
Chapter sebelumnya.
Saat ini Ezra dan Kyler sedang mengejar para pembunuh bayaran yang bersembunyi di dalam hutan wilayah Duke Floweries.
Ketika Kyler berhasil menangkap salah satu dari mereka, Ezra masih tetap mengejar yang lainnya.
Kyler mencoba bertanya kepada pembunuh bayaran yang berhasil ia tangkap,"Siapa yang telah mengirim mu? "
".... "
Namun pembunuh bayaran itu masih tetap menutup mulutnya dan tidak mengatakan apapun. Ketika emosi Kyler mulai naik saat mengingat Lisia yang terluka, Kyler mencekik leher pembunuh bayaran tersebut dan mengangkatnya keatas.
"Ukh"
Pembunuh bayaran tersebut merasa kesakitan seolah melihat dewa kematian tepat di hadapannya, ia lalu memohon untuk di lepaskan dan akan mengatakan siapa yang telah mengirimnya. Kyler pun melepaskan kan cengkramannya dari leher pembunuh bayaran tersebut, dan kembali bertanya.
"Siapa yang telah mengirim mu? " ucap Kyler dengan nada marahnya.
"Itu,, ...Dewi hutan yang telah mengirim kami"ucapnya. .
Mendengar hal tersebut membuat kemarahan Kyler semakin membesar dan menanyakan kembali kepada pembunuh bayaran itu sambil memegang kerah bajunya dan mengangkat keatas lagi.
"Kau mencoba membohongi ku? "Menatap tajam. "Katakan yang sebenarnya jika kau tidak ingin mati ditangan ku, siapa yang mengirim mu? " ucap Kyler yang berteriak pada pembunuh bayaran itu.
"Saya benar benar tidak tau, saya tidak melihat wajahnya"ucap sang pembunuh bayaran itu dengan panik dan ketakutan.
Kyler yang merasa kesal tidak mendapatkan jawaban yang ia inginkan, memanggil Ivan untuk segera datang menemuinya.
πΊπΊπΊπΊπΊ
Disisi lain Ezra yang terus mengejar para pembunuh bayaran yang lainnya bersama kelompok bulan sabit berhasil menangkap semua tanpa terkecuali, lalu Ezra pun menanyakan kepada mereka.
"Siapa yang telah mengirim kalian? " ucap Ezra dengan bengisnya.
Semua pembunuh bayaran tersebut tidak ada satu pun yang menjawab pertanyaa dari Ezra, lalu saat Ezra ingin mengeluarkan pedangnya dan membunuh semua pembunuh bayaran tersebut, Kyler datang dan menghentikan Ezra.
"Hentikan! " ucap Kyler yang menahan pedang Ezra dengan pedangnya.
__ADS_1
Ezra yang tidak terima saat orang lain menghentikan apa yang ia lakukan ,mulai kesal dan menatap tajam kearah Kyler. Karna itulah saat Ezra yang ingin membunuh semua pembunuh bayaran sebelum Kyler datang, semua kelompok bulan sabit hanya diam melihat nya.
"Menyingkir dari hadapan ku! " ucap Ezra dengan ekspresi dingin.
Kyler yang melihat Ezra seperti kerasukan mencoba menjelaskan kepadanya.
"Jika kau membunuh mereka semua, kita tidak akan mendapatkan buktinya"ucap Kyler.
Mendengar hal tersebut Ezra sadar bahwa perkataan Kyler ada benarnya, lalu Ezra pun memasukan kembali pedangnya kedalam sarung.
"Jadi, apa rencanamu agar mereka mau membuka mulut? " tanya Ezra.
"Tenang saja, hal ini akan dilakukan oleh tangan kananku Ivan "ucap Kyler.
Ezra yang mulai mengerti menyerah kan masalah tersebut kepada Kyler sambil menunggu dengan tenang.
Flashback
Saat sebelum Kyler pergi menemui Ezra, ia menunggu kedatangan Ivan untuk mengetahui isi kepala pembunuh bayaran yang ia tangkap.Setelah Ivan datang bersama David,,..
"Saya mendapat kabar bahwa Lisia yang sempat menghilang secara tiba-tiba, telah kembali dan saat ini sedang ada Didesa Agelios dalam keadaan baik baik saja"ucap David.
Mendengar hal tersebut Kyler merasa harus mendapatkan bukti siapa yang telah mencoba menjebak Lisia.
"Ivan! Segera lihat pikirkan pembunuh bayaran itu dan dapatkan bukt, siapa yang telah mereka temui dan mendapat perintah darinya"ucap Kyler.
Segera setelah Ivan menerima perintahnya Kyler, Ivan langsung menyentuh dahi dan melihat isi pikiran pembunuh bayaran tersebut.
