Pacarku Beda Dimensi Pilihan Lisia

Pacarku Beda Dimensi Pilihan Lisia
Chapter 22 Pesta Dansa


__ADS_3

Setelah Lisia, Ezra, Nevan dan kedua adiknya sampai disebuah ruangan, yang telah menjadi tempat janji antara Adelio dan Ezra. Lisia langsung dibawa oleh para dayang istana yang sudah menunggu kedatangan Lisia.


Saat Lisia sedang bersiap siap disebuah kamar didalam ruangan tersebut dan Elis dan Nox juga ikut melihat,tinggal lah Adelio, Ezra Dan Nevan didalam ruangan tersebut.


...*****...


"Nevan! Saat penyerangan Kerajaan Wishangle kau ada dimana? "tanya Adelio.


"Itu... Karna saya tidak memiliki kekuatan sihir apapun, saya tidak ikut dan hanya ada dirumah"ucap Nevan yang ragu ragu.


"Benarkah? Kukira Oliver mengatakan sesuatu pada mu"ucap Adelio.


"Apa! Itu,,.. Tidak,,. Oliver tidak mengatakan apapun, ini semua murni karna saya yang tidak ingin jadi beban. Saya minta maaf jika tidak membantu"ucap Nevan yang panik.


"Tidak masalah. Lagi pula kedua kerajaan sudah damai sekarang, kau tidak perlu minta maaf"ucap Adelio.


"Baik yang mulia"ucap Nevan.


Bayangan Nevan


"Nevan kau tidak perlu ikut"


"Ya? "


"Jika kau ikut , apa yang bisa kau lakukan tanpa kekuatan sihir."


Mendengar perkataan Oliver membuat Nevan tidak percaya diri, dan merasa apa yang dikatakan oleh Oliver ada benarnya. Jika dirinya ikut maka hanya akan menjadi beban semua orang.


"Saya tidak akan ikut, tolong sampaikan permintaan maaf saya pada yang mulia Adelio"


"Tentu, akan ku sampaikan "ucap Oliver yang senang.


Setelah Oliver pergi meninggalkan Nevan, Nevan kembali pulang kerumah dengan perasaan sedih.


Bayangan selesai.


Ezra yang melihat Nevan yang murung hanya bisa diam tanpa memperdulikan nya, karna didalam hatinya masih ada kekesalan saat masih dirumah Nevan.


Flashback


Saat sebelum ingin berangkat menuju istana Ezra melihat Lisia yang disandingkan berdua dengan Nevan oleh adik adiknya Nevan, dan hal itulah yang membuat Ezra sedikit kesal.Lalu Ezra menarik tangan Lisia menjaukan Lisia dengan Nevan dengan berkata, "Lisia ayo! Sudah tidak ada waktu lagi."


Lisia yang merasa bingung dengan sikap Ezra yang begitu terburu buru, langsung segera pergi menuju istana bersama Ezra, Nevan dan kedua adiknya Nevan.


Flashback selesai


"Ezra! " ucap Adelio.


"Aku tidak tau"ucap Ezra dengan ketus.

__ADS_1


"Hei! Aku belum bicara apapun"ucap Adelio yang kesal.


"Aku sudah tau apa yang ingin kau tanyakan, karna itu aku bilang tidak tau"ucap Ezra yang dingin.


"Dasar! Sebenarnya kenapa sih ni anak"ucap Adelio yang jengkel.


Nevan yang tidak mengerti apapun hanya bisa diam tanpa ikut campur, setelah itu hanya ada keheningan selama menunggu Lisia.


🌺🌺🌺🌺🌺


3 jam kemudian


Saat waktu Pesta sudah dekat Lisia pun keluar dengan begitu cantiknya, dengan mengenakan pakaian putih dan ada birunya , rambut yang sedikit digerai dan mahkota kecil yang menghiasi rambut Lisia yang hitam.



