
Setelah pesta selesai, Nevan membawa Nox dan Elis pulang kerumah mereka. Lalu Lisia diantara oleh Oliver, Adelio, Ezra dan Kyler kembali kekuail dewi hutan.
"Kalian seharusnya tidak perlu mengantar saya seperti ini"ucap Lisia.
"Bagaimana mungkin saya membiarkan Lisia kembali sendirian malam malam begini. Kan bahaya! "ucap Oliver.
"Bagaimana jika ada pembunuh bayaran lagi yang datang dan mengincar Lisia? Karna itu saya harus mengantar Lisia agar bisa melindungi Lisia"ucap Ezra.
"Lagian tidak baik seorang perempuan berkeliaran dimalam hari seperti ini, apa lagi anda adalah seorang dewi"ucap Adelio.
"Jika seandainya ada orang mencoba mengganggu Lisia saya bisa langsung menghabisinya"ucap Kyler.
Lisia yang tidak mengerti akan perkataan yang tidak berdasar dari keempat karakter pria novel romantisnya, membuatnya kesal dan sedikit marah karna menganggap dirinya tidak bisa menjaga diri sendiri.
"Sudah cukup!"berhenti. " Kalau tidak perlu mengantar saya sampai kekamar, saya bisa sendiri "Ucap Lisia yang tegas.
"Tapi Lisia! sangat berbahaya jika anda kembali sendirian, bagaimana jika ada orang yang bersembunyi disuatu tempat dan mencoba menyerang anda"ucap Oliver.
"Benar. Karna itu kami akan menjaga Lisia sampai kedepan pintu kamar "ucap Adelio.
Lisia yang makin emosi akan perkataan mereka langsung marah.
"Apa kalian menganggap saya anak kecil yang harus dijaga setiap saat?"sikap dingin. "Apa kalian meremehkan saya? Kalian tidak perlu khawatir, karna saya bisa mengurus diri saya sendiri. " ucap Lisia dengan nada ketusnya.
"Lisia bukan seperti itu... " ucap Oliver yang terhenti.
"Saya tidak ingin mendengar apapun lagi. Kalian bisa pergi sekarang , saya akan kembali sendirian "ucap Lisia yang langsung pergi.
Oliver, Adelio, Ezra dan Kyler hanya bisa terdiam ditempat sambil melihat Lisia yang pergi begitu saja.
πΊπΊπΊπΊπΊ
Didepan kamar
Begitu Lisia sampai dikamarnya, ia pun masuk dan langsung berbaring keatas kasur.
Brukk
__ADS_1
"Hahh"menghela napas. "Apa apaan sih mereka menganggap ku tidak bisa melakukan apapun saja. Akukan tidak selemah itu sampai harus dilindungi segala"ucap Lisia yang kesal.
"Aku memang senang karna mereka mengkhawatirkan diriku tapi rasanya sedikit kesal mengetahui jika mereka takut aku terluka dan tidak akan bisa memilih mereka untuk mendapatkan kristal pelangi "
"Padahal kan tidak mungkin pelaku yang mencoba membunuh ku mengirim lagi pembunuh bayaran disaat mereka udah gagal dan hampir ketahuan. Kan rasanya tidak mungkin"
"Terlebih aku ini adalah seorang maniak novel romantis yang sudah bisa menebak bahaya yang akan menimpa pemeran utama, dengan pengalaman bacaku ini aku pasti bisa menghindari bahaya yang akan datang selanjutnya. Pasti! " ucap Lisia yang bersemangat.
Diruang kerjanya Oliver
Disisi lain Oliver, Adelio, Ezra dan Kyler yang masih shock karna Lisia memarahi mereka hanya bisa terdiam sambil melihat kebawah.
"Seharusnya aku gak mengatakan seperti itu tadi"ucap Kyler yang bergumam.
"Padahal aku sedang mencoba memperbaiki kesalahan ku sebelumnya, tapi aku malah melakukannya lagi"ucap Ezra yang bergumam.
"Rasanya sangat sulit untuk bisa membuat Lisia memaafkan ku, terlebih aku pernah mengatakannya jelek"ucap Adelio yang bergumam.
"Sial! Kalau begini Lisia akan membenci ku"ucap Oliver yang bergumam.
Keempat karakter pria ini hanya bisa mengeluh dan merenungkan kesalahan yang mereka perbuat kepada Lisia. Mereka sama sama bingung untuk bisa membuat Lisia kembali senang dan memaafkan kesalahan yang telah mereka perbuat.
Bayangan
"Aku memang tidak membenci kedua adikmu, tetapi aku sangat membencimu Nevan!"ucap Ezra yang disampaing Nevan.
