Pacarku Beda Dimensi Pilihan Lisia

Pacarku Beda Dimensi Pilihan Lisia
Chapter 70 Masakan kesukaan Oliver


__ADS_3


Kedua perempuan yang mendengar kabar akan Lisia yang kembali kehutan, langsung memberi tahukan pada seluruh warga desa. Orang orang yang telah mendegar perkataan dari kedua perempuan tersebut, langsung berkerumun dan langsung menuju kekantor desa.


🌺🌺🌺🌺🌺


Diruang kerja Oliver


"Oliver! " ucap Clara yang muncul didepan pintu dengan membawa serantang makanan.


"Mm! "Sadar, "Clara!."ucap Oliver.


"Apa aku menganggumu Oliver? " tanya Clara.


"Tidak, tidak sama sekali. Malah aku sedang menunggu mu datang, "berjalan kearah Clara dan memegang tangannya. "Ku pikir kau tidak akan datang kesini"ucap Oliver yang mengajak Clara masuk.


"Bagaimana bisa aku tidak datang, aku kan sudah janji akan membawa makanan setiap hari "ucap Clara yang semangat sambil menunjukan rantang makanan yang ia bawa.


"Baiklah, Aku sudah tidak sabar makan apa yang kau bawa hari ini " ucap Oliver yang tersenyum.


Clara yang mendengar perkataan Oliver membuat wajahnya memerah semerah buah tomat, lalu ia pun pergi ketempat duduk bersama Oliver.


"Hari ini aku membawa keberapa makanan kesukaan mu"ucap Clara yang mengeluarkan satu persatu makanan yang ia bawa.


"Mmm"sadar akan sesuatu. " Ini? Bukankah semua masakan ini adalah resep dari ibuku? Bagaimana bisa kau memaksa semua ini persis dengan apa yang ibuku masak? " tanya Oliver.


"Itu sebenarnya,,.. "


Flaschblack


Oliver yang berangkat kekantor desa pagi pagi buta, tidak bertemu dengan Clara karna Clara bersembunyi dibalik pohon. Ia berencana menemui ibunya Oliver yaitu Maria untuk meminta resep masakan yang Oliver sukai. Setelah Oliver pergi, Clara langsung keluar dari persembunyian dan langsung menuju kerumahnya Oliver.


Tok tok tok


"Sebentar! "berjalan kepintu depan rumahnya. "Siapa? " ucap Maria yang membuka pintu.


"Ini Clara bi"ucap Clara setelah Maria membukakan pintunya.


"Clara! "Kaget. "Ada apa datang kesini pagi pagi begini, apa kau ingin bertemu Oliver? Tapi Oliver baru saja pergi "ucap Maria.


"Clara datang bukan untuk mencari Oliver kok bi"ucap Clara.


"Kalau begitu apa alasan yang membuat mu datang kemari Clara? , "ucap Maria yang mempersilakan Clara masuk.

__ADS_1


"Itu,,.. "Ragu ragu. "Clara ingin bibi mengajari Clara masak masakan yang Oliver sukai"ucap Clara yang lantang.


"Apa!? "Kaget.


"Itu,, hari ini Clara ingin memaksa sesuatu untuk Oliver tapi karna Clara selalu masak makanan yang sama terus, takutnya Oliver tidak suka. Jadi Clara ingin belajar masak yang sering bibi masak untuk Oliver, apakah boleh? " tanya Clara.


".. (Apa itu sebabnya pagi ini Oliver makannya sedikit, biasanya dia selalu makan lebih, ternyata ia menunggu Clara membawa makan hari ini. Ternyata Oliver sudah mulai menerima Clara, padahal ku kira mereka tidak akan bisa bersama) "ucap Maria dalam hati.


".. (Apa Charlotte dan Evans memberi tahukan pada Clara cara untuk memuluhkan hati putraku, sama yang ku lakukan pada dengan Galen dulu? Gak ku sangka Clara akan melakukannya. Baiklah sebagai ibu mertua yang baik aku harus membantu menantuku) "ucap Maria dalam hati yang bersemangat.


"Baiklah, akan bibi ajarkan. Ayo, kita kedapur sekarang! " ucap Maria.


"Baik bi"ucap yang kegirangan.


Clara dan Maria pun menuju kedapur.


"Clara! Sejak kapan kamu sudah melakukan hal yang sama bibi lakukan pada pamanmu? " tanya Maria.