Adelio, Ezra dan juga Nevan hanya bisa terpana melihat Lisia yang bagaikan Dewi kayangan yang turun dari langit. Saat Ezra dan Nevan sadar ternyata baju Lisia telah dipasangkan dengan baju Adelio, mereka pun sedikit terkejut melihat hal tersebut.


Lalu Adelio berjalan kearah Lisia sambil mengulurkan tangannya. Lisia yang kaget hanya bisa terdiam untuk sesaat, sampai Adelio angkat bicara.


"Dewi Lisia! Apakah anda bersedia menjadi pasangan saya hari ini"ucap Adelio.



Lisia yang mendengar perkataan Adelio kaget dan tidak percaya, namun Lisia sebenarnya juga ragu. Nevan hanya diam mendengarnya, sedangkan Ezra yang merasa kesal tidak bisa menerima hal tersebut.


Ezra pun berjalan mendekati Lisia dan juga mengulurkan tangannya pada Lisia.Lisia dan Adelio sontak kaget dengan apa yang dilakukan oleh Ezra, dan terlebih Adelio semakin kesal saat Ezra juga mengajak Lisia untuk menjadi pasangannya.


Lisia yang kebingungan untuk memilih salah satu diantara mereka, mencoba mengatakan. "Saya akan melakukan dansa pertama dengan Adelio terlebih dahulu, karna Adelio telah menyiapkan baju untuk saya gunakan untuk pesta dansa hari ini"ucap Lisia.


Adelio yang mendengar perkataan Lisia merasa senang dan tersenyum puas terhadap Ezra, Ezra yang merasa disaingi merasa kesal , lalu Nevan hanya diam dibelakang tidak melakukan apapun.


Lisia yang melihat Ezra dan Nevan sedikit kecewa, juga mengatakan"Saya juga akan berdansa dengan Ezra setelah Adelio nantinya lalu setelah itu dengan Nevan, bagaimana kalian tidak keberatan bukan? " tanya Lisia.


"Tentu saja Lisia! saya tidak keberatan"ucap Ezra. "Saya juga dewi"ucap Nevan.


Mendengar hal tersebut membuat Ezra dan Nevan ikut senang, sedangkan Adelio merasa tidak suka karna Lisia juga akan berdansa mereka. Namun Adelio tetap puas karna dirinya akan menjadi orang pertama yang akan berdansa dengan Lisia.


🌺🌺🌺🌺🌺


Tibalah waktu pesta dimulai. Semua bangsawan yang diundang oleh Adelio dan juga pihak dari Kerajaan Wishangle yang menjadi tokoh penting dalam acara tersebut telah datang.


Kyler yang mengunakan pakaian berwarna ungu keemasan bediri menunggu bersama David Dan Ivan yang juga ikut datang kepesta yang Adelio buat.Lalu terlihat Oliver bersama Clara ditengah keramaian orang orang.


"Seperti Lisia tidak bersama Oliver!"ucap David


"Mungkin dia bersama dengan ketua bandit itu"ucap Ivan yang ada disebelah David.


"Ya mungkin saja"ucap David.

__ADS_1


Kyler tidak memperdulikan hal tersebut, dan hanya diam sambil minun segelas anggur sembari menunggu Lisia Datang.


Saat seorang pengawal yang menjaga pintu mengumumkan kedatangan Adelio yang datang bersama Lisia sambil berpegangan tangan, Kyler yang melihatnya sontak kaget, begitu juga dengan Oliver yang berada diseberang.


"Yang mulai Adelio Tsarevich Magixion ll dan Dewi Hutan Lisia memasuki ruangan "


Semua orang begitu terkejut akan kedatangan Adelio dan Lisia yang mengunkan baju dengan warna yang sama seperti sudah dijanjikan. Oliver dan Kyler yang melihat hal tersebut meras kesal, lalu Adelio yang tidak sengaja melihat mereka dengan ekspresi marahnya, membuat Adelio tersenyum puas sambil berjalan kearah singgasananya bersama Lisia.


