Pacarku Beda Dimensi Pilihan Lisia

Pacarku Beda Dimensi Pilihan Lisia
Chapter 109 Hibernasi, Penyakit kematian!


__ADS_3


Berkah selalu buat pembaca, mohon dukungannya. Terimakasih......


...Happy reading...


...🍁...


...🍁...


...🍁...


...🍁...


...🍁...


Chapter sebelumnya


“Diana, apa orang tua saya baik baik saja? ” tanya Nevan.


“Maafkan saya Nevan, saya tidak bisa mengobati mereka berdua ” ucap Diana dengan ekspresi kecutnya.


“Apa?! ” Nevan kaget dan tidak percaya akan apa yang ia dengar, karna jika Diana saja tidak mampu mengobati kedua tuanya, maka yang lain pun tidak akan ada yang bisa mengobatinya.


Nevan hanya bisa sedih sambil terduduk lemas dilantai dengan air mata yang sudah membasahi pipinya, Nox dan Elis yang dari tadi berdiri didepan pintu langsung menghampiri kak tertuanya sambil memeluk Nevan dengan pelukan erat.


“Kak Diana, apa,,.. tidak ada cara,,.. untuk menyembuhkan ayah dan ibu Elis?, Elis gak mau,,.. kehilangan mereka” ucap Elis yang nagis tersedu sedu.


Diana sebenarnya tidak tega melihat Elis yang menangis tersebut, namun Diana juga tidak bisa melakukan apapun untuk menyembukan ayah dan ibu Elis.


🍁🍁🍁🍁🍁


Disaat malam hari menjemput, kondisi Gelard dan Amalthea sekian parah. Diana yang memutuskan untuk menginap dirumah Nevan selalu memantau kondisi orang tuanya Nevan.


Saat Gelard dan Amalthea mulai merasa kesakitan, Nevan semakin panik dan ketakutan.


“Ayah, Ibu bertahanlah. Nevan akan mencari bantuan diluar” ucap Nevan yang dengan tergesa gesanya pergi tanpa pikir panjang.


“Tunggu Nevan, kamu mau kemana? ” teriak Diana. “Nox dan Elis, kalian tetap disini jaga orang tua kalian, kakak akan pergi menyusul kak kalian” ucap Diana.


“Baik kak” ucap serentak Nox dan Eli, Diana lalu segera menyusul kepergian Nevan.

__ADS_1


Didekat danau pelangi, Diana yang tadi pergi menyusul Nevan akhirnya dapat menghentikan Nevan yang pergi dalam keadaan panik, khawatir dan gelisah seperti orang gila.


“Nevan tunggu, tenanglah. Jika kau pergi dalam keadaan seperti ini yang ada kamu hanya akan melukai dirimu sendiri ” ucap Diana yang mencoba menennagkan Nevan.


“Orang tua saya sudah tidak bisa bertahan lagi, saya harus segera meminta bantuan kepala desa untuk membawa orang tua saya keibukota agar mendapatkan pengobatan terbaik, mungkin saja mereka bisa selamat” ucap Nevan yang kembali melangkahkan kakinya. Namun terhenti saat mendengar perkataan dari Diana yang buat Nevan kaget,,,....


“Mereka sudah tidak tertolongkan lagi Nevan, ” ucap Diana dengan suara lantang.


“Apa?! ” kaget. “Apa yang barusan anda katakan Diana? ”tanya Nevan dengan ekspresi suram.


“Maaf Nevan, saya tidak jujur pada anda tadi karna ada Nox dan juga Elis. Sebenarnya kedua orang tua anda terkena penyakit Hibernasi, yaitu tertidur untuk selama lamanya dan tidak akan bisa bangun lagi” jelas Diana dengan perasaan yang sangat berat.


Penjelasan :Hibernasi disini adalah sebuah penyakit dimana dialami oleh setengah manusia saja, baik manusia kelinci, dan manusia serigala. Dimana, jika mereka terkena akan penyakit ini maka tidak akan bisa terselamatkam lagi alias akan tertidur untuk selama lamanya.


Ciri ciri mereka yang terkena penyakit Hibernasi: Tubuh mudah cepat lelah, tidak nafsu makan, tubuh mulai terasa dingin dan memicu ingin tidur sepanjang harinya.


Kondisi yang semakin parah: tubuh seperti es, pucat, merasakan sakit.


“Diana, kau pasti sedang bercanda bukan, saya sedang tidak ingin bemain majn saat ini” ucap Nevan yang mulai kehilangan akal sehatnya.


“Munkin Nevan tidak percaya akan apa yang saya katakan, tapi coba Nevan ingat kembali hal hal yang dialami oleh kedua orang tua Nevan saat mulai tertidur saat ini” ucap Diana.


Flashblack#1


Dari waktu kewaktu, kedua orang tua Nevan mulai tidak nafsu makan, mendadak tubuh terasa dingin dan ingin tidur karna merasa ngantuk. Lalu lama kelamaan tidur mereka terasa berebihan buat Nevan, karna mereka tidur dalam waktu yang cukup lama.