"Itu,,.. "Malu malu. "Saat bibi dan paman datang kerumah untuk membahas pertunangan Oliver dan Clara, setelah paman dan bibi pulang ayah dan ibu menceritakan masa lalu mereka. Lalu juga menceritakan perjuangan bibi mendapatkan hati paman "ucap Clara.


"Setelah itu Clara pun selalu membawa makanan untuk Oliver setiap waktu makan siang, "ucap Clara yang sudah sampai didapur.


"Begitu ya, berarti sudah 2 tahun kamu melakukannya? "Ucap Maria.


"Iya"ucap Clara.


"Sudahlah bibi tidak perlu diingat masalah yang sudah lalu, yang terpenting sekarang Oliver sudah mulai menerima Clara. Lalu tentang ibu, Clara yakin yang bibi lakukan ini tidak lah salah, karna bibi hanya tidak ingin membuat ibu malu saja"ucap Clara.


"Terimakasih sayang, kau memang anak yang baik. Rasanya sangat beruntung sekali kamu akan menjadi bagian dari anggota keluarga kami, rasanya tidak sabar menunggu akan hari dimana Oliver melamar dan kalian menikah"ucap Maria yang tersenyum.


"Clara juga menantikan akan datangnya hari itu juga bi"ucap Clara yang merasa malu.


"Baiklah hari ini bibi akan mengajarkan kamu masak semua makanan kesukaan Oliver, agar kedepannya ia makin cinta sama kamu"ucap Maria yang bersemangat.


"Baik"


Maria pun mengajarkan semua masakan yang begitu Oliver sukai. Selesai memasak, Clara pun mengemas semua makanan tersebut kedalam rantang, lalu berpamitan pada Maria untuk pergi menemui Oliver.


"Terimakasih bi untuk semua makanannya"ucap Clara.


"Tidak perlu berterimakasih, sudah sewajarnya sebagai mertua mu bibi harus membantu menantunya bukan? " ucap Maria.


"Hah! Iya bibi benar"ucap Clara yang tersenyum malu.

__ADS_1


"Baiklah sekarang pergilah temuai Oliver, dan kejutkan ia dengan masakanmu"ucap Maria.


"Baik bi. Kalau begitu Clara pergi dulu"ucap Clara.


"Iya, hati hati sayang"ucap Maria.


Setelah Clara pergi, Maria pun masuk dengan perasaan senang.


"Dengan begini mereka pasti akan tambah dekat. Tidak disangka caraku untuk menaklukan Galen dulu akan dilakukan Clara pada putraku, sunggguh kebetulan yang luar biasa"ucap Maria.


"Baiklah, aku akan memasak lagi untuk Galen yang sedang berkeja keras diladang. Aku tidak boleh kalah sama anak muda dua itu"ucap Maria yang langsung menuju dapur.


Disisi lain Clara yang begitu semangat langsung pergi kekuil terlebih dahulu untuk melakukan doa pagi, sambil melakukan rencana yang Oliver minta bantuan darinya.


Flaschblack selesai.


"Jadi kamu pagi pagi sekali datang kerumah ku hanya untuk belajar semua masakan ini dari ibuku, agar aku merasa senang? " tanya Oliver.


"Iya"jawab Clara yang malu malu kucing.


Oliver langsung memeluk Clara dan membuatnya kaget, "Clara, kamu wanita yang begitu perhatian sekali, melakukan semua ini hanya untukku. Terimakasih aku akan memakan semuanya sampai habis"ucap Oliver.


"Baiklah, aku senang jika kau menyukainya"ucap Clara yang membalas pelukan hangat Oliver.


Melepaskan pelukan, "Baiklah aku akan langsung memakannya"ucap Oliver yang langsung mengambil sendok.


Ketika Oliver ingin makan, seseorang datang dengan tergesa gesa.


"Kepala desa! "


"!!"


"Ada apa? Apa kau tidak lihat aku sedang makan bersama tunanganku, cepat katakan! "


"Maafkan saya kepala desa, tapi diluar kantor semua para warga desa berkumpul"


"Apa? "


Oliver dan Clara pun terkejut mendengar akan hal tersebut. Apa yang akan terjadi selanjutnya, terus setia membaca ya,,...


...Terus dukung Redblack....


...Jangan lupa like, comment, hadiah, dan votenya, Kilik juga tombol favoritnya, agar redblack terus semangat....

__ADS_1


...Salam cinta dari redblack....



__ADS_2