Begitu sampai Adelio mengumukan pada semua orang jika Kerajaan Magixion dan Kerajaan Wishangle telah berdamai satu sama lain. Lalu Adelio memanggil Kyler untuk menunjukan akan perjanjian damai antar dua kerajaan.


Setelah itu Kyler dan Adelio berjabat tangan dihadapan semua orang. Melihat hal tersebut semua orang menyabut dengan respon yang positif, lalu Kyler yang menatap tajam kearah Adelio dan menggenggam tangan nya dengan begitu keras.


Adelio yang merasa jika Kyler sedang kesal karna dirinya masuk bersama Lisia, membuat Kyler makin kesal lagi saat Adelio mengatakan. "Oh ya Kyler! Nanti Lisia akan berdansa dengan ku"ucap Adelio dengan tersenyum puas.


Kyler yang ingin marah tapi tidak jadi saat Adelio mengatakan dengan berbisik bisik. "Jika kau merusak perjanjian, maka Lisia tidak akan mau bertemu dengan mu"ucap Adelio.


Kyler yang merasa kesal hanya bisa bersabar akan perkataan Adelio yang membuat Kyler jengkel. Lalu setelah Adelio dan Kyler melepaskan tangan mereka, Adelio mengumumkan pada semua orang tentang Dewi Hutan.


Lisia yang merasa gugup karna dipanggil, mencoba untuk tetap tenang dan juga percaya diri. Setelah Lisia memperkenalkan dirinya dihadapan semuanya, Lisia disambut dengan hangat karna orang merasa senang bisa melihat Dewi Hutan yang banyak dibicarakan tersebut.Namun tidak semua orang merasa senang akan Lisia, beberapa orang kelihat tidak suka walau mereka tidak menunjukan secara langsung dihadapan Lisia.


Lalu tibalah waktu yang ditunggu tunggu, musik yang mulai dimainkan dan semua orang mulai berdansa bersama pasangan mereka masing masing. Lalu Adelio mengajak Lisia berdansa ditengah tengah aula.



Semua memperhatikan Adelio dan Lisia berdansa dengan begitu anggun bagaikan pasangan angsa yang sedang jatuh cinta.Lalu semua orang juga mengikuti dansa yang dilakukan Adelio dan Lisia.


Disisi lain Clara yang melihat Lisia yang berdansa dengan Adelio yang begitu serasi, mencoba mengajak Oliver untuk berdansa juga.


"Oliver bagaimana jika kita berdansa juga? " ucap Clara.


"Maaf Clara! Aku gak ingin berdansa saat ini"ucap Oliver yang pergi meninggalkan Clara sendirian.


"Sial! Sejak kedatangan Lisia , Oliver mulai mengabaikan ku"ucap Clara yang kesal.


Clara yang curiga jika Oliver menaruk hati pada Lisia, tidak bisa membiarkan hal tersebut terjadi. Lalu Clara tidak sengaja melihat seorang nona bangsawan yang kelihatan kesal yang melihat kearah Lisia yang berdansa bersama Adelio.


Dan nona bangsawan tersebut adalah Lady Flora Floweries dari keluarga Duke Floweries yang cukup terpandang karna memiliki asosiasi dagang yang begitu banyak.


Disis lain Flora yang melihat Adelio dan Lisia berdansa bersama membuatnya kesal dan marah. Lalu tiba tiba saja Flora mendengar seseorang berbicara padanya tentang Lisia. Flora yang terkejut mencoba mencari asal suara tersebut, namun Flora tidak menemukan siapaun.


Akhirnya Flora mencoba melakukan sesuatu sesui dengan suara yang ia dengar, sembari melihat kearah Lisia dengan ekspresi kesalnya.


Bersambung


...Terus dukung Redblack....


...Jagan lupa like, comment, hadiah, dan votenya, Kilik juga tombol favoritnya, agar redblack terus semangat....


...Salam cinta dari redblack....

__ADS_1



__ADS_2