Penjelasan
Kenapa saat Kyler menyuruh Ivan memeriksa ingatan Lisia, Ivan malah memegang tangannya Lisia? Dan saat memeriksa ingatan pembunuh bayaran, Ivan malah menyentuh dahinya?
itu karna Ivan memiliki sifat yang sangat berhati-hati saat memperlakukan perempuan. Berbeda saat Ivan menghadapi sesama jenisnya.
Penjelasan selesai.
Saat Ivan selesai memeriksa ingatan pembunuh bayaran tersebut ia cukup terkejut, lalu Ivan mengatakan pada Kyler apa yang telah ia lihat.
__ADS_1
"Yang mulia! Saya melihat seseorang yang mengenakan jubah hitam mendatangi mereka dan memberikan uang yang cukup banyak saat mereka sedang minum.Lalu mengatakan untuk membunuh Raja Kerajaan Magixion dan jika mereka tertangkap maka mereka akan menuduh dewi Lisia yang telah mengirim pembunuh bayaran untuk mengincar Raja Adelio"ucap Ivan.
Setelah mendengar perkataan dari Ivan, Kyler mulai marah dan langsung membunuh pembunuh bayaran itu dengan memotong lehernya. Setelah itu Kyler, Ivan dan David langsung pergi menemui Ezra.
Flashback selesai
Ivan segera melihat semua isi kepala pembunuh bayaran yang lainnya. Setelah selesai melihat, Ivan mengatakan pada Kyler apa yang ia lihat sama dengan pembunuh bayaran sebelumnya dan tidak melihat wajah dari orang yang memerintahkan kepada mereka, karna tertutup jubah yang ia kenakan.
Ezra yang tidak paham akan maksud dari perkataan Ivan mencoba bertanya, lalu Kyler menjelaskan apa yang Ivan katakan saat melihat ingatan pembunuh bayaran yang Kyler berhasil tangkap.
Setelah mendengar akan perkataan Kyler, Ezra mulai mengeluarkan pedangnya dan menebas semua leher pembunuh bayaran tersebut. Darah yang keluar dari tubuh pembunuh bayaran menyimbah keseluruh tempat dan juga mengenai Ezra, dengan ekspresi dingin yang terlihat diwajahnya.
Kyler yang hanya meperhatikan saja hanya bisa menghela nafas panjang,sampai Kyler mengatakan pada Ezra. "Aku diberi tahu oleh David katanya Lisia tiba-tiba menghilang, tapi sekarang ia kembali lagi dan sedang ada didesa agelios dalam keadaan baik baik saja."
Mendengar hal tersebut Ezra yang memasang ekspresi dingin mulai datar kembali , lalu pergi kesebuah danau yang tidak terlalu jauh dari hutan tersebut.
Kyler yang melihat Ezra pergi begitu saja mulai mengikuti dari belakang beserta yang lainnya. Mereka terkejut saat melihat Ezra langsung menyeburkan dirinya kedalam danau, yang ternyata untuk membersihkan tubuhnya yang terkena darah. Kyler yang melihat hal tersebut juga ikutan menyebutkan dirinya setelah mencoba menyium bau tubuhnya.
Setelah selesai membersihkan diri dan mengeringkan tubuh mereka, Kyler dan Ezra langsung menghilang dan tujuannya ada pergi Kedesa Agelios. Semua kelompok bulan sabit serta David dan Ivan ditinggalkan begitu saja, mereka memandangi satu sama lain dan menghela nafas panjang secara bersamaan.
πΊπΊπΊπΊπΊ
Disisi lain Kyler dan Ezra yang telah sampai Didesa Agelios langsung menuju kekuil dewi untuk bertemu dengan Lisia. Saat mereka sampai didepan pintu kamar Lisia , Ezra dan Kyler mencoba kembali mencium seluruh badan mereka untuk mengetahui apa masih tercium bau darah apa tidak.
Setelah selesai memastikan, Ezra dan Kyler memberanikan diri untuk masuk kedalam. Saat membuka pintu terlihat Lisia yang sedang bersama Oliver, Adelio, dan juga Nevan. Lisia yang menyadari kedatangan Ezra dan Kyler menyambut mereka berdua dengan senyuman.
"Selamat datang kembali Ezra! Kyler! " ucap Lisia dengan tersenyum.
"Kami kembali Lisia"ucap serentak Ezra dan Kyler.
...Terus dukung Redblack...
...Jagan lupa like, comment, hadiah, dan votenya, Kilik juga tombol favoritnya....
...Agar redblack terus semangat...
...Salam cinta dari redblackKyler...
__ADS_1