Bayangan selesai.
"Benar,, Ezra tidak mungkin menyukai ku karna aku mirip dengan leluhurku yang telah membantai semua orang didesa bulan sabit"ucap Ezra.
πΊπΊπΊπΊπΊ
Beralih kecerita 20 tahun sebelumnya , dimana Ezra yang masih berusia 5 tahun. Diwilayah Kerajaan Magixion paling selatan terdapat sebuah desa bulan sabit yang letaknya ada didalam hutan, desa yang dikenal sebagai tempatnya para pembunuh gelap yang selalu melakukan permintaan semua orang yang ingin membunuh orang lain. Dengan bayaran yang begitu besar dari bangsawan, orang orang didesa bulan sabit selalu membunuh dimalam hari karna mereka memiliki kemampuan bersembunyi yang sangat baik.
Namun suatu hari dimalam yang begitu terangnya semua orang didesa bulan sabit dibantai tanpa ada satupun yang hidup. Tetapi Ezra dan keenam teman temannya yang saat itu sedang menjalankan sebuah misi pertama mereka , kembli kedesa lalu mereka semua terkejut melihat semua orang telah mati.
Saat Ezra merasakan seseorang yang berbahaya baginya ia mengajak teman temannya untuk bersembunyi, Ezra yang melihat seorang laki laki yang memiliki tanduk dan telinga kelinci dan mata berwarna merah jambu merasa jika orang tersebutlah yang telah membantai semua orang.
__ADS_1
Ezra yang sangat marah ingin langsung membunuh laki laki tersebut , namun saat Ezra ingin menghadapinya langsung Finn menghentikan Ezra.
Mengelengkan kepala. "Jangan lakukan apapun Ezra! Ku mohon"ucap Finn yang gemeteran.
Ezra yang tidak bisa membiarkan teman temannya ketahuan hanya bisa diam sambil bersembunyi.
πΊπΊπΊπΊπΊ
Setelah 15 tahun berlalu Ezra dan semua temannya membuat sebuak kelompok bandit dan memberinya nama bulan sabit. Mereka selalu melakukan permintaan orang orang yang datang dengan membawa uang untuk melakukan pekerjaan sebagai pembunuh bayaran dimalam hari.
Ezra, Finn dan yang lainnya selalu membunuh orang orang yang menjadi target permintaan dari klien mereka. Sampai suatu hari Ezra bertemu Diana dan sempat mencoba membunuhnya atas permintaan seorang lady keluarga bangsawan karna cemburu akan kecantikannya.
Ezra yang jatuh cinta pada pandangan pertama itu, membebaskan Diana dan selalu melindunginya kemana pun Diana pergi, sampai dimana Diana mempertemukan Ezra dan Nevan ditepi danau dimana Nevan sedang memancing. Ezra yang melihat Nevan sama persis dengan laki laki yang telah membantai semua orang didesa miliknya 15 tahun dahulu, langsung menghampiri Nevan dan mencekik leher Nevan dengan kuat.
"Ukh! "
"Disini rupanya kau bersembunyi,, sudah 15 tahun aku mencarimu untuk membalas dendam yang telah kau perbuat. Hari ini akan menjadi hari kematian mu dasar si*alan"
Saat Ezra ingin membunuh Nevan, Diana menyerang Ezra dengan kekuatan airnya, begitu gengaman Ezra terlepas Diana bergegas melindungi Nevan.
"Apa yang kau lakukan Ezra? Apa yang telah Nevan perbuat padamu sampai kau ingin membunuhnya? " tanya Diana yang panik.
"Dia adalah orang yang telah membunuh orang tuaku dan semua orang yang ada didesa bulan sabit. Demi membalaskan dendam semua orang , aku akan membunuhnya"ucap Ezra yang marah.
"Saya.. saya tidak pernah membunuh siapapun dan saya juga tidak pernah pergi kedesa bulan "ucap Nevan yang mencoba meyakinkan Ezra.
"Apa kau mencoba membohongi ku ha? "Ezra yang megeluarkan pedangnya.
"Cukup,, hentikan,, Ezra! Bukan Nevan yang membantai semua orang didesa bulan sabit, melainkan orang yang mirip dengan Nevan dan menghianati klan siluman kelinci yaitu Vincent"ucap Diana.
Mendengar perkataan Diana Ezra terdiam untuk beberap saat..
...Terus dukung Redblack...
...Jangan lupa like, comment, hadiah, dan votenya, Kilik juga tombol favoritny, agar redblack terus semangat...
...Salam cinta dari redblack....
__ADS_1