbebani


"Lalu satu hal lagi, kepulangan kami yang begitu cepat karna ada alasannya"ucap Finn.


"Alasan!? "


"Benar, saat kami cuti kedaerah wilayah Duke Floweries. Kami tidak sengaja menemukan orang yang membeli racun yang sama saat dewi hampir diracuni"ucap Filex.


Ezra yang mendengar ucapan Filex langsung terkejut, "Lalu dimana orang itu? "Tanya Ezra.


"Maaf ketua, kami kehilangan jejaknya. Tidak tau siapa yang membantunya lari saat kami mencoba mengejarnya"ucap Killien.


Ezra yang mendengar hal tersebut langsung marah dan memukul dindin dengan kuat, "Sial"ucap Ezra.


Semua anggota bulan sabit hanya bisa terdiam melihat Ezra yang begitu kesal dan marah, lalu Finn yang tidak bisa membiarkan suasana yang semakin mencekam mecoba mencairkan suasana.


"Ezra, bukankah kau bilang kau mencari sebuah surat sampai membuat markas ini berantakan?. Memang surat apa yang kau cari itu? "Tanya Finn.


Ketika Finn bertanya akan surat yang sempat Ezra lupakan, ia langsung tersadarkan kembali. "Surat itu mengenai permintaan seseorang untuk mencari penawar racun Lowislyea "ucap Ezra.


"Racun Lowislyea?! "Para anggota bertanya tanya akan racun tersebut.


"Itu adalah nama racun yang sempat membahayakan Lisia saat itu, Kyler mengatakan pembuat racun ini sangat hebat, ia bisa mencampurkan berbagai tanaman beracun tanpa kehilangan nyawanya sendiri."


"Dulumya Dia adalah seorang ahli alkimia yang cukup terkenal dan dijuluki sebagai ahli racun Dikerajaan Magixion, namun karna pernah terjadi insiden mengenai racun, ia pun diusir dan sekarang tidak ditemukan keberadaan siahli racun ini"ucap Ezra.


Ezra mengingat kembali percakapannya dengan Adelio saat dipanggil keistana.


Flasblack#1


"Ini "memengang surat.


Ezra bergegas kembali keistananya Adelio.


🍁🍁🍁🍁🍁


Diruang kerja Adelio


Sringg


"Mm"sadar akan kedatangan Ezra, "Ada apa lagi? " tanya Adelio.


Ezra lalu mendekat kemeja kerja Adelio dan memberikan sebuah surat pada Ezra. Adelio yang bingung,karna Ezra tiba-tiba membetikan sebuah surat.


"Apa ini? "Tanya Adelio.


"Kau akan tau saat membacanya"ucap Ezra.


Adelio sedikit ragu akan surat tersebut, lalu ia mulai memberanikan diri dan membuka isi surat tersebut. Begitu Adelio membukanya, ia terkejut dengan isi yang ada disurat tersebut, sambil menatap Ezra begitu lekat.


"Siapa yang mengirimkan surat ini? " ucap Adelio.


"Siapa yang mengirimkannya Itu tidaklah penting, yang penting sekarang adalah siapa itu Alexies? " tanya Ezra.


Adelio terdiam, ia tidak menjawab dari pertanyaan yang Ezra ajukan padanya. Adelio hanya memperlihatkan ekspresi sedih yang tidak bisa ungkapkan.


"Maaf Ezra, aku tidak bisa memberi tahukan padamu "ucap Adelio.

__ADS_1


Melihat ekspresi sedih dati Adelio, Ezra tidak menanyakan tentang Alexies pada Adelio.


"Baiklah, tapi aku ingin tau tentang sang ahli racun yang pernah membantu kerajaan Magixion, lalu alasan kenapa ia diusir dari istana. Aku ingin tau itu, agar bisa mendapatkan petunjuk keberadaannya"ucap Ezra.


Adelio lalu menceritakan semuanya pada Ezra, disaat ayah Adelio,Adelard Tsarevich Magixion l memerintah saat itu dan Adelio masih menjadi putra mahkota.


Disaat ratu sedang sakit, namun tidak ada satupun dokter yang bisa menemukan permasalahan penyakit tersebut, Raja Adelard mulai putus asa dan tidak bisa berbuat apapun begitu juga dengan Adelio saat itu.


Namun suatu hari tiba-tiba saja muncullah seorang pemuda yang asal usul yang tidak ketahui. Dan sebut saja dia Elard.



Nama Elard, usia 20 tahun. Asal usul tidak diketahui, merupakan seorang dokter keliling. Sangat menyukai mengoleksi berbagai macam tanaman obat, baik yang beracun mau pun tidak.


Diruang singgasana.



"Siapa kau? " tanya Adelard pada Elard.


"Hormat pada matahari Kerajaan Magixion yang mulia Adelard Tsarevich Magixion l, nama saya adalah Elard merupakam dokter keliling. Datang kemari ingin mengobati yang mulia ratu"ucap Elard.



Raja Adelard Tsarevich Magixion l, raja Kerajaan Magixion. Merukapakan raja yang baik hati, bijaksana, tegas dan berkarisma.


Keterangan:Saat Adelard memimpin, saat itu masih belum menjadi kekaisaran Dacania, karna masa kekaisaran Dacania terjadi pada saat Adelio memimpin, karna kekaisaran Dacania terbentuk karna Adelio menang dalam peperangan dan menyatukan dua kerajaan dan terbentuklah kekaisaran Dacania. Sudah dijelaskan dichapter sebelumnya.


"Apa yang membuatmu begitu yakinnya bisa menyembuhkan yang mulia ibunda?, padahal kerajaan sudah mendatangkan semua dokter diseluruh dunia"ucap Adelio.


"Maaf jika saya lancang yang mulia putra mahkota, tetapi kemampuan yang saya miliki lebih hebat dari mereka. Jadi saya sangat yakin bisa menyembuhkan yang mulia ratu yang tidak bisa disembuhkan oleh dokter yang ada"ucap Elard dengan sombongnya.


"Lancang sekali kau, kami adalah dokter terbaik dikerajaan Magixion ini, beraninya kau mengatakan jika kemampuan kami kurang"


"Benar, kami sudah banyak menyembuhkan orang orang dan mendapatkan kontribusi yang sangat besar bagi kerajaan Magixion, kau yang hanya orang luar tidak berhak menghina kemampuan yang kami miliki"


Semua dokter yang istana protes dan kesal akan kesombongan yang Elard tunjukan pada mereka, karna tidak terima mendapatkan penghinaan dari orang luar yang asal usulmya tidak diketahui.


Lalu Elard yang mendengar hal tersebut, langsung tertawa cukup keras dihadapan semua orang yang ada diruang singgasana tersebut.


"Jika kalian memang hebat, kenapa kalian tidak bisa menyebuhkan yang mulia ratu sekarang"ucap Elard yang menyindir.


Mendengar perkataan dari Elard, semua orang yang protes akan Elard langsung terdiam dan tidak berkutik sama sekali, Elard yang melihat reaksi para dokter istana yang hanya diam langsung seringai dan membuat mereka makin kesal.


Ketegangan diruang singgasana semakin memanas, apakah yang akan terjadi pada Elard?.


Mungkin ia akan langsung diusir karna sikapnya ?, atau malah diberi kesempatan untuk menyembuhkan yang mulia ratu?.


Kita lanjutkan dicapter selanjutnya, bye.....


...Terus dukung Redblack....


...Jangan lupa like, comment, hadiah, dan votenya, Kilik juga tombol favoritnya, agar redblack terus semangat....


...Salam cinta dari redblack....


__ADS_1


__ADS_2