Saat mencoba membanggunkan ayah dan ibunya, mereka tidak merespon akan panggilan dari Nevan. Hal hasil membuat Nevan panik karna tubuh kedua orang tuanya lama kelamaan semakin dingin.


Lalu kondisi dari Gelad dan Amalthea dari hari kehari pun semakin parah sampai saat ini.


Flashblack selesai#1


Setelah mengingat kembali akan apa yang terjadi kepada kedua orang tuanya, Nevan langsung terdiam dan langsung terduduk ditanah dengan ekspresi tidak terima.


Pecah sudah tangisan Nevan disaat itu, Nevan hanya bisa menanggis tersedu sedu sambil bertetiak sekuat sekuatnya. Sedangkan Diana hanya bisa melihat Nevan yang meluapakan semua keluh kesah dihatinya tanpa ikut campur atau mencoba menyenangkan Nevan yang sudah kehilangan akalnya.


Setelah beberapa menit kemudian, disaat sudah mulai terasa tenang, Nevan teringat akan satu hal dan hal itu membuat semua makin kacau. Karna Nevan melakukan hal itu dalam keadaan kacal balau dan tidak dalam kondisi yanv jernih dan baik.


“Masih ada satu cara untuk bisa menyelamatkan kedua orang tua saya” ucap Nevan dengan kondisi suram dan tidak baik.


“Apa?! Satu cara?, cara apa yang kamu maksud Nevan?. Katakan!, munkin saja paman dan bibi masih punya memiliki harapan hidup” ucap Diana yang tidak tahu akan apa yang Nevan katakan.

__ADS_1


“Tolong berikan saya kristal pelangi milik anda Diana, saya harus membuat permohonan untuk menyelamatkan kedua orang tua saya” ucap Nevan dengan ekspresi suram dan kondisi yang sudah kacau balau.


Diana sontak kaget akan apa yang Nevan katakan, hal itu membuat Diana langsung berekspresi suram dan bersikap dingin.


“Hah”Diana pun menghela nafas panjang, karna Nevan sama seperti ketiga pria yang sebelumnya juga Menginginkan kristal pelangi miliknya.


Penjelasan :Nevan adalah orang keempat yang memintak kristal pelangi dari Diana, sedangkan orang yang pertama adalah Kayler, kedua Oliver, ketiga Adelio dan yang kelima Ezra.


“Maaf Nevan saya tidak bisa memberikan kristal pelangi pada anda! ” ucap Diana dengan tegas.


“Kenapa?, kenapa anda tidak bisa memberikannya?, saya sangat membutuhkan kristal pelangi itu untuk menyelamatkan kedua orang tua saya. Tolong berikan kristal pelangi itu pada saya Diana ” ucap Nevan.


“Karna saya tidak bisa memberikan kristal pelangi itu pada mu atau juga pada yang lainnya ” ucap Diana.


“Apa?! ” Nevan kembali kaget mendengar akan apa yang Diana katakan, seolah oleh bukan hanya dirinya saja yang menginginkan kristal pelangi milik Diana.


“Apa masih ada orang lain selain saya yang menginginkan kristal pelangi? ” tanya Nevan.


“Iy ada, Oliver, Kyler dan Adelio juga pernah meminta kristal pelangi pada saya dan kamj Nevan adalah orang keempat yang mengingatkan kristal pelangi juga” ucap Diana yang merasa sedih.


Nevan langsung kembali sadar akan apa yang telah ia perbuat, seketika Nevan langsung merasa bersalah kepada Diana.


“Maaf Diana, aku,,..tidak bermaksud untuk melukai perasaanmu. Maafkan aku” ucap Nevan yang amat merasa menyesal.


Diana hanya bisa diam tanpa berbicara sepatah kata apapun pada Nevan, lalu Diana pergi begitu saja meninggalkan Nevan ditepi danau sendirian. Nevan hanya bisa pasrah akan kepergia Diana, karna dia tau jika Diana saat ini sedang kecewa pada dirinya.


Lalu Nevan kembali kerumahnya dengan suasana suram dan sedih. Sesampainya dirumah, Nevan hanya terduduk diam disamping kedua orang tuanya sambil bersedih dan pasrah menunggu kepergian kedua orang tuanya itu.


Nox dan Elis yang melihat kakak tertuanya menangis hanya bisa menemani kakaknya disamping sampai mereka tertidur pulas dipangkuan Nevan.


🍁🍁🍁🍁🍁


Keesokan paginya,,...


“Kak Diana jahat, Elis benci kakak”


...Terus dukung Redblack....


...Jangan lupa like, comment, hadiah, dan votenya, Klik juga tombol Favoritnya, agar kalian tidak tertinggal informasi chapter selanjutnya....


...Salam cinta dari redblack....

__ADS_1



__ADS_2